Moskow, Gontornews — Dua faksi utama di Palestina yaitu Hamas dan Fatah siap menghadiri pertemuan informal yang akan berlangsung di Moskow, Rusia pada 15-17 Januari 2017. Pertemuan tersebut diagendakan untuk membahas upaya persatuan dan kesatuan nasional rakyat Palestina.
“Di antara peserta dalam pembicaraan adalah Fatah, Hamas, Front Populer untuk Pembebasan Palestina, Uni Demokratik Palestina dan Inisiatif Nasional Palestina,” kata Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Nafiz Nofal, seperti silansir laman Bernama (12/1).
Menurut diplomat Palestina tersebut, pertemuan mungkin membantu Rusia keluar dengan inisiatif penyelesaian Timur Tengah baru. Dia tidak mengesampingkan bahwa pembicaraan Moskow “dapat menghasilkan deklarasi akhir.”
Sementara, Wakil Menteri Rusia Luar Negeri dan utusan khusus Timur Tengah dan Afrika Mikhail Bogdanov mengatakan, sebelumnya masalah rekonsiliasi intra-Palestina harus diselesaikan sebagai tugas prioritas sehingga Palestina hadir dengan delegasi tunggal dan bersatu dalam pembicaraan pada status akhir.
Dia mengatakan bahwa Rusia mendukung penuh upaya untuk mempercepat pemulihan persatuan intra-Palestina atas dasar PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) dan Inisiatif Perdamaian Arab.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan 2011 di Moskow dalam upaya untuk mendamaikan kelompok-kelompok utama Palestina, termasuk Fatah dan Hamas. Pejabat tingkat tinggi dari gerakan utama Palestina mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan Palestina yang diisi oleh unsur-unsur ‘profesional’. [Ahmad Muhajir]





















