Jakarta, Gontornews — Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi) menandatangani kesepakatan kolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk berbagai program kemanusiaan. Acara dihadiri oleh pengurus Ikadi dan ACT, berlangsung di Kantor Pusat Ikadi di wilayah Bambu Apus, Jakarta Timur, Jumat (13/3).
Sebelum digelar penandatanganan kerja sama, ACT yang diwakili Presiden Global Islamic Philanthropy Ahyudin, Presiden ACT Ibnu Khajar, serta Presiden Global Wakaf Insan Nurrohman memaparkan berbagai program, salah satunya wakaf yang menjadi salah satu program unggulan.
“Global Wakaf-ACT sampai saat ini memiliki lumbung pangan, ternak, serta air yang menjadi solusi pemenuhan pangan masyarakat. Isu pangan menjadi alasan kami menghadirkan lumbung-lumbung itu,” jelas Ahyudin.
Tak hanya wakaf, ACT juga memaparkan berbagai program lain ke Ikadi. Pengalaman ACT di bidang kebancanaan juga dipaparkan dan mendapatkan sambutan baik dari pihak Ikadi.
Ketua Ikadi Achmad Satori Ismail mengatakan, dengan adanya penandatanganan kolaborasi ini diharapkan berbagai aksi kemanusiaan dapat berjalan dengan lancar. Dengan jaringan Ikadi yang cukup luas dari Aceh hingga Papua, Satori berharap mampu mendukung aksi kemanusiaan ACT dengan maksimal.
“Ikadi akan mendukung penuh kegiatan kemanusiaan dari ACT,” ungkapnya.
Setelah penandatangan kolaborasi ini, nantinya akan ada tindak lanjut untuk program yang bakal dijalankan. Satori sendiri ingin kerja sama ACT dan Ikadi ini fokus tak hanya di kebencanaan dan dakwah saja, tapi juga merambah pendidikan hingga perekonomian untuk umat.
Sebelumnya, Ikadi dan ACT juga telah menjalin kolaborasi untuk beberapa aksi. Aksi itu seperti dukungan untuk mengirimkan bantuan bagi pengungsi Rohingya serta Suriah.






















