Brebes, Gontornews — Bertepatan dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 (17/08/2020) Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor (IKPM Gontor) cabang Brebes menyambangi salah satu sesepuhnya, yaitu KH Aminuddin Masyhudi yang juga pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darunnajat Brebes di Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes Jawa Tengah.
Ketua IKPM Brebes Ustadz Deni Irmawan mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahim antar alumni. Dalam kunjungannya tersebut pihaknya juga menyampaikan program-program IKPM Brebes saat ini. “Bahwa selain silaturahim ke sesepuh IKPM Brebes dan silaturahmi ke ponpes alumni Gontor, IKPM Brebes juga menggelar pengajian dua bulanan dan Bimbel Masuk Gontor (Bimago),” ungkapnya.
Adapun rombongan IKPM Brebes yang hadir dalam silaturahmi kali ini ada Ustadz H Sadali, Ustadz Deni Irmawan, Ustadz Munawar, dan M Khaerul Muttaqien. Rombongan disambut hangat oleh salah satu putra KH Aminuddin Masyhudi, Gus Muhammad Nabhan Perdana. “Selamat datang. Silakan ustadz,” ungkap Gus Nabhan saat menerima rombongan IKPM Brebes sambil menginformasikan kalau abahnya sedang menghadiri pernikahan salah satu alumninya di tempat yang tidak jauh dari pesantrennya.
Tidak lama kemudian, shohibul bait, KH Aminuddin Masyhudi tiba dengan mengucapkan salam kepada rombongan IKPM Brebes yang hadir di rumahnya tersebut. Dengan duduk di atas kursi, Abah Amin memberikan motivasi kepada rombongan dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh IKPM Brebes.Selain itu Kiai Amin sempat bercerita tentang kondisi kesehatannya saat ini dan meminta rombongan IKPM Brebes untuk berkeliling dan mendoakan pesantrennya itu. “Mohon didoakan,” pintanya.
Dengan dikawal oleh salah satu putranya, yaitu Gus Muhammad Nabhan Perdana, rombongan IKPM Brebes memenuhi permintaannya tersebut untuk keliling pesantren dengan menggunakan kendaraan roda empat. Berhenti di depan gedung yang sedang dalam proses pembangunan itu, Ustadz H Sadali yang diminta memimpin prosesi doa untuk Pesantren Darunnajat. Baru setelah itu rombongan IKPM Brebes berpamitan meninggalkan komplek pesantren Darunnajat. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















