Jakarta, Gontornews – Sheikh Dr Ahmad bin Ali Al-Hudhaifi, Imam dan Khatib Masjid Nabawi, memulai kunjungan resminya ke Indonesia pada Senin, 4 Rabiul Akhir 1446 H (bertepatan dengan 6 Oktober 2024). Kunjungan ini merupakan bagian dari program yang diinisiasi oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi. Program ini bertujuan untuk mempererat kerjasama keagamaan dan budaya dengan negara-negara Islam, termasuk Indonesia yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia.
Selama lima hari berada di Indonesia, Sheikh Ahmad dijadwalkan menghadiri berbagai acara penting, salah satunya memimpin Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Masjid Istiqlal, sebagai salah satu ikon Islam terbesar di Asia Tenggara, mampu menampung hingga 200 ribu jamaah, dan menjadi pusat pertemuan keagamaan di wilayah tersebut.
Selain itu, Sheikh Ahmad akan bertemu dengan sejumlah tokoh penting Indonesia, seperti Menteri Agama RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII). Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Arab Saudi dan Indonesia, khususnya dalam mengampanyekan nilai-nilai moderasi dan kesederhanaan Islam di tengah masyarakat global.
Salah satu agenda penting dalam kunjungan Sheikh Ahmad yaitu kunjungannya ke Pesantren dan Universitas Darunnajah di Jakarta. Pesantren Darunnajah, yang didirikan sejak tahun 1939, adalah salah satu lembaga pendidikan Islam terbesar dan tertua di Indonesia.
Pesantren ini terkenal dengan pendekatan moderasi (wasathiyah) dan kesederhanaan (tawassut) dalam mendidik santri-santrinya. Dengan lebih dari 23 cabang di seluruh Indonesia, Darunnajah berkomitmen untuk mencetak generasi Muslim yang berwawasan global namun tetap kokoh dalam nilai-nilai agama.
Sebagai bagian integral dari Pesantren Darunnajah, Universitas Darunnajah juga memainkan peran penting dalam pendidikan tinggi Islam. Universitas ini telah menjalin kerjasama erat dengan beberapa universitas terkemuka di Arab Saudi, seperti Universitas Islam Madinah dan Universitas Ummul Quro di Mekkah.
Melalui kerjasama ini, banyak santri dan mahasiswa dari Darunnajah mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di Arab Saudi, khususnya di bidang studi agama Islam.
Pada kunjungannya ke Darunnajah, Sheikh Ahmad dijadwalkan membahas peluang kerjasama lebih lanjut, termasuk program beasiswa, pertukaran pelajar, dan pengembangan kurikulum berbasis moderasi Islam.
Kunjungan ini sejalan dengan visi besar Arab Saudi dalam memperluas dakwah Islam secara global dengan pendekatan inklusif dan moderat. Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, menjadi mitra strategis bagi Arab Saudi dalam menyebarkan nilai-nilai tawassut dan toleransi kepada umat Muslim di seluruh dunia.
Melalui jaringan pesantren dan universitas seperti Darunnajah, Sheikh Ahmad berharap dapat memperkuat dakwah Islam moderat yang mampu menjawab tantangan zaman dan modernisasi.
Selama kunjungan di Darunnajah, Sheikh Ahmad juga akan berdialog langsung dengan para santri dan dosen mengenai peran pendidikan Islam dalam menjaga persatuan umat.
Selain itu, juga dijadwalkan memberikan ceramah tentang pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat solidaritas antar sesama Muslim.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara Arab Saudi dan Indonesia, tetapi juga memberikan inspirasi baru bagi generasi muda Muslim dalam mengintegrasikan ajaran Islam dengan tantangan global yang semakin kompleks. []























