Jakarta, Gontornews — Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar rapat kerja pengurus masa kerja bakti 2017-2020 di gedung Bank Indonesia Jakarta, Rabu hingga Kamis, 24-25 Januari 2018.
Dalam sambutan tertulisnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan setidaknya ada 6 tantangan yang dihadapi BWI ke depan dan perlu mendapat perhatian.
Pertama, validasi data aset wakaf, termasuk wakaf uang atau wakaf tunai. Kedua, peningkatan pengumpulan wakaf uang. Ketiga, sertifikasi tanah wakaf. Keempat, sengketa tanah wakaf yang memerlukan mediasi dan advokasi serta ruislag (tukar guling) tanah wakaf yang bermasalah.
“Kelima, pemanfaatan aset wakaf untuk kegiatan ekonomi produktif yang memberi nilai tambah bagi kesejahteraan umat dan keenam menyangkut kapasitas dan rasa tanggung jawab para nazhir,” ucapnya.
Menag berharap BWI khususnya yang berada di pusat agar lebih memperhatikan kinerja BWI yang ada di daerah-daerah sehingga bisa memaksimalkan seluruh potensi.
“Saya juga berharap Raker BWI kali ini menghasilkan program kerja umum dan program kerja tiap divisi yang akan dilaksanakan. Selain itu semua BWI harus mampu mengkoordinasikan dan mensinergikan pelaksanaan tugas dalam setiap bagian organisasi,” tandasnya. [Fathurroji]






















