15
Tonton Selengkapnya
33 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Kesehatan

Inilah Rahasia Sehat dan Umur Panjang

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
14 August 2017
in Kesehatan
0

BACA JUGA

Rumbia, Buah Khas Aceh yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Mengenal Operasi LASIK dan Manfaatnya untuk Mata

Inilah 6 Kiat Cegah Mata dari Penyakit Katarak

WHO: Covid-19 Varian EG.5 Sangat Menular Tapi Tidak Berbahaya

WHO: 90 Persen Pengidap Hepatitis Tidak Terdiagnosis

Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Untuk menjaga kebugarannya sebagai dokter dan dosen, Frank Hu selalu mengisi kulkasnya dengan aneka buah dan sayuran segar, ikan, dan ayam. Sementara, di dapurnya selalu tersedia nasi merah, biji-bijian, dan kacang polong,.
Ahli gizi Harvard TH Chan School of Public Health itu terbiasa menerapkan pola makan sehat. Dia makan nasi secukupnya dengan prioritas buah dan syaruran segar. Tak jarang dia hanya mengkonsumsi kudapan berupa kacang-kacangan dan biji-bijian. Kadang ia hanya makan daging merah, namun jarang membeli roti putih, soda, atau daging olahan lainnya. Kepada tamunya, dia menyajikan keripik dan minuman segar.
Sampai sekarang, dia percaya bahwa resep terbaik untuk memperlambat efek penuaan adalah olahraga teratur dan diet sehat, sekaligus menjaga berat badan yang sehat. ‘’Untuk itu, kita harus cerdas memilih menu makan. Cara inilah yang bisa membantu kita tetap fit dan hidup lebih lama,” tegas Hu.
Sejak Januari 2017, Hu dipercaya memegang kendali Departemen Nutrisi di Harvard TH Chan School of Public Health. Dia menggantikan posisi yang ditinggalkan Prof Walter Willett. Pola makannya diakui terinspirasi oleh beragam penelitian tentang menu makanan sehat. Dia menyadari memang tak ada resep yang cocok untuk semua orang. Tetapi, dia percaya bahwa orang-orang tetap bisa senantisa bugar melalui pencarian pola makan yang baik, yang bisa memadukan antara kepentingan selera dan kebutuhan nutrisi untuk hidup sehat.
“Tidak ada satu pun diet yang cocok untuk semua orang,” ungkap Hu, yang juga tercatat sebagai profesor gizi dan epidemiologi di Harvard Medical School. Menurutnya, orang harus menerapkan pola makanan sehat sesuai dengan preferensi makanan, budaya mereka, dan kondisi kesehatannya. ‘’Meski bukan penganut rejim yang kaku, saya selalu menekankan adanya komponen sehat dalam semua menu kita,” ungkapnya.
Dia yakin, pola makan sehat sangat penting dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Apalagi, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa semua orang memiliki hasrat untuk mengurangi risiko obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penyakit kronis lainnya seminimal mungkin. ‘’Semua orang normal juga ingin berumur panjang dan memiliki kualitas hidup yang baik di hari tua,’’ tambahnya.
Makanan Penentu Kesehatan
Sampai batas tertentu, proses penuaan dan status kesehatan amat dipengaruhi oleh asupan yang kita makan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), satu dari empat penyebab kematian utama adalah penyakit jantung. Jantung bahkan penyebab utama kematian di AS. Di antara faktor pemicu risiko utamanya adalah obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan pola makan yang buruk, Tiga aspek pertama sering dikaitkan dengan yang terakhir. Kenaikan angka obesitas telah melanda Amerika Serikat dengan deras. Lebih dari sepertiga orang dewasa dan seperlima anak-anak dan remaja berusia 2-19 tahun mengalami obesitas.
Penelitian menunjukkan bahwa perubahan diet yang berkelanjutan dan bijaksana dapat membuat perbedaan antara kesehatan dan penyakit laksana perbedaan antara hidup dan mati. Selama lebih dari 50 tahun, para periset yang telah mempelajari hubungan antara diet dan kesehatan. Mereka merekomendasi menu Mediterania, dengan penekanan pada sayuran, buah, kacang polong, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, dan ikan. Sesekali juga disarankan untuk mengkonsumsi daging merah dan susu.
Studi menu rintisan, seperti yang dipimpin pakar gizi Ancel Keys pada akhir 1950-an, membantu menetapkan diet Mediterania sebagai patokan. Studi dengan sampel dari tujuh negara kunci telah mempromosikan diet rendah lemak jenuh (antara lain daging sapi, mentega, krim) dan lemak tak jenuh yang tinggi (antara lain alpukat dan minyak zaitun), dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga tingkat minimal.
Penelitian Walter Willett, gurubesar ilmu gizi yang memimpin Departemen Nutrisi pada Harvard TH Chan School of Public Health selama 25 tahun, mengkonfirmasi manfaat diet Mediterania. Dalam bukunya, Eat, Drink and Be Healthy (2000), Willett memaparkan gaya hidup Mediterania terkait dengan rendahnya risiko dari banyak penyakit. Dia menyimpulkan bahwa 80% penyakit jantung dapat diatasi dengan mengubah pola makan dan gaya hidup.
Sebelumnya, Willet bersama dengan Frank Speizer dari NIH mempelajari faktor risiko diet dan gaya hidup. Hasil penelitian mereka telah banyak mempengaruhi bagaimana pedoman diet nasional Amerika disusun. “Ringkasnya, diet tradisional Mediterania lebih positif menunjang kesehatan dan kesejahteraan,” kata Willett, yang juga professor epidemiologi di Fredrick John Stare Institute.
Dia menjelaskan, “Unsur makanan sehat sudah tersedia dalam menu Mediterania, di mana orang harus banyak makan buah, sayuran, dan ikan lokal. Waktu itu, kebanyakan orang di sana tidak punya banyak pilihan menu.”
Kalangan periset juga menemukan sisi positif diet vegetarian dan menu makanan Asia yang disebutnya dapat membantu meningkatkan umur panjang dan mengurangi risiko penyakit kronis. Tapi ala Mediterania punya peluang lebih baik karena makanan ala Asia unumnya mengandung garam dan pati. Sementara, ala vegetarian juga cenderung kekurangan nutrisi penting.

Diet Makan sehat
Untuk mempublikasikan cara makan sehari-hari yang lebih baik, para periset di Harvard TH Chan School berkolaborasi dengan pihak Departemen Pertanian AS menuruskan konsep menu makan sehat atau Healthy Eating Plate. Mereka menyarankan untuk makan lebih banyak buah dan sayuran, biji-bijian, ikan, unggas tanpa lemak, dan minyak zaitun. Pada saat yang sama diminta untuk membatasi konsumsi pasta, bubur, butiran halus, lemak trans, daging merah, minuman bergula, dan makanan olahan. Selain itu, tetap aktif berolahraga.
Studi Harvard 2012 menemukan, makan daging merah menyebabkan peningkatan penyakit kardiovaskular dan kematian akibat kanker. Sementara menggantinya dengan protein yang lebih sehat menurunkan angka kematian. Sebaliknya, asupan kalsium susu tidak terbukti dapat mencegah patah tulang sebanyak aktivitas fisik. Yogurt, yang berefek positif pada sistem usus, terbukti lebih bermanfaat.
Penelitian terbaru menemukan, diet sehat juga bisa meningkatkan fungsi otak dan memperlambat penuaan seluler. Periset meneliti peran kopi dan buah dalam meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif. Pada saat bersamaan, periset terus berputar mengkaji diet Mediterania sebagai model makan sehat.
Menurut studi di Spanyol (2015), manula yang mengonsumsi makanan Mediterania, dilengkapi dengan minyak zaitun dan kacang-kacangan, menunjukkan adanya peningkatan fungsi kognitif dibandingkan dengan kelompok kontrol. Diet Mediterania cenderung kaya akan antioksidan dan polifenol, bahan kimia yang membantu mencegah bahaya radikal bebas dalam tubuh. Maka, diet Mediterania dikatakan dapat mencegah beberapa penyakit degeneratif akibat penuaan vaskular dan peradangan kronis.
Hu menambahkan, bahan nabati memperbaiki kesehatan vascular hati dan otak sehingga memperlambat penuaan otak, penuaan seluler, dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan demensia.
Penelitian serupa 2014 menemukan korelasi antara diet Mediterania dan panjang telomer, sebuah biomarker penuaan. Telomer –bagian ekor khromosom– menjadi penanda kunci umur panjang. Perpanjangannya memperlambat efek penuaan, dan pemendekannya terkait dengan peningkatan risiko kanker dan penurunan harapan berumur panjang.
[Dedi Junaedi]

Tags: RahasiaSehatUmur Panjang
Share9Tweet6Send
Previous Post

Pengguna Twitter di Saudi Didakwa Ganggu Ketertiban Publik

Next Post

Darmin. Masyarakat Lebih Senang Rekreasi

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result