pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 20 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Integrasi dan Interkoneksi Antara Ajaran dan Nilai-Nilai Karakter dengan Bidang Pengetahuan dan Keterampilan di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor

Oleh Saepul Anwar, Ketua 1 PP IKPM Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
13 January 2026
in Kolom
0
Integrasi dan Interkoneksi Antara Ajaran dan Nilai-Nilai Karakter dengan Bidang Pengetahuan dan Keterampilan di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor

Karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Hal ini mengandung pengertian bahwa karakter merupakan kebajikan yang ditanamkan pendidik melalui internalisasi atau memasukkan materi dan nilai yang mempunyai relevansi dalam membangun sistem berpikir dan berperilaku.

Di dalam konsep pendidikan Islam, misi utama pendidikan yaitu liutammima makarim al-akhlaq, yakni untuk memperbaiki dan menyempurnakan kemuliaan akhlak manusia. Penumbuhan kemuliaan akhlak itu antara lain bisa dicapai melalui proses pembelajaran yang mengintegrasikan dan menginterkoneksikan antara ajaran dan nilai-nilai karakter dengan bidang pengetahuan dan keterampilan atau keahlian, yang hasilnya diharapkan dapat mewujudkan manusia yang pintar, cerdas, kreatif, inovatif, dan terampil/ahli, tetapi juga benar perilakunya menurut pandangan agama memiliki karakter dan mental yang baik. Fungsi pendidikan tidak hanya sekadar menjalankan tugas rutin mengajar. Namun lebih dari itu, yakni mewujudkan educated man yang mempunyai life skills berkualitas tinggi.

Mendidik seseorang hanya untuk berpikir dengan akal tanpa disertai pendidikan moral berarti membangun suatu ancaman dalam kehidupan bermasyarakat. Hal mendasar yang dihadapi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya saat ini yaitu pendidikan moral. Masalah-masalah lain yang kemudian muncul sebenarnya berdasar pada pendidikan moral yang disampaikan dan disuriteladankan. Bahkan perkembangan ilmu pengetahuan pun bergantung pada hasil dari pendidikan karakter.

Dalam salah satu syairnya, Ahmad Syauki menyatakan:

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

إنما الأمم الأخلاق ما بقيت# فإن همو ذهبت أخلاقهم ذهبوا

“Bangsa itu hanya bisa bertahan selama mereka masih memiliki akhlak, bila akhlak telah lenyap dari mereka, mereka pun akan lenyap pula.”

Untuk mewujudkan konsep tersebut juga perlu dipersiapkan melalui pengembangan perencanaan pembelajaran yang berbasis integrasi dan interkoneksi, yang pada gilirannya diimplementasikan dan dievaluasi secara berkelanjutan melalui kegiatan pembelajaran. Di samping itu perlu dipersiapkan sumber daya manusia guru yang tidak hanya mengajar tanpa mengetahui landasan filosofis, tapi guru yang berada pada tingkat kenikmatan dalam mengajar, dia merasakan kenikmatan mengajar di atas segala kenikmatan, dan merasa bahagia dengan profesi sebagai pengajar atau guru.

Kulliyatul Muallimin Al Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor dalam proses pembelajarannya lebih mementingkan pendidikan daripada pengajaran. Maka dasar filsafat pendidikan yang menjadi landasannya yaitu bahwa implementasi pendidikan karakter dan mental tidak cukup hanya melalui perkataan lisan atau pembelajaran, tapi harus dengan suri teladan yang baik. Juga dengan penciptaan miliu, dan apa yang dilihat siswa, apa yang didengarnya dari perkataan atau pembicaraan di Pondok merupakan sarana untuk pendidikan karakter dan mental.

إن تنفيذ التربية الخلقية والعقلية لا يكفي بمجرد الكلام ، بل لابد أن يكون بالقدوة الصالحة، وإيجاد البيئة، وكل ما يراه التلاميذ وما يسمعونه من حركات وأصوات في هذا المعهد يكون عاملا من عوامل التربية الخلقية والعقلية”.

Di antara karakter dan mental yang dibangun yaitu nilai karakter cinta ilmu dan mental belajar, tidak hanya cinta lulus dan cinta ijazah. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode Herbart Spencer. Seorang guru diharuskan menentukan tujuan instruksional khusus (TIK) yang harus dicapai oleh siswa pada akhir periode pembelajaran atau harus memenuhi standard kompetensi lulusan (SKL).

Sebelum memulai pelajaran, guru harus mengondisikan kesiapan santri untuk menerima pelajaran baru dengan bertanya kepada siswa tentang pelajaran yang lalu, atau dengan memberikan penjelasan sekadarnya, sesuatu yang dapat mengantarkan siswa kepada judul pelajaran baru, atau melalui penyampaian cerita yang dapat memberikan stimulus kepada siswa terhadap pelajaran yang baru.

Selanjutnya fase pertama apa yang telah ditentukan guru pada TIK tersebut harus mendapatkan porsi penjelasan yang lebih dibanding muatan materi yang lainnya. Pada fase kedua setelah guru menerangkan konten materi, para siswa diminta untuk membaca pelajaran tersebut agar lebih memahami isinya, mengamati apa-apa yang belum dipahaminya untuk selanjutnya ditanyakan kepada guru.

Pada fase ketiga setelah dipastikan para siswa memahami pelajaran, mereka diminta membaca judul tersebut sebagai persiapan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan guru yang merupakan implementasi dari TIK tadi pada evaluasi di akhir pembelajaran. Di sini guru bisa mengukur keberhasilan proses pembelajaran.

Pada fase keempat guru mengadakan evaluasi dengan menyampaikan beberapa pertanyaan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang direncanakan dan ditulis dalam TIK.

Fase kelima para siswa diwajibkan mengulangi pelajarannya pada judul tersebut sebagai persiapan menghadapi pertanyaan dari guru tentang judul tersebut pada pertemuan selanjutnya.

Fase keenam saat guru masuk kelas pada pertemuan berikutnya memberikan pertanyaan kepada siswa pada pendahuluan pembelajaran tentang judul atau pelajaran yang telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya. Pada fase ketujuh pelajaran tersebut akan ditanyakan pada evaluasi belajar semester atau ujian semester.

Dengan model pembelajaran seperti di atas para siswa dipaksa untuk mempelajari tiap judul pelajaran secara berulang-ulang minimal tujuh kali. Dengan model pembelajaran drilling method memungkinkan bagi seorang guru untuk menanamkan karakter cinta ilmu dan mental belajar, mampu menjadikan siswa tidak hanya sekadar memahami ilmu atau pelajaran tapi sampai tingkat memiliki ilmu. Dan dengan mental dan karakter di atas seorang siswa mampu menyempurnakan kekurangan ilmunya sekeluarnya dari lembaga pendidikan.

Contoh lain dari kurikulum pembelajaran bahasa asing yang dapat menanamkan mental dan karakter berbahasa yaitu dengan model pembelajaran direct method atau انظر وقل, para siswa tidak hanya diajari kemampuan berbahasa asing, tetapi juga karakter nalar dan mental berani berbicara. Setiap pagi para siswa diberi beberapa kosa kata, dan  kata-kata tersebut akan digunakan berulang-ulang dalam percakapan sehari-hari tanpa dibantu terjemahan ke dalam bahasa Indonesia, sehingga mereka dipaksa untuk berusaha memahaminya. Dengan demikian mereka terbiasa untuk berpikir keras dan memiliki karakter kerja keras.

Laboratorium alami tempat segala kegiatan dan segala yang diperdengarkan menggunakan bahasa asing dapat menguatkan kemampuan mendengar mereka dalam bahasa tersebut, dikuatkan dengan menentukan bahasa  asing sebagai bahasa pengantar dalam materi pelajaran agama Islam yang mampu meningkatkan kemampuan membaca, dan dilengkapi dengan beberapa materi mengarang dan menulis sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis.

Dalam pembelajaran bahasa asing tersebut, pada fase awal para siswa dipaksa untuk mampu berbicara dulu meskipun barangkali secara kaidah ada kesalahan. Di sini para siswa dilatih mental untuk berani berbicara dalam bahasa asing meskipun belum mengetahui secara mendalam kaidah-kaidah dalam bahasa asing tersebut.

Setelah memiliki kemampuan berbicara atau berbahasa, para siswa secara bertahap diajari ilmu kaidah bahasa sebagai ukuran kemampuan berbahasa yang benar. Maka metode yang digunakan yaitu belajar kaidah dengan landasan bahasa (تعليم القواعد باللغة), bukan pembelajaran bahasa dengan kaidah (لا تعليم اللغة بالقواعد), sebab metode kedua bisa menyebabkan siswa tidak memiliki mental berbicara karena takut salah. Padahal kunci kemampuan berbahasa asing yaitu dengan aktif dipraktikkan sehari-hari, menghilangkan rasa malu dan tidak takut salah.

Para siswa tidak hanya mampu memahami buku-buku yang berbahasa asing, tapi sampai tingkat memiliki setiap kata atau kalimat yang ada pada setiap judul atau pelajaran.

Untuk realisasi proses pembelajaran dengan penekanan kepada penanaman nilai karakter dan mental diperlukan guru yang memiliki ruh atau jiwa, karena ia lebih penting daripada guru itu sendiri, juga memiliki metode mengajar yang mampu mengubah materi pelajaran yang sulit menjadi mudah bagi peserta didik sebagaimana filsafat pembelajaran di KMI PMDG”الطريقة أهم من المادة، والمدرس أهم من الطريقة، وروح المدرس أهم من المدرس نفسه” “Metode lebih penting daripada materi pelajaran, sedangkan guru lebih penting daripada metode, tetapi jiwa guru lebih penting daripada guru itu sendiri.”

Juga guru yang memiliki perspektif pendidikan Islam, pendidikan dan pembelajaran ada hubungannya dengan ibadah. Hal tersebut sudah dirumuskan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam salah satu orientasi pendidikan dan pengajarannya bahwa tujuan pokok mencari ilmu Liilah (طلب العلم لله), bukan untuk menjadi pegawai. Selain itu PMDG juga meletakkan salah satu landasan filosofis dalam berbuat dan bekerja sebagaimana terumuskan dalam panca jiwanya yaitu keikhlasan yang menjiwai dan mewarnai empat jiwa yang lainnya (kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiah, kebebasan). Dengan demikian, tugas-tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik diletakkannya dalam ranah ibadah. Hanya saja ibadah seseorang itu bertingkat-tingkat dengan berbagai karakteristiknya sebagai berikut:

Pertama, tingkatan ibadah awam: ibadahnya orang awam atau guru kebanyakan, yaitu umumnya kaum Muslimin atau mayoritas guru, ilmunya baru ‘ilmu al yaqin (ilmu keyakinan), melaksanakan ibadah mengajar/mendidik hanya karena kewajiban.

Kedua, tingkatan ibadah khawas: ibadahnya golongan pilihan atau guru pilihan, ilmunya sudah mencapai ‘ainul yaqin, pelaksanaan ibadah mengajar/mendidik merupakan kebutuhan yang tidak terpisah dari dirinya setiap saat.

Ketiga, tingkatan ibadah khawash al-khawash: ibadahnya golongan guru yang sangat terpilih, ilmunya sudah mencapai haqqu al-yaqin, ibadahnya atau mengajarnya berada pada tingkat kenikmatan.

Tolok ukurnya yaitu apakah guru-guru yang ada pada lembaga atau satuan pendidikan tersebut baru pada tingkatan awam, atau sudah mencapai tingkat khawash atau khawas al-khawas.

Dalam konteks kinerja guru sebagai ibadah, maka guru yang masih awam, dalam pelaksanaan tugas keguruan hanya sekadar memenuhi kewajiban, tanpa visi dan misi, tanpa pemahaman substansi persoalan, tanpa perencanaan, dan tidak memiliki target, pokoknya mengajar, bahkan profesi guru dianggap sebagai pekerjaan sambilan. Sedangkan guru yang sudah mencapai tingkatan khawash dan khawash al-khawash, dalam pelaksanaan tugas keguruan, ia berlandaskan kepada visi, misi, pemahaman substansi persoalan, perencanaan, dan target. Dalam pelaksanaan tugas keguruan, ia berorientasi tidak hanya pada hasil (output based) yang berwujud nilai angka atau nilai akademis, tapi lebih dari itu ia berorientasi kepada dampak (outcome based). Bukan sekadar hasil yang menjadi target utama, namun seberapa jauh dampak positif yang ditimbulkan dari hasil tersebut. Atau dalam bahasa agama, kemanfaatan dan kemaslahatan yang dihasilkan. Kinerja guru yang seperti di atas akan mampu mengubah kurikulum menjadi sikap dan karakter, tidak hanya berupa dokumen mati yang tidak berbicara, bisa mengubah pengetahuan agama yang kognitif menjadi “makna” dan “nilai”. []

Tags: direct methodKMIKulliyatul Mu‘allimin al-IslamiyahPondok Modern Darussalam Gontor
Share153Tweet96Send
Previous Post

Wakil Bupati Lebak Hadiri Liqo Syahri FKPM di Pesantren Modern Darel Azhar

Next Post

Yayasan Raudhah Al-Gontory Siap Muliakan Seratus Ribu Yatim Dhuafa

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result