pesanan-majalah-edisi-khusus
34 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 14 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Jaga Ibukota, Anies Siaga 24 Jam

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
26 May 2019
in Kolom
0
Jaga Ibukota, Anies Siaga 24 Jam

foto: detak.co

21 Mei Ibukota pecah. Enam demonstran meninggal di hari pertama. Kabarnya, seseorang tertembus peluru di dadanya. Seorang lagi tertembak di leher. Ada juga yang ditabrak motor.

Hari kedua, korban jiwa infonya sudah belasan orang. Tujuh ratusan orang lebih yang terluka. Ratusan pula yang diamankan polisi. Tepatnya, ditangkap.

Peluru tajamkah? Polisi tak dibekali peluru tajam, begitu kata pihak kepolisian. Tapi sejumlah demonstran menemukan ratusan, mungkin ribuan peluru tajam dalam sebuah kotak kayu. Diduga dari salah satu mobil yang berplat polisi. Tapi, itu baru dugaan. Jangan dulu membuat kesimpulan. Harus ada investigasi serius peluru itu milik siapa.

Polisi, juga Moeldoko bilang: ada pihak ketiga. Pihak perusuh. Bukan dari massa yang demo. Bukan! Kata Moeldoko. Bukan juga dari FPI, kata Kapolres Jakbar. Wiranto sudah mengantongi dalangnya. Tapi belum disebut. Kita tunggu Pak Wiranto bongkar-bongkar si dalang itu.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Masing-masing pihak harus menahan diri. Terutama pihak aparat. Tak boleh lepas tembakan. Kecuali ke atas, atau sekedar gas air mata. Maksimal peluru karet. Itupun jika sangat terpaksa. Rakyat juga tak boleh terprovokasi. Bahaya!

Lepas kontroversi soal peluru, korban sudah terlalu banyak. Cukup! Cukup! Cukup! Jangan terulang, kata Anies Baswedan, gubernur DKI. Semua harus menahan diri dan bersikap bijak. Sama-sama ciptakan suasana yang sejuk.

Demonstran adalah rakyat yang hari ini sedang mencari keadilan. Mereka dilindungi undang-undang. Polisi juga dilahirkan oleh rakyat. Bapak-ibunya adalah rakyat. Digaji juga oleh pajak dari rakyat. Tugas utama mereka melindungi dan mengayomi rakyat. Kedua belah pihak sama-sama dari rakyat. Mestinya tak terjadi benturan. Rakyat dan polisi tak boleh jadi korban. Rakyat mati, nama polisi jadi rusak. Keduanya harus diselamatkan.

Saat ini, fokus saja pada para perusuh. Sekelompok kecil orang yang sedang dimainkan oleh pihak ketiga (03) untuk menunggangi dan merusak hajatan demokrasi. Kejar aktor dan sutradaranya! Tangkap mereka! Adili mereka! Tentu dengan hukum yang berlaku.

Ini Jakarta. Ibukota. Barometer keamanan nasional. Jatuhnya korban, apalagi jumlahnya belasan, telah mengusik rasa aman masyarakat Jakarta khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya. Ini ujian bagi bangsa Indonesia. Khususnya, ujian dan kerja ekstra buat gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Mendengar situasi Jakarta yang mulai tegang, Anies pulang. Membatalkan semua kegiatannya di Tokyo Jepang. Acara U20 Mayors Summit 2019.

Meski acara U20 Mayors Summit 2019 selesai tanggal 22 malam, Anies pulang ke Indonesia lebih awal. Ini sudah direncanakan, mengingat di Jakarta lagi terjadi pertunjukan demokrasi, yaitu unjuk rasa. Anies harus standby dan memantau situasi di lapangan. Ini prioritas!

Jauh sebelumnya Anies sudah prepare. Pertama, menyiagakan seluruh rumah sakit di bawah Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan pelayanan secara gratis (non BPJS) jika ada masalah kesehatan terkait demonstrasi. Siapapun harus mendapatkan pelayanan yang baik. Langkah antisipatif jika terjadi sesuatu di luar kendali. Selain siagakan rumah sakit, Anies menyiapkan tim AGD (Ambulan Gawat Darurat), Tim dari Dinas Kebakaran dan Tim dari Dinas Kebersihan yang bekerja 24 jam. Kedua, selalu memantau situasi lewat sekda, walikota dan para staf Pemprov. Satpol PP juga disiagakan untuk membantu para petugas dari Pemprov DKI.

Ketika bentrok pecah, Anies segera menuju ke Jl. Thamrin dan Petamburan, dua lokasi terjadinya bentrokan. Habis Shubuh Anies sudah berada di dua lokasi itu. Begitulah semestinya seorang pemimpin. Setiap saat mesti siaga dan berjaga untuk warganya.

Tidakkah ini terkait sengketa pilpres? Mestinya presiden sebagai kepala negara yang tangani dong? Rakyat sedang menunggu statemen dan pidato presiden di televisi. Mesti bersabar! Presiden pasti sedang sibuk. Mungkin lagi beresin tol untuk persiapan mudik lebaran. Mungkin juga lagi fokus di ekonomi yang lagi mengkhawatirkan. Neraca perdagangan lagi betul-betul sakit. Terparah di sepanjang sejarah. Kita tunggu saja!

Yang jelas, lokasi kerusuhan, tepatnya lokasi bentrok antaraparat dengan demonstran ada di Jakarta. Ini teritorial gubernur DKI. Kok bentrok? Bukannya itu pengejaran dan penyerbuan? Tanya sejumlah demonstran. Sedang dalam proses investigasi! Jangan buru-buru menyimpulkan. Supaya tak salah! Tetap, jaga situasi agar kondusif.

Anies turun langsung ke lapangan, lihat situasi, jenguk yang sakit, bahkan ikut angkat keranda janazah. Ini kesekian kali Anies ikut angkat keranda janazah warganya yang meninggal karena musibah. Sebelumnya, Anies juga angkat jenazah pegawai kebersihan yang meninggal setelah tabrak lari. Angkat keranda tidak akan bisa menghidupkan kembali mayat itu. Betul! Begitu juga karangan bunga duka yang dikirim Anies. Tapi setidaknya, ini bisa sedikit menghibur keluarga almarhum. Begitulah semestinya seorang pemimpin. Hadir di saat rakyatnya berduka. Bersama-sama dan ikut merasakan duka itu.

Melalui wawancara TV One, Anies mengabarkan bahwa Jakarta dalam situasi tenang, aman, damai dan teduh. Hanya di jalan Thamrin, itupun tidak sepanjang ruas jalan, dan Jl. KS. Tubun yang sempat ada sedikit ketegangan. Itu juga tak lama. Wilayah Jakarta secara umum tenang, aman dan damai. Yang bekerja tetap menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasa.

Anies menghimbau kepada masyarakat Jakarta untuk tetap tenang, bijak dan proporsional menghadapi situasi saat ini. Bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif. Rasa aman jadi kebutuhan bersama, karena itu harus secara bersama-sama terus dijaga, imbuh Anies.

Tanggung jawab! Itu kesan yang bisa diambil dari sikap dan siaganya Anies. Tentu sesuai porsinya sebagai gubernur. Bukan sebagai presiden atau instruktur keamanan. Anies hadapi, dan tidak melempar tanggung jawab. Tidak pula salahkan orang lain. Begitulah semestinya seorang pemimpin menghadapi masalah. Menenangkan situasi dan fokus orientasinya pada solusi.

Anies sudah benar. Jalankan tugasnya sebagai gubernur. Melayani warganya dengan semaksimal mungkin, baik ketika masih hidup, atau saat kematian menjemput. Berupaya menjaga situasi yang kondusif dan terus siaga untuk antisipasi adanya kemungkinan yang tak diharapkan. Tapi, tersisa satu pertanyaan dari rakyat: siapa yang harus bertanggung jawab terhadap belasan nyawa yang kabarnya melayang itu?

Tags: AnisDemonstrangubernurJakarta
Share15Tweet9Send
Previous Post

Mau Bangunkan Warga Sahur, Rayhan Tewas Tertembak

Next Post

Malta Selamatkan Ratusan Migran dan Pengungsi dari Laut Mediterania

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result