Tokyo, Gontornews — Pemerintah Jepang, Selasa (14/9/2021), menyumbangkan 1,3 juta dosis vaksin AstraZeneca kepada Taiwan dan negara tetangga lainnya. Negara-negara yang mendapatkan sumbangan tersebut yaitu Taiwan (500.000 dosis), Vietnam (400.000 dosis), Thailand (300.000) dan Brunei Darussalam (100.000 dosis).
Sejauh ini, Jepang telah memberikan lebih dari 23 juta dosis vaksin AstraZeneca produksi dalam negeri ke negara-negara Asia Selatan dan Kepulauan Pasifik.
Selain itu, Jepang juga telah menjanjikan 1 Miliar Dollar Amerika Serikat dan 30 juta dosis vaksin Covid-19 untuk mendukung program COVAX. Program COVAX merupakan program yang diawasi oleh aliansi GAVI dan WHO untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 secara adil.
Sejauh ini, Jepang berhasil memberikan vaksinasi kepada 50 persen populasinya. Negara ini mengandalkan vaksin jenis mRNA buatan Pfizer dan Moderna untuk mendorong kampanye vaksinasi nasionalnya. Sebaliknya, mereka memberikan sebagian besar pasokan dosis vaksin AstraZeneca kepada negara-negara lain.
Covid-19 di Thailand
Sementara itu, Pemerintah Thailand mengonfirmasi penambahan 11.786 kasus covid-19 baru dan 136 kematian pada Senin (13/9/2021). Dalam catatan Kementerian Kesehatan Thailand, ada 11.515 kasus yang menginfeksi masyarakat umum dan 271 kasus lain yang terjadi di kalangan narapidana. Pada saat yang bersamaan, kasus sembuh di Thailand juga bertambah 13.738 kasus.
Sejak 1 April, Bangkok Post melaporkan, Thailand menghadapi gelombang ketiga kasus Covid-19. sejak saat itu, Thailand telah merawat 1.377.679 kasus Covid-19 dengan 1.235.470 warga pulih dari virus asal Wuhan tersebut. Sementara sejak pandemi berlangsung, Thailand telah mengonfirmasi 1.406.542 kasus positif dengan 1.262.896 warga dinyatakan sembuh.
Sementara kasus tewas di Thailand mencapai 14.527 selama gelombang ketiga berlangsung. Kematian Covid-19 harian tertinggi tercatat terjadi pada 18 Agustus 2021 dengan 312 kematian. Sedangkan jumlah kasus harian Covid-19 harian tertinggi tercatat pada 13 Agustus dengan 23.418 kasus. [Mohamad Deny Irawan]





















