Berlin, Gontornews — Johnson & Johnson mengatakan pihaknya menunda peluncuran vaksin virus korona di Eropa di tengah penyelidikan AS terhadap pembekuan darah langka.
Perusahaan mengumumkan keputusan itu Selasa (13/4) setelah regulator di Amerika Serikat mengatakan mereka merekomendasikan “jeda” dalam administrasi suntikan dosis tunggal untuk menyelidiki laporan pembekuan darah yang berpotensi berbahaya.
“Kami telah meninjau kasus ini dengan otoritas kesehatan Eropa,” kata perusahaan itu dikutip Arabnews.com.
“Kami telah membuat keputusan untuk secara proaktif menunda peluncuran vaksin kami di Eropa.”
Ratusan ribu dosis vaksin akan dikirim ke Eropa dalam beberapa pekan mendatang. []






















