Sydney, Gontronews — Pemerintah Australia mengatakan bahwa mereka tengah fokus untuk melindungi pasokan air, stasiun pompa, pipa serta infrasturktur lainnya dari kebakaran hutan yang terjadi di Sydney, Jum’at (27/12). Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan air warga yang berasal dari Warragamba dan Blue Montains.
“Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran telah menjadi ancaman potensial terhadap pasokan air dan sejumlah aset khususnya di Warragamba dan di Blue Montains,” ungkap Jurubicara otoritas air di negara bagian New South Wales kepada Reuters.
Selain dilanda kebakaran hutan, Australia juga baru saja memasuki periode musim panas. Suhu di Australia terus menguat hingga diperkirakan menyentuk angka 40 derajat Celcius pada awal pekan depan.
Pemerintah Australia pun memprediksi ancaman kebakaran yang terjadi di dekat bendungan Warragamba yang berkontribusi terhadap 80 persen kebutuhan air 5 juta warga Sydney.
“Dengan kondisi sangat panas, situasi kebakarn dapat meningkat di kedua bendungan tersebut dan mungkin saja terjadi di tempat yang lain,” imbuh pernyataan pemerintah negara bagian NSW tersebut.
Sebagaimana diketahui, bendungan Warragamba terletak 65 Km sebelah barat Kota Sydney.
Sejak kekeringan melanda wilayah Timur Australia, pasokan air dari bendungan Warragamba menurun hingga 44,8 persen atau turun siginifikan sejak bendungan dalam kondisi hampir penuh 3 tahun lalu.
Meski kebakaran hutan berisiko meluas, Pemerintah setempat memastikan seluruh jaringan dan infrastruktur air di NSW dalam kondisi aman dan belum mengalami kerusakan.
Dari 40 lebih bendungan yang terdapat di seluruh negara bagian, bendungan di NSW memasok sekitar dua pertiga pasokan air yang tidak diolah ke utilitas air negara yang lantas diolah dan didistribusikan ke sejumlah kota-kota di Australia.
Pemerintah NSW mengkhawatirkan abu dan material terbakar yang berisiko mencemari kualitas air di bendungan andai kebakaran hutan diikuti dengan hujan lebat. Beruntung, otoritas cuaca di NSW memprediksi bahwa di wilayahnya belum mengalami hujan dalam waktu dekat. Andai hujan turun, pemerintah telah menyiapkan penghalan guna menahan material pasca kebakaran. [Mohamad Deny Irawan]




















