Ponorogo, Gontornews — Politik luar negeri Indonesia mampu tampil di pentas global. Namun begitu, Sentralitas Pemerintahan Jokowi dinilai akademisi lebih berpihak ke China. Peran China terkesan dominan mewarnai perekonomian Indonesia.
Pandangan tersebut disampaikan Dr Siti Muti’ah Setiawati MA, pakar hubungan internasional UGM, dalam kuliah umum Prodi Hubungan Internasional UNIDA di Ponorogo, Sabtu (22/10). Bertema Evaluasi Kebijakan Politik Luar Negeri Presiden Joko Widodo, kuliah umum dihadiri civitas akademika Fakultas Humaniora UNIDA Gontor.
Siti Mutiβah menilai dominasi kepentingan China tampak dari berbagai megaproyek dan penguasaan aset perekonomian Indonesia. Tak aneh jika muncul tuduhan, Pemerintah Indonesia kini cenderung berpihak pada investor asing, ketimbang memikirkan masa depan dan peran rakyatnya sendiri.
Pada bagian lain, pakar HI UGM mengapresiasi kebijakan pembangunan dengan tema Poros Maritim Dunia. ββDemi mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara Nusantara yang dominas atas wilayah laut, Presiden Joko Widodo terus mengkampanyekan konsep Poros Maritim di berbagai sektor. Seperti penguatan militer di daerah perbatasan dan pembangunan infrastruktur tol laut di wilayah maritim Indonesia. Kita pantas berbangga atas usaha-usaha mempromosikan Indonesia di level kawasan dan tingkat global,” ungkapnya.
Sejumlah mahasiswa tampak menikmati sesi diskusi dengan pakar UGM tersebut. Kuliah umum tambah meriah dengan adanya sesi foto bersama narasumber. [Yuzaq Ardian/Al Hafidh]




















