Mumbai, Gontornews — India pada hari Ahad (5/12) melaporkan kematian akibat COVID-19 tertinggi dalam satu hari sejak Juli setelah dua negara bagian merevisi jumlah kematian mereka.
Negara bagian Bihar di bagian timur menambahkan 2.426 kematian yang tidak tercatat sementara negara bagian selatan Kerala menambahkan 263 kematian ke penghitungan mereka pada hari Ahad. Demikian dikatakan juru bicara kementerian kesehatan federal kepada Reuters sebagaimana dikutip Arabnews.com.
Angka yang direvisi membuat kematian satu hari menjadi 2.796, tertinggi sejak 21 Juli, menurut penghitungan Reuters.
Gelombang kedua yang menghancurkan pada bulan Maret dan April tahun ini menyebabkan ribuan kematian dan jutaan orang terkena dampaknya.
Negara bagian India terus menambahkan kematian COVID-19 yang tidak dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Revisi angka ini makin menguatkan dugaan sejumlah ahli medis bahwa kematian akibat virus corona di India jauh lebih tinggi daripada jumlah yang dilaporkan yaitu 473.326.[]























