pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 2 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Tafsir

Kesakralan Sumpah sebagai Alat Pertanggungjawaban: Perspektif Al-Qur’an

Oleh Prof Dr H Sofyan Sauri, MPd, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
15 October 2024
in Tafsir
0
Kesakralan Sumpah sebagai Alat Pertanggungjawaban: Perspektif Al-Qur’an

Foto: bincang syariah

Landasan Teologis

لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللّٰهُ بِاللَّغْوِ فِيْٓ اَيْمَانِكُمْ وَلٰكِنْ يُّؤَاخِذُكُمْ بِمَا عَقَّدْتُّمُ الْاَيْمَانَۚ فَكَفَّارَتُهٗٓ اِطْعَامُ عَشَرَةِ مَسٰكِيْنَ مِنْ اَوْسَطِ مَا تُطْعِمُوْنَ اَهْلِيْكُمْ اَوْ كِسْوَتُهُمْ اَوْ تَحْرِيْرُ رَقَبَةٍۗ فَمَنْ لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلٰثَةِ اَيَّامٍۗ ذٰلِكَ كَفَّارَةُ اَيْمَانِكُمْ اِذَا حَلَفْتُمْۗ وَاحْفَظُوْٓا اَيْمَانَكُمْۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja. Maka, kafaratnya (denda akibat melanggar sumpah) ialah memberi makan sepuluh orang miskin dari makanan yang (biasa) kamu berikan kepada keluargamu, memberi pakaian kepada mereka, atau memerdekakan seorang hamba sahaya. Siapa yang tidak mampu melakukannya, maka (kafaratnya) berpuasa tiga hari. Itulah kafarat sumpah-sumpahmu apabila kamu bersumpah (dan kamu melanggarnya). Jagalah sumpah-sumpahmu! Demikianlah Allah menjelaskan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamu bersyukur (kepada-Nya). (QS Al-Maidah :89)

Interpretasi Para Mufasir

BACA JUGA

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Menjadi Pribadi yang Menenangkan, Bukan Meresahkan

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Tafsir Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an menyebutkan, laghw atau sumpah yang tidak disengaja adalah ucapan yang biasa keluar dari lisan tanpa ada maksud bersumpah (tanpa niat) atau seseorang meyakini sesuatu yang dikiranya benar, namun ternyata tidak demikian. Contoh laghw misalnya seseorang berkata, “Tidak! Demi Allah”, “Benar, demi Allah”, dsb.

Tafsir Al-Mukhtashar menyebutkan, Allah tidak akan menghukum kalian -wahai orang-orang mukmin- berdasarkan sumpah yang kalian ucapkan tanpa sengaja, tetapi Dia akan menghukum kalian berdasarkan sumpah yang disengaja dan hati kalian bertekad untuk itu, kemudian kalian melanggar sumpah itu.

Kafarat dari sumpah yang disengaja dan diucapkan dengan sungguh-sungguh yaitu salah satu dari tiga pilihan: memberi makan 10 orang miskin dengan jenis makanan yang biasa dikonsumsi oleh rata-rata penduduk negeri. Masing-masing orang miskin mendapat setengah ṣā’ (sekitar satu setengah kilogram), atau memberikan pakaian kepada mereka dengan jenis pakaian yang umum, atau memerdekakan seorang budak belian yang beriman (Muslim).

Jika seseorang tidak mampu menebus dengan salah satu dari tiga pilihan tersebut, ia boleh berpuasa selama tiga hari. Hal-hal itu semua merupakan kafarat sumpah kalian.

Sedangkan Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah menyebutkan, Allah Maha Mengetahui tabiat, kelemahan, dan kekurangan manusia. Dan Allah memedulikan mereka dari sisi ini, yaitu ketika seseorang mengucapkan sumpah tanpa ada maksud bersumpah di dalam hati, seperti ketika mengucapkan: demi Allah tidak, demi Allah aku akan pergi, dst. Bahwa Allah memaafkan sumpah yang demikian sehingga Dia tidak akan memperhitungkannya. Namun yang akan Allah perhitungkan adalah sumpah yang kalian ucapkan dengan hati yang penuh kesungguhan untuk bersumpah. Maka jauhilah bersumpah sebisa mungkin, namun jika kalian memang harus bersumpah maka hendaklah kalian memenuhi sumpah tersebut. Dan bayarlah kafarat jika kalian tidak mampu memenuhi sumpah. Allah telah menjelaskan hukum-hukum agama kalian agar kalian mensyukuri rahmat dan petunjuk yang telah Allah berikan kepada kalian. Bagi Allah keutamaan dan pujian atas syariat-Nya yang telah Dia jelaskan.

Nilai-Nilai Pedagogis

QS Al-Maidah ayat 89 mengandung sejumlah nilai-nilai pendidikan untuk manusia. Pertama, nilai tanggung jawab. Ayat ini mengajarkan bahwa sumpah adalah janji yang mengandung konsekuensi moral dan spiritual. Pendidikan yang dapat diambil bahwa seorang Muslim harus bertanggung jawab atas setiap perkataannya, khususnya ketika sumpah sudah diucapkan. Ini penting dalam mendidik siswa untuk bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, nilai kejujuran. Sumpah merupakan sarana untuk menegaskan kebenaran, sehingga pelajaran kejujuran sangat ditekankan. Dalam pendidikan, nilai kejujuran ini menjadi dasar untuk membentuk karakter siswa yang dapat dipercaya dan berintegritas, sehingga mereka selalu berbicara sesuai kenyataan dan tidak melanggar janji.

Ketiga, nilai pengendlian diri. Ucapan sumpah harus dilakukan dengan hati-hati, karena jika tidak, ada konsekuensi atau kafarat (tebusan) yang harus ditunaikan. Hal ini mengajarkan nilai pengendalian diri, bahwa seseorang tidak boleh sembarangan mengucapkan sesuatu, terutama dalam hal yang terkait dengan janji atau sumpah.

Keempat, nilai spiritualitas dan takwa. Sumpah dalam Islam terkait dengan kesadaran terhadap Allah (takwa) dan keyakinan akan pengawasan-Nya atas setiap perbuatan manusia. Dalam pendidikan, ini mengajarkan siswa untuk selalu merasa dekat dengan Allah dan melibatkan dimensi spiritual dalam setiap aspek kehidupan mereka, termasuk ketika membuat komitmen atau janji.

Kelima, nilai keadailan. Nilai keadilan ini penting untuk ditanamkan dalam pembelajaran, agar siswa memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi yang adil dan sesuai dengan hukum agama.

Makna Sumpah

Sumpah pada hakikatnya adalah ikrar dan janji yang sungguh-sungguh diucapkan oleh seorang manusia kepada Allah. Tuhan Yang Mahaesa bahwa dia akan menepati janjinya dan tidak akan melanggar sumpahnya.

Sumpah merupakan pembenaran suatu urusan atau penguatan terhadap perkara tersebut dengan menyebutkan nama Allah SWT.

Sumpah yang disengaja adalah sumpah yang dimaksudkan oleh seseorang dan ditujukan untuk itu sebagai penguat dalam melakukan atau meninggalkan sesuatu. Karena itu sumpah dan janji akan dimintai pertanggungjawaban. Allah SWT berfirman:

وَاَوْفُوْا بِالْعَهْدِۖ اِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔوْلًا

Dan penuhilah janji (karena) sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya. (QS Al-Isra: 34)

Sumpah bukanlah sembarang ucapan, melainkan melibatkan kesakralan dan tanggung jawab yang besar. Ketika seseorang bersumpah, berarti ia menyertakan nama Allah SWT sebagai saksi atas ucapannya. Karena itu seseorang yang bersumpah akan dimintai pertanggungjawaban atas ucapannya di hadapan Allah SWT.

Bagi mereka yang melanggar sumpah, akan ada konsekuensi yang harus ditanggung, baik di dunia maupun di akhirat. Dan apabila ia menggugurkannya, ia wajib membayar kafarat

Allah berfirman:

وَلَا تَجْعَلُوا اللّٰهَ عُرْضَةً لِّاَيْمَانِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْا وَتَتَّقُوْا وَتُصْلِحُوْا بَيْنَ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ۝٢٢٤لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللّٰهُ بِاللَّغْوِ فِيْٓ اَيْمَانِكُمْ وَلٰكِنْ يُّؤَاخِذُكُمْ بِمَا كَسَبَتْ قُلُوْبُكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ حَلِيْمٌ

Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang dari berbuat baik, bertakwa, dan menciptakan kedamaian di antara manusia. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Allah tidak menghukummu karena sumpahmu yang tidak kamu sengaja, tetapi Dia menghukummu karena sumpah yang diniatkan oleh hatimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (QS Al-Baqarah: 224-225)

Adapun makna ayat tersebut sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Katsir dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Janganlah kalian jadikan sumpah kalian sebagai penghalang kalian untuk berbuat kebajikan, akan tetapi hapuskan sumpah kalian dengan kafarat, dan berbuat kebajikanlah.”

Dalam ajaran agama Islam ada tiga jenis sumpah. Pertama, sumpah laghwi. Ini sumpah yang tidak dimaksudkan untuk bersumpah. Contohnya: “Demi Allah kamu harus datang” dan “Demi Allah kamu wajib makan.”

Kedua, sumpah mun’aqidah. Sumpah mun’aqidah yaitu sumpah yang memang benar-benar sengaja diucapkan untuk bersumpah demi melakukan atau meninggalkan sesuatu hal. Contohnya: “Demi Allah saya akan bersedekah sebanyak satu juta rupiah” dan “Saya bersumpah demi Allah tidak akan menipumu.”

Ketiga, sumpah ghamus yaitu sumpah palsu/bohong. Ini sumpah yang diucapkan untuk menipu atau mengkhianati orang lain. Sumpah palsu ini salah satu dosa besar sehingga tidak ada kafarat/dendanya atau tidak bisa ditebus dengan kafarat. Pelakunya wajib bertobat nasuha. Pertobatan yang dilakukan dengan tulus dan sepenuh hati.

Kesakralan Sumpah dan Akibat Melanggarnya

Pertama, Allah Mahateliti akan sumpah yang diucapkan hamba-Nya. Allah SWT berfirman:

وَاَقْسَمُوْا بِاللّٰهِ جَهْدَ اَيْمَانِهِمْ لَىِٕنْ اَمَرْتَهُمْ لَيَخْرُجُنَّۗ قُلْ لَّا تُقْسِمُوْاۚ طَاعَةٌ مَّعْرُوْفَةٌۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Mereka bersumpah atas (nama) Allah dengan sungguh-sungguh bahwa jika engkau menyuruh mereka (berperang), pastilah mereka akan berangkat. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Janganlah kamu bersumpah (karena yang diminta) ketaatan yang baik. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS An-Nur: 53)

Kedua, Allah tidak akan menyapa orang yang mempermainkan sumpah dan mereka memperoleh azab yang pedih. Allah SWT berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَشْتَرُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَاَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيْلًا اُولٰۤىِٕكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ وَلَا يَنْظُرُ اِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيْهِمْۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. (QS Ali Imran: 77)

Ketiga, berdosa meninggalkan yang telah diniatkan/disengaja. Allah SWT berfirman:

وَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ فِيْمَآ اَخْطَأْتُمْ بِهٖ وَلٰكِنْ مَّا تَعَمَّدَتْ قُلُوْبُكُمْۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا

Tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Ahzab: 5)

Keempat, tergelincir kepada keburukan dan memperoleh azab yang besar. Rasulullah SAW bersabda:

اَلْكَبَائِرُ اْلإِشْرَاكُ بِاللهِ وَعُقُوْقُ الْوَالِدَيْنِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَالْيَمِيْنُ الْغَمُوْسُ.

“Termasuk dosa besar yaitu menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orangtua, membunuh jiwa, dan sumpah palsu.” (HR Bukhari, An-Nasa’i dan At-Tirmidzi)

Lalu apa keistimewaan orang yang menepati sumpah dan janjinya? Pertama, dicintai Allah dan menjadi orang yang bertakwa. Allah SWT berfirman:

بَلٰى مَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ وَاتَّقٰى فَاِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِيْنَ٧٦

Bukan begitu! Siapa yang menepati janji dan bertakwa, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa. (QS Ali Imran: 76)

Kedua, menjadi orang yang beruntung. Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَۙ

(Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka. (QS Al-Mu’minun: 8)

Ketiga, menjadi orang yang berakal dan mengambil pelajaran. Allah SWT berfirman:

اَفَمَنْ يَّعْلَمُ اَنَّمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ اَعْمٰىۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِۙ ۝١٩الَّذِيْنَ يُوْفُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَلَا يَنْقُضُوْنَ الْمِيْثَاقَۙ ۝٢٠

Apakah orang yang mengetahui bahwa apa yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dari Tuhanmu adalah kebenaran, sama dengan orang yang buta? Hanya orang yang berakal sehat sajalah yang dapat mengambil pelajaran. (Yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak melanggar perjanjian. (QS Ar-Ra’d: 19-20)

Kisah teladan

Diriwayatkan Abu Dawud dalam Sunan-nya. Suatu kali, Nabi Muhammad SAW menceritakan kepada para sahabat beliau. Ada seseorang dari kalangan Bani Israil yang hidup jauh pada masa sebelum Nabi SAW.

“Di tengah Bani Israil pada masa silam, terdapat dua orang yang bersaudara. Salah satunya gemar berbuat dosa, sedangkan yang satunya lagi rajin beribadah. Orang yang rajin beribadah lantas suatu kali mendapati saudaranya itu sedang berbuat dosa. Maka dia pun berkata, ‘Berhentilah (dari perbuatan dosa)!’

Pada hari lain, orang shalih tadi kembali mendapati saudaranya berbuat dosa lagi. Lantas, dia berkata, ‘Hentikan (perbuatanmu)!’ Mendengarnya, si orang yang sering berbuat dosa lantas menjawab, ‘Biarkan saja aku dan Tuhanku. Memang kamu ini siapa, apakah diutus untuk selalu mengawasiku?’

Maka si orang itu (yang shalih) menjawab seraya bersumpah, ‘Demi Allah, Allah tidak akan mengampunimu atau tidak akan memasukkanmu ke dalam surga untuk selamanya.’

Waktu silih berganti. Allah mencabut nyawa dua orang bersaudara itu. Keduanya lalu berjumpa lagi di hadapan Sang Pencipta alam semesta.

Allah berfirman kepada orang yang rajin beribadah, ‘Apakah engkau mengetahui tentang Aku atau apakah engaku berkuasa terhadap apa-apa (rahmat) yang ada di tangan-Ku?’

Allah juga berfirman kepada orang yang gemar berbuat dosa, ‘Pergilah lalu masuklah kamu ke dalam surga dengan rahmat-Ku.’ Adapun tentang si saudara yang shalih, Dia berfirman kepada para malaikat, ‘Bawalah dia ke neraka!’

Mengenai hadis tersebut, Abu Hurairah mengomentari tokoh-tokoh cerita itu. “Demi Zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya. Sungguh dia (si orang yang shalih) telah mengucapkan kata-kata sumpah yang justru membinasakan urusan dunia dan akhiratnya.”

Hikmah dari kisah dua orang Bani Israil itu antara lain perlunya bersikap hati-hati (wara‘) dalam menjalani kehidupan di dunia. Seringkali, apa yang terbersit dalam benak pikiran tidak mesti disampaikan melalui lisan. Apalagi, dengan “berani” menyebut nama Allah Ta’ala.

Kata-kata yang mungkin dapat menyakiti perasaan, sebaiknya dihindari. Selain itu, selalu meyakini sepenuh hati, betapa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Apa yang menurut pandangan mata sebagai sesuatu yang buruk, belum tentu berakhir dalam keadaan buruk pula. Untuk itulah, perlunya sering-sering memohon ampunan dan rahmat dari-Nya.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا

Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. (QS Al-Baqarah: 286) []

Tags: SakralSumpahTanggung jawab
Share78Tweet49Send
Previous Post

Ratusan Anggota Karang Taruna Kota Bogor Meriahkan Bulan Bhakti Ke-64

Next Post

Rakornas LAZ Se-Indonesia, BAZNAS Dorong Penguatan Tiga Pilar Utama Pengelolaan Zakat

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

25 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

0
Shafar Keadilan

Shafar Keadilan

0
Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

0
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

0
UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

UIN Jakarta Kenalkan Prodi Agribisnis yang Tak Sekadar Bertani

0
Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

Sosialisasi RLS dan Open House 2026: INAIS Perkuat Sinergi Pendidikan Bogor Barat

2 August 2026
Shafar Keadilan

Shafar Keadilan

30 July 2026
Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

Siapkan Bekal Kehidupan Abadi Demi Gapai Ridha Ilahi

30 July 2026
Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

29 July 2026
Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

Ribuan Santri dan Guru Sukseskan Pagelaran Apel Tahunan Ponpes Al-Amanah Al-Gontory

29 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • KHUSUS ALUMNI GONTOR 📣Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.✔️ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
✔️ Kontribusi Rp1.500.000.
✔️ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.📝 https://tinyurl.com/iklan-magon📞 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.📌 Kontribusi seikhlasnya
📌 Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
📌 Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
✅ Logo Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Sosial Media (jika ada)📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor
  • EDISI KHUSUS SPESIAL 100 TAHUN GONTOR TELAH TERBIT! ✨Perjalanan satu abad tidak datang dua kali.📖 Majalah Gontor Edisi Juli & Agustus 2026 hadir sebagai bagian dari koleksi bersejarah 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Mengangkat perjalanan, gagasan, dan kontribusi Gontor dalam membangun peradaban, dua edisi ini layak menjadi koleksi bagi setiap keluarga besar Gontor.Jangan menunggu sampai stok habis.
📚 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah🌐 www.gontornews.com#majalahgontor #100tahungontor #gontor #pondokmoderngontor #mediaperekatumat #unidagontor #keluargabesargontor #alumnigontor #walisantrigontor #koleksibersejarah
  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.📌 Yang ditampilkan:
✅ Logo/Nama Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Media Sosial (jika ada)💚 Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result