Bogor, Gontornews — Ratusan pemuda di Kota Bogor ikut menyemarakkan peringatan Bulan Bhakti ke-64 Karang Taruna tingkat Kota Bogor yang diselenggarakan di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, selama dua hari, 12-13 Oktober 2024.
Program bertema ‘Meningkatkan Solidaritas, Soliditas dan Kualitas’ ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari. Hery mengaku bangga dan mengapresiasi Karang Taruna Kota Bogor.
“Jadi dari kita, untuk kita dan oleh kita semua para generasi muda. Karang Taruna juga sejak dulu memang memainkan peranan yang strategis dan kontribusi strategis bagi pelaksanaan pembangunan dan juga pelaksanaan pemerintahan di semua tingkatan, di semua level,” ungkapnya.
Hery menambahkan, berdasarkan peraturan Menteri Sosial, Karang Taruna adalah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah generasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh dan berkembang atas kesadarannya untuk memikul tanggung jawab sosial dari oleh dan untuk generasi muda.
Melalui bulan bhakti Karang Taruna, sambung Hery, diharapkan dapat membangkitkan semangat gotong royong kesetiakawanan sosial, selain untuk generasi muda juga untuk masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan dengan adanya bulan bhakti Karang Taruna ini semakin menguatkan peran strategis Karang Taruna Kota Bogor di dalam pelaksanaan pembangunan dan pelaksanaan pemerintahan daerah di Kota Bogor,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy turut mengapresiasi bulan bhakti Karang Taruna Kota Bogor yang dikemas dalam kemah bhakti dan diikuti oleh seluruh lapisan Karang Taruna. Rusli mengatakan, pihaknya dari legislatif akan terus mendukung keberlangsungan Karang Taruna di Kota Bogor.
Namun, lanjut Rusli, ada beberapa tantangan yang memang harus dihadapi di masa yang akan datang dan menjadi catatan bahwa tantangan yang pertama yaitu sumberdaya dan dukungan anggaran.
“Mudah-mudahan saya hadir di sini selaku Pimpinan DPRD bersama rekan-rekan dan juga ada dari Pemerintah Kota Bogor bisa memaksimalkan potensi anggaran untuk pemberdayaan Karang Taruna ke depan.
“Selanjutnya tantangannya tentu bagaimana bisa para pemuda ini diberikan apresiasi. Terkadang kita lupa bahwa prestasi-prestasi yang didapatkan ini lebih tersirat terhadap simbolnya saja. Oleh karenanya, kami di DPRD in syaa Allah karena sebentar lagi ada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2025, nanti kami bersama pemerintah kota semoga memaksimalkan anggaran untuk Karang Taruna kota Bogor,” tambahnya.
Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah menuturkan, Bulan Bhakti Karang Taruna sudah rutin dilaksanakan untuk memperingati hari lahir Karang Taruna yang jatuh pada tanggal 26 September.
Bulan bhakti tahun ini dikemas dalam acara santunan anak yatim, bantuan Al-Qur’an kepada DKM Masjid atau mushallah dan kemah bhakti Karang Taruna dengan mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas, Soliditas dan Kualitas”.
“Hari ini kita melaksanakan kemah bhakti Karang Taruna. Mudah-mudahan menjadi momentum bersejarah karena Karang Taruna ini organisasi yang mengedepankan bidang sosial,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Kevin itu berpesan bahwa Karang Taruna Kota Bogor harus tetap bisa berperan aktif terutama di bidang sosial, membantu siapapun yang membutuhkan bantuan.
“Karang Taruna ini menjadi ujung tombak di bidang sosial di tengah masyarakat sehingga saya berharap kita semua dapat terus menjaga kekompakan, silaturahmi. Karang Taruna harus kompak dalam situasi apa pun, harus tetap bersatu dan solid,” tegasnya. [Yasier/Fathurroji]


















