Padang, Gontornews — Suasana Ramadhan di lingkungan Yasmin International Boarding School tahun ini berlangsung semarak melalui penyelenggaraan dua program pendidikan unggulan, yakni Ramadhan Camp serta Language Immersion Camp.
Kepada Gontornews.com Ustadzah Ryan Febrianti menjelaskan bahwa kegiatan Ramadhan Camp dilaksanakan sejak awal Ramadhan hingga Sabtu (7/3/2026), sementara acara perpulangan santriwati dilaksanakan pada Ahad (8/3/2026). Pada momen tersebut, para wali santri berkumpul di lingkungan sekolah untuk menyaksikan berbagai penampilan santriwati yang telah mengikuti rangkaian program selama Ramadhan.
Kepala Sekolah Yasmin International Boarding School ini juga menambahkan, “Program Ramadhan Camp di Yasmin dirancang tidak hanya berfokus pada pembelajaran teori keagamaan, tetapi juga praktik ibadah secara langsung.” Para santriwati mendapatkan pembelajaran tentang praktik wudhu dan shalat yang benar, serta kajian puasa dari perspektif sains dan kesehatan. Sehingga diharapkan mereka memahami ibadah tidak hanya dari sisi fiqih, tetapi juga hikmah ilmiahnya.
Selain itu, para santriwati juga mengikuti kegiatan praktik membuat takjil secara berkelompok. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan kreativitas, kerja sama, serta kemandirian para peserta dalam mempersiapkan hidangan berbuka puasa.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana menjadi semakin hidup dengan penampilan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) yang disampaikan secara bergantian oleh para santriwati. Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan pidato dan dakwah, sebagai bekal bagi mereka untuk dapat tampil menyampaikan ceramah di masjid-masjid di sekitar tempat tinggal mereka selama liburan Ramadhan.
Pimpinan Yasmin International Boarding School, Al-Ustad Mursyid, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan Camp merupakan bagian dari pembinaan karakter santri yang menyeluruh.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai ibadah, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Kami berharap para santriwati tidak hanya memahami ibadah secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dengan penuh kesadaran dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutupnya. [Edithya Miranti]






















