Bogor, Gontornews — Kebun Raya memiliki peran penting dalam mengonservasi sumberdaya air yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitarnya. Selain itu, juga menjadi pusat konservasi tumbuh-tumbuhan dan berperan penting dalam menyeimbangkan ekosistem suatu wilayah.
“Kebun Raya menjadi daerah tangkapan air sekaligus mengurangi erosi, kontrol terhadap kenaikan suhu dan kualitas udara. Ini merupakan sumbangan terhadap keseimbangan ekosistem,” ujar Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Iskandar Zulkarnain, dalam Seminar Kebun Raya dan Pengelolaan Sumberdaya Air (SDA) di Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya LIPI (Kebun Raya Bogor), Kota Bogor, Jawa Barat, pekan lalu.
Sebagaimana dirilis lipi.go.id, Kebun Raya merupakan contoh nyata pembangunan berkelanjutan yang menjadi perhatian pemerintah sejak era Orde Baru. “Konsep pembangunannya terdiri atas tiga pilar, yaitu sosial, ekonomi, dan lingkungan,” papar Iskandar.
Karena itulah ia berharap, semua pihak lebih serius memberikan perhatian terhadap Kebun Raya. “Kebun Raya makin terasa manfaatnya jika habitat tumbuhan menjadi habis akibat alih fungsi lahan dan pembangunan,” lanjut Iskandar.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, yang hadir pada acara itu mengatakan, Kebun Raya di Kota Bogor memiliki fungsi sebagai paru-paru kota. “Tidak hanya melindungi tanaman yang mulai langka, Kebun Raya Bogor juga meminimalisir polusi dan menekan pemanasan global. Kebun Raya ini juga telah menjadi ikon Kota Bogor,” papar Ade seperti dikutip lipi.go.id. [Rusdiono Mukri]

















