pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 22 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Dakwah

KH Didin Hafidhuddin: Wariskan Persatuan, Bukan Perpecahan

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
13 February 2018
in Dakwah
0

BACA JUGA

Shafar Keadilan

Menjaga Semangat Qurban dan Ketaatan Setelah Hari Raya

Idul Adha: Membuktikan Cinta kepada Allah Melalui Ketaatan, Pengorbanan, dan Ketakwaan

Haflah Silaturahmi Idul Fitri, DDII Tegaskan Komitmen Bangun Indonesia Adil Makmur 2045

Perkaya Wawasan Alumni, Azhariyat in Ramadhan Bahas Thermal Weapon di Gaza

Jakarta, Gontornews — Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Didin Hafidhuddin melihat adanya gejala kesenjangan ukhuwah di tengah umat. Di antaranya ada kecenderungan sebagian umat Islam bergerak sendiri-sendiri sehingga bertentangan dengan konsep ta’awun dalam Islam.

“Ada kecenderungan umat bermain tunggal. Seharusnya, apapun jabatannya, membangun ukhuwah itu penting,” paparnya di hadapan para peserta seminar nasional Penyusunan Panduan Ukhuwah Islamiyah yang diselenggarakan Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (25/4).
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menjelaskan, ada beberapa kode etik ukhuwah Islamiyah yang bisa dilakukan. Pertama, setiap Muslim memandang sesama Muslim saudara seiman. Karena itu perlu ada perlakuan khusus terhadap saudara seiman, dengan kejujuran dan solidaritas. Bukan membunuh, mencaci maki, atau tindakan merugikan lainnya.
“Cara pandang kita, walaupun beda organisasi harus dipandang dengan kasih sayang dan menjauhkan hal-hal yang menyebabkan perpecahan,” terangya.
Kedua, sesama Muslim harus saling melindungi dan berkoordinasi. Rasa persaudaraan akan terjalin jika ada upaya untuk saling menolong, bukan sekedar berkumpul dalam organisasi tapi juga ada langkah kongkrit di tengah umat. Sebab tidak mungkin amar ma’ruf bisa dilakukan sendiri karena banyaknya problematika umat.
“Dengan Ukhuwah ini kita dihadapkan pada realitas bahwa kalau tidak ada kordinasi, umat terpecah belah dan saudara kita murtad,” paparnya.
Ketiga, mengutamakan kehidupan berjamaah dan menjadikan organisasi sebagai alat untuk mencapai tujuan. Sebab menjadikan organisasi sebagai alat bisa menimbulkan sikap tasamuh (toleransi), bukan fanatik buta . “Jadi organisasi adalah alat bukan tujuan. Ini perlu ada perubahan paradigma berpikir,” paparnya.
Keempat, setiap ormas harus saling memandang ormas lain sebagai mitra dan sahabat perjuangan untuk kepentingan umat. Misalnya dalam menghadapi kristenisasi dan gerakan madharat lainnya, antarumat Islam harus saling menguatkan dari berbagai sisi sesuai bidang dan keunggulan yang dimiliki. “Kita harus mewariskan persatuan jangan mewariskan perpecahan,” tegasnya.
Kelima, dalam kehidupan politik, setiap Muslim mengedepankan kepentingan bersama dan meletakkan kepentingan kelompok atau ormas. Sebagai contoh dalam Pilkada DKI yang menjadi barometer Indonesia, bisa dibayangkan kalau pemimpinnya tidak dari mayoritas. “Harusnya kita saling mendukung dan mendorong karena di situ ukhuwah kita diuji,” terangnya.
Keenam, membangun ukhuwah Islamiyah dilakukan dengan cara bersilaturahim dengan orang yang akan terputus.
Ketujuh, setiap pemimpin dan ormas perlu menahan dalam perbedaan khilafiyah terutama di mimbar umat seperti khutbah Jumat.
Kedelapan, hubungan antarormas harus dilandasi dengan sikapkhusnudzan dan pandangan positif untuk pembangunan umat.
Kesembilan, setiap amal harus dipandang sebagai upaya keseluruhan umat. Misalnya Muhamadiyah miliki rumah sakit standar internasional, atau NU mampu membangun perekonomian dengan konsep Baitul Mal wa Tamwil berbasis pesantren, semua itu adalah wujud kemenangan bersama.
Secara umum, kata Ketua Direktur Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor ini, ukhuwah Islamiyah dengan ormas dan kelompok Islam harus dimulai dari ta’awun (menolong) dan takaful (melindungi). Islam dan iman adalah perilaku sehingga ukhuwah islamiyah ini terlihat pada perilaku, berpikir dan muamalah.
“Jangankan kepada manusia, dengan binatang saja kita diminta menyayangi. Tugas kita membangun ukhuwah dan tasamuh (tolerasi) terhadap yang berbeda agama,” tuturnya kepada gontornews.com. [Ahmad Muhajir/Rusdiono Mukri]

Tags: KH Didin HafidhuddinOrmas IslamUkhuwah IslamiyahWariskan persatuan
Share55Tweet34Send
Previous Post

Letusan Gunung Pengaruhi Perubahan Iklim

Next Post

Walikota Jakarta Utara Mengundurkan Diri

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

0
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

0
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

0
Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

0
haul alm kh helmy abdul mubin

Haul Perdana KH Helmy Abdul Mubin, Momentum Teladani Perjuangan Pendiri Pesantren Ummul Quro Al-Islami Bogor

22 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

Santriwati Gontor Putri Kampus 4 Kediri Peringati HUT RI Ke-81 dengan Tertib dan Semangat

20 August 2026
Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

20 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result