pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 16 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Sirah

Khalid bin Said, Memilih Islam daripada Harta

Fathur Roji by Fathur Roji
19 January 2019
in Sirah
0
Khalid bin Said, Memilih Islam daripada Harta

Kekayaan sang ayah tak membuatnya silau untuk tetap memilih keyakinannya berbaiat di hadapan Nabi, mengakui Allah adalah tuhan alam semesta dan Muhammad adalah utusan Allah. Dialah Khalid bin Said.

Khalid adalah salah satu sahabat yang awal-awal mengakui Muhammad utusan Allah. Dia seorang putra dari Said bin al Ash bin Umayyah yang terkenal dengan kekayaannya, bahkan ia memiliki surban merah dan jubah yang terbuat dari benang emas. Ayahnya dijuluki pemilik mahkota karena saking kayanya. 

Gelar pemilik mahkota karena jika Said bin al Ash memakai surban merah di kepalanya maka tak ada satu orang pun yang berani memakai surban yang sama warnanya dengannya, sampai Said melepas dan tidak memakainya lagi. Betapa tingginya kedudukan ayah Khalid ini.

Suatu malam, Khalid bermimpi  ada beban berat yang harus ia pikul dalam kehidupan ini.  Dalam mimpinya, ia berada di tepi sebuah jurang yang dalam. Di jurang tersebut api menyala dan bergolak dengan suaranya  yang menggelegar dan menyeramkan, membuat hati terlepas dari tempatnya dan jiwa merinding menahan ketakutan yang luar biasa.

BACA JUGA

Doa Abu Hurairah dan Ibunya

Abu Umamah, Kisah Sahabat yang Diberi Susu Oleh Allah

Zubair Bin Awwam, Sahabat yang Ahli Pedang dalam Peperangan

Ath-Thufail bin Amru ad-Dausi Pintu Hidayah Kabilah Daus

Asma’ binti Abu Bakar Shahabiyah Rasulullah Pemilik Julukan Dzaatin Nithaqain

Tatkala ia hendak menjauh dari pinggir jurang, ayahnya menghadang dan menyeretnya ke dalam api maka dia pun melakukan perlawanan keras terhadapnya. Khalid bergelut dengan ayahnya dengan kekuatan yang dimilikinya. Tiba-tiba Muhammad datang, memegang ikat pinggangnya dengan kedua tangannya dan menariknya dengan kuat, menyelamatkannya sehingga dia tidak terjatuh ke dalan jurang jahannam tersebut.

Akhirnya Khalid berangkat menemui Rasulullah. Saat itu beliau sedang beribadah kepada Allah secara sembunyi-sembunyi di Ayjad (sebuah bukit di Makkah). Khalid memberi penghormatan kepada Rasulullah dan menyatakan diri masuk Islam. 

Khalid bin Said adalah orang kelima atau keenam yang masuk Islam (As Sabiqunal Awwalun) di muka bumi, karena tidak ada yang mendahuluinya untuk menerima karunia agung ini selain Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar as Shidiq, dan Saad bin Abi Waqash.

Khalid bin Said meninggalkan istana ayahnya yang megah dan penuh kenikmatan demi bergabung dengan Rasulullah, mengikuti beliau bersama para sahabat dengan berpindah-pindah dari satu bukit ke bukit lainnya untuk menikmati manisnya iman, menghafal al-Quran, beribadah secara sembunyi-sembunyi agar terhindar dari siksaan kaum Quraisy.

Sekian lama Khalid tidak ada di rumah, ayahnya pun mengutus mata-mata untuk mencari Khalid. Akhirnya berita Khalid masuk Islam sampai ke telinga ayahnya. Said bin al Ash hampir saja gila mendengar berita tersebut. Ia tidak menyangka bahwa salah satu anaknya berani membangkang dari kekuasaannya, kafir kepada Latta dan Uzza dan mengikuti Muhammad bin Abdullah.

Said bin al-Ash langsung mengutus hamba sahayanya yang bernama Rafi’ dan dua saudara Khalid, Aban dan Umar untuk mencarinya. Mereka melihat Khalid bin Said sedang shalat di sebuah bukit di Makkah, shalatnya membuat hati mereka bergetar, tentram dan tenang.

Mereka berkata kepada Khalid, “Bapak memanggilmu karena ingin bertemu denganmu. Dia sangat murka karena kamu meninggalkan rumah tanpa sepengetahuannya.” Khalid pun pulang bersama mereka, saat dia tiba di hadapan ayahnya, ia mengucapkan salam Islam, namun ayahnya mencaci maki bahkan memukulnya dengan tongkat hingga berdarah kepalanya. Tak hanya itu, Khalid disekap dalam kamar gelap selama tiga hari tanpa makanan dan minuman. 

Bahkan ayahnya menyuruh anak buahnya membawanya ke padang pasir Makkah setiap hari tatkala matahari meninggi, menelentangkannya di antara bebatuan sehingga matahari membakarnya. Setiap kali mereka melakukan itu terhadap Khalid, dia selalu berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah memuliakanku dengan iman dan meninggikanku dengan iman.”

Suatu saat ada kesempatan terbuka untuk melepaskan diri dari tangan ayahnya, dia pergi menemui Nabi. Tidak lama kemudian dua saudaranya, Aban dan Umar mengikuti langkahnya, keduanya bergabung ke dalam barisan kebaikan dan cahaya. Hal ini membuat Said bin al Ash semakin terguncang hidupnya, ia pun pindah ke Thaif hingga akhir hayatnya dalam kemusyrikan.  

Tatkala Rasulullah memberi izin kepada para sahabatnya untuk berhijrah ke Habasyah, Khalid bin Said berangkat bersama istrinya, Aminah binti Khalaf al Khuza’iyah. Di sana Khalid tinggal selama belasan tahun sebagai penyeru kepada Allah, dia tidak pulang ke Madinah kecuali setelah Allah menaklukkan Khaibar untuk kaum muslimin.

Rasulullah berbahagia dengan kepulangan Khalid, lalu beliau mengangkatnya sebagai gubernur Yaman, jabatan ini dia pegang hingga Rasulullah wafat.

Di zaman Abu Bakar, Khalid bin Said bergabung di bawah panji-panji pasukan yang berangkat ke Syam untuk memerangi orang-orang Romawi. Khalid memperlihatkan keberaniannya di medan-medan perang.

Sebelum perang Marj ash Shuffar yang terjadi di dekat Damaskus, Khalid melamar Ummu Hakim binti al Harits, dan menikahinya. Ketika dia hendak melewati malam pertama dengannya, Ummu Hakim berkata kepadanya, “Wahai Khalid, alangkah baiknya kalau engkau menunda hal ini hingga kaum muslimin menyelesaikan perkara besar di mana kita akan menghadapinya.” Khalid menjawab, “Aku merasa yakin bahwa aku akan gugur.”

Kemudian dia melewati malam pertama dengan istrinya. Ketika pagi tiba, Khalid mengadakan walimah untuk teman-temannya. Di saat mereka belum menyelesaikan santapan makan mereka, orang-orang Romawi sudah menata bala tentaranya dengan rapi.  Lalu seorang lagi dari Romawi maju, maka Khalid bin Said pun meladeninya, namun Khalid gugur sebagai syahid. [fathurroji]

Tags: Khalid bin Said
Share144Tweet90Send
Previous Post

HR Rasuna Said Pahlawan Peduli Pendidikan untuk Perempuan

Next Post

Priyadi Abadi Menggali Berkah Bisnis Travel Muslim

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulisย Bukuย Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

5 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

7 August 2026
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

6 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

6 August 2026
Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

Menjaga Iman dalam Segala Situasi Kehidupan

0
saiful falah pemerhati pendidikan

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

0
Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

Khotmul Qur’an Ke-18 SIT Insantama Leuwiliang: Cetak Generasi Qur’ani

0
Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

Peringati HUT RI Ke-81, PB JATMA ASWAJA Gelar Doa Keselamatan Bangsa di Istiqlal

0
Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

Ribuan Peserta Hadiri Multaqa Ilmi Bersama Prof Abdul Somad di Al-Amien Prenduan

0
Ribuan Santri Gontor Putri Kampus 3 Ikuti Ujian Tulis Awal Tahun

Ribuan Santri Gontor Putri Kampus 3 Ikuti Ujian Tulis Awal Tahun

15 August 2026
Ujian Tulis Persiapan Calon Pelajar di Gontor Putri Kampus 2 Resmi Dibuka

Ujian Tulis Persiapan Calon Pelajar di Gontor Putri Kampus 2 Resmi Dibuka

15 August 2026
PP IKPM Gontor Hadiri Pelantikan IKPM Gontor Demak dan Konsolidasi ke Area Jawa Tengah

PP IKPM Gontor Hadiri Pelantikan IKPM Gontor Demak dan Konsolidasi ke Area Jawa Tengah

15 August 2026
Pelantikan IKPM Gontor Wonosobo, Kuatkan Khidmah Alumni

Pelantikan IKPM Gontor Wonosobo, Kuatkan Khidmah Alumni

15 August 2026
Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

15 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
๐Ÿ“– Juli 2026 โ€“ Seabad Mendidik Bangsa
๐Ÿ“– Agustus 2026 โ€“ UNIDA Gontor Mendunia
๐Ÿ“– September 2026 โ€“ Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda๐Ÿ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
๐Ÿ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR ๐Ÿ“ฃPerkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 โ€“ Spesial 100 Tahun Gontor.โœ”๏ธ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
โœ”๏ธ Kontribusi Rp1.500.000.
โœ”๏ธ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.๐Ÿ“ https://tinyurl.com/iklan-magon๐Ÿ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.๐Ÿ“Œ Kontribusi seikhlasnya
๐Ÿ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
๐Ÿ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
โœ… Logo Usaha
โœ… Foto Produk
โœ… Deskripsi Singkat
โœ… Website/Sosial Media (jika ada)๐Ÿ“ฒ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg๐Ÿ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

ยฉ 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
โ–ฒ
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result