pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Monday, 19 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Sirah

Khalid bin Said, Memilih Islam daripada Harta

Fathur Roji by Fathur Roji
19 January 2019
in Sirah
0
Khalid bin Said, Memilih Islam daripada Harta

Kekayaan sang ayah tak membuatnya silau untuk tetap memilih keyakinannya berbaiat di hadapan Nabi, mengakui Allah adalah tuhan alam semesta dan Muhammad adalah utusan Allah. Dialah Khalid bin Said.

Khalid adalah salah satu sahabat yang awal-awal mengakui Muhammad utusan Allah. Dia seorang putra dari Said bin al Ash bin Umayyah yang terkenal dengan kekayaannya, bahkan ia memiliki surban merah dan jubah yang terbuat dari benang emas. Ayahnya dijuluki pemilik mahkota karena saking kayanya. 

Gelar pemilik mahkota karena jika Said bin al Ash memakai surban merah di kepalanya maka tak ada satu orang pun yang berani memakai surban yang sama warnanya dengannya, sampai Said melepas dan tidak memakainya lagi. Betapa tingginya kedudukan ayah Khalid ini.

Suatu malam, Khalid bermimpi  ada beban berat yang harus ia pikul dalam kehidupan ini.  Dalam mimpinya, ia berada di tepi sebuah jurang yang dalam. Di jurang tersebut api menyala dan bergolak dengan suaranya  yang menggelegar dan menyeramkan, membuat hati terlepas dari tempatnya dan jiwa merinding menahan ketakutan yang luar biasa.

BACA JUGA

Doa Abu Hurairah dan Ibunya

Abu Umamah, Kisah Sahabat yang Diberi Susu Oleh Allah

Zubair Bin Awwam, Sahabat yang Ahli Pedang dalam Peperangan

Ath-Thufail bin Amru ad-Dausi Pintu Hidayah Kabilah Daus

Asma’ binti Abu Bakar Shahabiyah Rasulullah Pemilik Julukan Dzaatin Nithaqain

Tatkala ia hendak menjauh dari pinggir jurang, ayahnya menghadang dan menyeretnya ke dalam api maka dia pun melakukan perlawanan keras terhadapnya. Khalid bergelut dengan ayahnya dengan kekuatan yang dimilikinya. Tiba-tiba Muhammad datang, memegang ikat pinggangnya dengan kedua tangannya dan menariknya dengan kuat, menyelamatkannya sehingga dia tidak terjatuh ke dalan jurang jahannam tersebut.

Akhirnya Khalid berangkat menemui Rasulullah. Saat itu beliau sedang beribadah kepada Allah secara sembunyi-sembunyi di Ayjad (sebuah bukit di Makkah). Khalid memberi penghormatan kepada Rasulullah dan menyatakan diri masuk Islam. 



Khalid bin Said adalah orang kelima atau keenam yang masuk Islam (As Sabiqunal Awwalun) di muka bumi, karena tidak ada yang mendahuluinya untuk menerima karunia agung ini selain Khadijah, Zaid bin Haritsah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar as Shidiq, dan Saad bin Abi Waqash.

Khalid bin Said meninggalkan istana ayahnya yang megah dan penuh kenikmatan demi bergabung dengan Rasulullah, mengikuti beliau bersama para sahabat dengan berpindah-pindah dari satu bukit ke bukit lainnya untuk menikmati manisnya iman, menghafal al-Quran, beribadah secara sembunyi-sembunyi agar terhindar dari siksaan kaum Quraisy.

Sekian lama Khalid tidak ada di rumah, ayahnya pun mengutus mata-mata untuk mencari Khalid. Akhirnya berita Khalid masuk Islam sampai ke telinga ayahnya. Said bin al Ash hampir saja gila mendengar berita tersebut. Ia tidak menyangka bahwa salah satu anaknya berani membangkang dari kekuasaannya, kafir kepada Latta dan Uzza dan mengikuti Muhammad bin Abdullah.

Said bin al-Ash langsung mengutus hamba sahayanya yang bernama Rafi’ dan dua saudara Khalid, Aban dan Umar untuk mencarinya. Mereka melihat Khalid bin Said sedang shalat di sebuah bukit di Makkah, shalatnya membuat hati mereka bergetar, tentram dan tenang.

Mereka berkata kepada Khalid, “Bapak memanggilmu karena ingin bertemu denganmu. Dia sangat murka karena kamu meninggalkan rumah tanpa sepengetahuannya.” Khalid pun pulang bersama mereka, saat dia tiba di hadapan ayahnya, ia mengucapkan salam Islam, namun ayahnya mencaci maki bahkan memukulnya dengan tongkat hingga berdarah kepalanya. Tak hanya itu, Khalid disekap dalam kamar gelap selama tiga hari tanpa makanan dan minuman. 

Bahkan ayahnya menyuruh anak buahnya membawanya ke padang pasir Makkah setiap hari tatkala matahari meninggi, menelentangkannya di antara bebatuan sehingga matahari membakarnya. Setiap kali mereka melakukan itu terhadap Khalid, dia selalu berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah memuliakanku dengan iman dan meninggikanku dengan iman.”

Suatu saat ada kesempatan terbuka untuk melepaskan diri dari tangan ayahnya, dia pergi menemui Nabi. Tidak lama kemudian dua saudaranya, Aban dan Umar mengikuti langkahnya, keduanya bergabung ke dalam barisan kebaikan dan cahaya. Hal ini membuat Said bin al Ash semakin terguncang hidupnya, ia pun pindah ke Thaif hingga akhir hayatnya dalam kemusyrikan.  

Tatkala Rasulullah memberi izin kepada para sahabatnya untuk berhijrah ke Habasyah, Khalid bin Said berangkat bersama istrinya, Aminah binti Khalaf al Khuza’iyah. Di sana Khalid tinggal selama belasan tahun sebagai penyeru kepada Allah, dia tidak pulang ke Madinah kecuali setelah Allah menaklukkan Khaibar untuk kaum muslimin.

Rasulullah berbahagia dengan kepulangan Khalid, lalu beliau mengangkatnya sebagai gubernur Yaman, jabatan ini dia pegang hingga Rasulullah wafat.

Di zaman Abu Bakar, Khalid bin Said bergabung di bawah panji-panji pasukan yang berangkat ke Syam untuk memerangi orang-orang Romawi. Khalid memperlihatkan keberaniannya di medan-medan perang.

Sebelum perang Marj ash Shuffar yang terjadi di dekat Damaskus, Khalid melamar Ummu Hakim binti al Harits, dan menikahinya. Ketika dia hendak melewati malam pertama dengannya, Ummu Hakim berkata kepadanya, “Wahai Khalid, alangkah baiknya kalau engkau menunda hal ini hingga kaum muslimin menyelesaikan perkara besar di mana kita akan menghadapinya.” Khalid menjawab, “Aku merasa yakin bahwa aku akan gugur.”

Kemudian dia melewati malam pertama dengan istrinya. Ketika pagi tiba, Khalid mengadakan walimah untuk teman-temannya. Di saat mereka belum menyelesaikan santapan makan mereka, orang-orang Romawi sudah menata bala tentaranya dengan rapi.  Lalu seorang lagi dari Romawi maju, maka Khalid bin Said pun meladeninya, namun Khalid gugur sebagai syahid. [fathurroji]

Tags: Khalid bin Said
Share145Tweet91Send
Previous Post

HR Rasuna Said Pahlawan Peduli Pendidikan untuk Perempuan

Next Post

Priyadi Abadi Menggali Berkah Bisnis Travel Muslim

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Pandemi Covid-19 Sebabkan Defisit Masa Belajar Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

0
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

0
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

0
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

0
Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

Cara Darul Falah Sukorejo Hadapi Kecerdasan Buatan

18 October 2026
Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

18 October 2026
Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

Darul Falah Sukorejo di Panggung TVRI: Adab dan Kreativitas

18 October 2026
masjid si pitung

Masjid Al Alam Marunda, Saksi Sejarah Islam di Pesisir Jakarta Utara

18 October 2026
Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

Kisah Hijrah Dennis Lim, Tinggalkan Dunia Judi dan Menjadi Pendakwah

18 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result