Ponorogo, Gontornews — Dalam usianya yang ke-100 tahun, dalam hitungan hijriyah, Pondok Modern Darussalam Gontor meresmikan penulisan Mushaf Gontor yang merupakan ‘legacy’ untuk umat. PMDG lantas menunjuk guru senior Gontor, Muhammad Nur Lc sebagai penanggung jawab penulisan mushaf yang juga telah menerima sanad dari pakar khat asal Maroko, Syeikh Belaid Hamidi.
“Legacy yang hari ini akan dimulai adalah penulisan mushaf Al-Qur’an, Mushaf Gontori, yang akan ditulis oleh kader Pondok Modern Gontor, Muhammad Nur MA, didampingi oleh Syeikh Belaid Hamidi,” kata Ketua Peringatan 100 Tahun Gontor, Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi, dalam acara Sujud Syukur Dan Pembukaan Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Gontor, Rabu, 27 September 2023.
“Beliau (Syeikh Belaid Hamidi adalah khattat yang berasal dari kerajaan Maroko dan seorang dewan kaligrafi internasional dan telah menulis mushaf sebanyak 8 kali,” sambungnya.
Dalam prosesnya, PMDG telah memulai proses penulisan mushaf sejak tahun 1989, tepatnya pada 16 April 1989 yang bertepatan dengan 10 Ramadhan 1409. Kala itu, mushaf yang dituliskan oleh Ustadz Syamsuddin Arif diberi nama “Al-Mushaf As-Syarif Al-Gontory”. Namun, karena minimnya pengetahuan mengenai percetakan, mushaf ini tidak dicetak dan disebarluaskan ke khalayak umum.
Penulisan mushaf Gontor dilakukan oleh Ustadz Muhammad Nur, Lc., M.H. yang telah mendapat sanad dari Syeikh Belaid Hamidi. Adapun tim IT yang berperan dalam proses digitalisasi mushaf Gontor beranggotakan 10 orang.
Dalam peresmian ini pula, Khattath Maroko Syeikh Belaid Hamidi secara langsung meresmikan dimulainya penulisan mushaf Gontor dengan penulisan lafaz Basmalah di hadapan seluruh tamu undangan.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MPR-RI, Prof Dr KH Hidayat Nur Wahid, Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar, Ketua PP Muhammadiyah bidang Tabligh, Dakwah Komunitas, Kepesantrenan dan Pembinaan Haji-Umrah, Dr KH Saad Ibrahim, Khattath Maroko Syeikh Belaid Hamidi, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr H Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama RI, H Abdul Aziz Sidqi, MA., mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin, dan sejumlah tamu undangan lainnya. [Mohamad Deny Irawan/Muhammad Khaerul Muttaqin]





















