pesanan-majalah-edisi-khusus
35 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 18 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

Konflik Yerusalem Picu Kekhawatiran Perang Saudara di Israel

Sistem diskriminasi berdasarkan ideologi supremasi 'tidak akan bertahan selamanya'.

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
14 May 2021
in Dunia
0
Bola api menelan gedung Al-Walid di kota Gaza setelah serangan udara Israel pada Kamis pagi. (AFP)

Amman, Gontornews – Perampasan rumah warga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem, bentrokan di dalam dan sekitar Masjid Al-Aqsha antara jamaah Muslim dan polisi Israel, dan saling serang antara Hamas dan militer Israel dapat berubah menjadi perang saudara antara Yahudi Israel dan warga Palestina di Israel.

Warga Palestina, yang tinggal di kota-kota campuran Arab dan Yahudi seperti Lydda, Ramleh, Bat Yam, Haifa dan Yaffo, telah berulang kali diserang dalam beberapa hari terakhir. Sebagian besar serangan itu karena alasan rasisme.

Massa Yahudi sayap kanan yang meneriakkan slogan “bunuh orang Arab” telah memukuli warga, merusak rumah, dan menargetkan toko milik orang Arab – yang merupakan 20 persen dari warga negara Israel.

Wadie Abu Nassar, seorang konsul kehormatan Spanyol yang berbasis di Haifa dan seorang analis politik, mengatakan, putrinya serta mobil dan rumah mereka di Haifa, menjadi sasaran massa anti-Arab.

BACA JUGA

Hari Pertama IFESDC 2026 di Kantor Pusat Bank Dunia: Soroti Inovasi Digital dan Keuangan Syariah Inklusif

Bangun Generasi Muda Palestina, BAZNAS RI Salurkan Beasiswa Rp22 Miliar

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

BAZNAS Bersama Jamiyah Singapore Jajaki Sinergi Pemberdayaan Berbasis Kopi Mustahik

BAZNAS dan UNISSA Brunei Darussalam Bangun Kolaborasi Riset Zakat

Berbicara kepada sebuah stasiun radio lokal, Abu Nassar mengatakan putrinya terkejut dengan apa yang terjadi. Namun, luka yang lebih dalam tidak bersifat fisik. “Sementara putri saya menderita beberapa luka fisik, luka yang jauh lebih dalam ialah luka emosional yang disebabkan oleh rasisme, yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun,” katanya dikutip Arabnews.com.

Abu Nassar, penasihat uskup Katolik di Israel, Palestina dan Yordania, menambahkan bahwa apa yang terjadi benar-benar menyingkapkan sebuah kekhawatiran. “Saya sangat percaya pada nonkekerasan, tetapi jelas bahwa publik Israel sekarang melihat kedalaman rasisme, dan itu terjadi hanya karena fakta bahwa mereka dipaksa untuk berurusan dengan sesuatu yang telah dihadapi orang-orang Palestina selama bertahun-tahun.”

Sementara itu Prof Sari Nusseibeh, mantan Rektor Universitas Al-Quds, mengatakan bahwa dia tiba-tiba melihat dua wajah pemberontakan publik Palestina di Israel: satu mengungkapkan ketidakpuasan yang tersembunyi terhadap negara Israel, dan yang kedua sebuah identifikasi dengan perjuangan nasional Palestina dan afiliasi keagamaan.

“Pecahnya kondisi ketidakpercayaan di tengah-tengah masyarakat, hukuman mati tanpa pengadilan, dan kekacauan harus menjadi tanda yang jelas bagi Israel bahwa sistem diskriminatif yang didasarkan pada ideologi supremasi tidak akan berlaku selamanya dan harus diperbaiki jika ‘hari perhitungan’ ingin dihindari,” katanya.

“Sementara itu, roket dari Gaza, betapapun lemahnya kekuatan nuklir dan militernya, harus menjadi peringatan bagi Israel bahwa perjuangan nasional Palestina tidak akan pernah hilang, dan akan terus menjadi ancaman mematikan bagi kehidupan Israel, serta tantangan politik bagi citra Israel di dunia,” tambahnya.

“Israel berkewajiban untuk introspeksi dan menerima kenyataan bahwa perdamaian tidak akan pernah tercapai sampai keadilan terwujud.”

Dan Shanit, pensiunan dokter Israel dan mantan kepala program medis di Peres Center for Peace, mengatakan bahwa dia kecewa dengan politisi korup. “Tanggung jawab ada pada para koruptor yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan segala cara, sementara yang lain mengeksploitasi sentimen agama dan nasionalisme untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat setelah pemilu yang gagal. Massa tampaknya berada di atas angin sementara darah warga tumpah,” tandasnya.

Sedangkan Organisasi Mossawa yang berbasis di Haifa meminta komunitas internasional untuk berupaya membantu gencatan senjata segera dan menghentikan serangan terhadap Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, mereka menuntut hak kebebasan beribadah untuk semua, hak kebebasan bergerak, perlindungan hak untuk menyatakan pendapat dan berdemonstrasi tanpa menjadi sasaran penindasan atau penganiayaan oleh aparat keamanan, dan penolakan terhadap upaya apapun untuk merebut properti warga Palestina.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa pemukim di seluruh daerah Arab dan kota campuran bermaksud memicu bentrokan dengan pengunjuk rasa Arab.

“Bocoran percakapan kelompok pemukim sayap kanan melalui (aplikasi) Telegram menunjukkan niat untuk membunuh dan melukai orang Arab secara fisik, serta bukti video pemukim menggunakan amunisi langsung untuk menembak para pengunjuk rasa Palestina. Banyak bentrokan diprovokasi dan penangkapan polisi bersifat diskriminatif terhadap satu pihak,” katanya.

Botrus Mansour, seorang pengacara yang berbasis di Nazareth, mengatakan bahwa meskipun sejumlah peristiwa di hari-hari terakhir ini sangat menyakitkan untuk dilihat, namun hal itu ada hikmahnya.

“Selama bertahun-tahun kami telah berbicara tentang masalah dalam komunitas Arab – meningkatnya kekerasan – dan kami juga telah mengungkapkan kekhawatiran kami bahwa rasisme anti-Arab yang dibiarkan oleh pejabat senior, pada suatu hari akan menunjukkan hasilnya di lapangan,” katanya.

“Apa yang kita lihat sekarang merupakan bukti dari argumen tersebut bahwa Pemerintah Israel telah terlalu lama mengabaikan kekerasan dan hasutan terhadap orang Arab oleh ekstremis sayap kanan. Sekarang Israel telah melihat hasil dari kebijakan yang salah itu.”

Jamal Dajani, seorang warga Yerusalem dan mantan kepala komunikasi perdana menteri Palestina, mengatakan bahwa situasi di Israel sangat tidak stabil dan mudah memanas dengan cepat karena didorong oleh Kahanist (faksi ekstremis Yahudi) di parlemen dan Pemerintah Israel.

“Apa yang kami lihat dalam 24 jam terakhir, massa Yahudi yang menghukum 48 warga Palestina dan menyerang bisnis mereka, merupakan sesuatu yang sangat dikhawatirkan, terutama jika perang di Gaza terus berlanjut,” tambahnya.

Sementara itu, mantan pejabat Organisasi Pembebasan Palestina, Hanan Ashrawi, mengatakan peristiwa beberapa hari terakhir memiliki efek ‘yang menggembirakan’ karena telah menyatukan warga Palestina di Tepi Barat termasuk Yerusalem, di Gaza, dan diaspora di seluruh dunia. []

Tags: ArabYahudi
Share27Tweet17Send
Previous Post

Erdogan: Eropa Menjadi Penjara Terbuka bagi Muslim

Next Post

Beras Zakat Fitrah BAZNAS Sampai di Pelosok Tanah Dayak Kalimantan Tengah

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

15 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Elite Intelektual dan Masa Depan Bangsa: Refleksi atas Taklimat Presiden

Adab Ilmu

25 January 2026
Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

0
Indonesia Siap Ladeni ‘Perang Dagang’ Amerika Serikat

JK: GIHES 2026 Bisa Jadi Roadmap Pendidikan Nasional

0
Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

0
GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

0
Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

18 August 2026
Indonesia Siap Ladeni ‘Perang Dagang’ Amerika Serikat

JK: GIHES 2026 Bisa Jadi Roadmap Pendidikan Nasional

17 August 2026
GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

17 August 2026
Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

17 August 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

17 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR 📣Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.✔️ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
✔️ Kontribusi Rp1.500.000.
✔️ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.📝 https://tinyurl.com/iklan-magon📞 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result