pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 13 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
22 February 2019
in Kolom
0
Menguji Janji Capres

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Santun, dan selalu menjaga intonasi kelembutan suara serta ketepatan bahasa. Itulah Anies Baswedan, gubernur DKI Jakarta. Tapi, jika sudah sampai pada urusan rakyat, jangan coba main-main dengannya.

Kasus swastanisasi air minum misalnya. Sejak tahun 1997, urusan air di Jakarta diserahkan kepada swasta. Ada dua perusahaan; Aitra dan Palyja. Dua perusahaan yang saham mayoritasnya saat ini dikuasai oleh Salim group.

Di awal kontrak, persediaan air di Jakarta cukup untuk 44,5% penduduk. Tahun 2023, saat kontrak berakhir, targetnya 82%. Tapi, di tahun 2019 ini, setelah lebih dari 20 tahun kontrak, dua perusahaan ini hanya bisa menyediakan 59,4%. Hanya naik14,9%. Jadi, tersisa empat tahun kedepan target tak mungkin akan tercapai. Alias gagal! Mau diperpanjang 25 tahun lagi kedepan? Anies tegur Dirut PT PDAM. Gak sejalan, terpaksa Anies menggantinya, setelah diberi kesempatan selama tiga bulan.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Disamping itu, harga airnya begitu mahal. Modal cuma 680/meter kubik, dijual 7.500/meter kubik. Untung 1000% lebih. Target gak terpenuhi, 22% bagi untung terus didapat, fasilitas infrastruktur pakai punya PT. PAM JAYA DKI. Menang banyak!

Sementara 40,6% penduduk DKI tak dapat akses air bersih, karena pipanisasi tak kunjung dibuat oleh dua perusahaan swasta itu. Mereka mayoritas orang miskin yang terpaksa beli air bersih setiap harinya Rp. 20.000-30.000. Berarti, perbulan mereka harus keluarkan biaya untuk air bersih Rp. 600.000-900.000. Mahal sekali? Dan ini tidak akan terjadi jika pipa-pipa air bersih sampai ke rumah mereka.

Wajar jika rakyat menuntut. Pengadilan menjadi sarana KMMSAJ (Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta) yang mewakili lapisan masyarakat Jakarta menggugat. Gugatan diajukan tanggal 22 Nopember 2012. Bahkan hingga banding dan kasasi. Akhirnya, Mahkamah Agung buat keputusan stop swastanisasi air. Tepat!

Minta ngotot diperpanjang? Anies hentikan itu. Kepada dua PT itu Anies dengan santun bilang: tolong, jangan nyari duit disini. Di tempat lain saja. Kasihan rakyat yang miskin. Clear! Sisa kontrak yang masih empat tahun, lagi dicarikan mekanisme dan prosedur perdatanya untuk diambil alih.

Yang terpenting, keputusannya tegas: stop swastanisasi air, karena itu merugikan dan menambah beban bagi rakyat. Air bersih seharusnya bisa dinikmati rakyat secara gratis, atau kalau harus membayar, biayanya harus murah.

Selain urusan air, Anies juga stop pengembang yang ugal-ugalan. Sering terjadi demo warga rusun karena mahalnya iuran bulanan. Gak bayar? Listrik dan air diputus. Kejam sekali! Pengembang mengendalikan dan menentukan secara sepihak. Tak ada musyawarah, apalagi kompromi dengan warga rusun. Anies terbitkan Pergub No 132 Tahun 2018. Isinya bahwa pengelolaan rusun diserahkan sepenuhnya kepada warga rusun. Pengembang tak boleh lagi ikut campur, intervensi dan ambil untung disitu. Pengembang kehilangan income, pasti. Tentu saja ingin melawan. Anies siap hadapi. Demi rakyat, tak ada jalan untuk mundur.

Selain kasus air dan rusun, pajak bangunan di Jakarta juga dinilai sangat mahal. Terutama di daerah segitiga emas. Tamrin, Soedirman dan Gatot Subroto. Menteng dan sekitarnya masuk wilayah itu. Banyak pewaris rumah warisan tak mampu bayar pajak. Terpaksa, rumah warisan dijual, pindah ke daerah pinggiran. Depok, Bekasi, Tangerang dan Bogor adalah pilihan rumah murah dan pajaknya terjangkau. Kejam!

Rumah Ali Sadikin, mantan gubernur DKI di Menteng, pajak tahunnya sampai 180 juta. Berat! Ahli warisnya kerepotan bayar pajak. Kasus seperti rumah warisan Ali Sadikin ini cukup banyak.

Di Jakarta, banyak kasus rumah dijual gara-gara tak mampu bayar pajak. Ini pengusiran secara sopan, kata Anies. Siapa yang beli? Tentu orang-orang yang uangnya tak berseri lagi. Pribumi? Banyak yang tak punya uang segede harga rumah di tiga kawasan itu. Kecuali pejabat yang berhasil korupsi.

Selain rumah Ali Sadikin, banyak rumah warisan para pejuang yang disegel karena tak mampu bayar pajak. Anies ambil kebijakan, rumah para pahlawan PBB-nya digratiskan. Juga rumah para dosen dan guru. Dan rumah yang berusia 25 tahun diatur ulang (dimurahkan) pajaknya. Jangan sampai, mereka yang bangun Jakarta dan berjasa besar terhadap negara ini terus terusir karena aturan yang tak berpihak kepada mereka, kata Anies. Tidak boleh lagi terjadi ahli waris pejuang diusir dengan pajak, sementara banyak elit dan pengusaha yang ngemplang pajak dilindungi. Ini harus diberesin, tekat Anies.

Begitu juga soal aturan pengembang. Regulasi lama mewajibkan pengembang punya tanah minimal 4 ribu meter untuk membangun rusun, apartemen, perumahan dan sejenisnya. Kalau aturan ini tetap dipertahankan, maka hanya pengusaha raksasa yang bisa eksis. Pengembang kecil, atau rakyat kecil yang ingin belajar usaha properti tak akan mampu. Lihat ini, Anies rubah. Terbit Pergub yang memperbolehkan pengembang kecil yang punya tanah hanya seribu meter untuk bangun rusun, apartemen atau perumahan.

Semua kebijakan ini tak gratis. Ada biayanya yaitu risiko berhadapan dengan mafia tanah, properti dan proyek yang selama ini mereka diuntungkan oleh aturan dan kebijakan penguasa. Selama ini mereka cenderung ugal-ugalan dan terang-terangan menindas rakyat kecil dan lemah di Jakarta.

Anies hadapi! Risiko pemimpin, tak boleh ada ragu jika itu menyangkut kepentingan rakyatnya. Darah pahlawan sang kakek nampaknya mengalir ke tubuh Anies. Sampai disini, langkah Anies layak diapresiasi. Melalui otoritasnya, Anies punya i’tikad baik, dan tentu saja juga nyali, untuk menata ulang Jakarta dengan regulasi dan kebijakan yang memastikan posisi dan keberpihakannya kepada rakyat kecil.

Tags: DKIgubernur
Share17Tweet11Send
Previous Post

Hingga Akhir Januari 2019 Total Utang Indonesia Rp 4.498,56 T

Next Post

UNESCO Kirim Delegasi Selidiki Pelanggaran Israel di Yerusalem

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

0
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

0

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

0
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

0
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

0
Muslim yang Sempurna

Muslim yang Sempurna

12 September 2026
Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group Kuatkan Ekosistem Literasi Santri

12 September 2026

Gontor Pelopor Penulisan Al-Qur’an

12 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

Penutupan Festival Kaligrafi Internasional Hadirkan Tokoh Mancanegara

11 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
â–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result