Bogor, Gontornews – Mahasiswa Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor mengadakan sosialisasi produk nugget berbahan baku jamur tiram. Sosialisasi berlangsung di Balai Desa Gunung Bunder 1 Kecamatan Pamijahan, Bogor, Selasa (4/7/2023), dalam kesempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Duta Inovasi Desa (DID).
Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Desa Gunung Bunder 1 Nurhayati, SPdI, Kepala Dusun 2 Asep Saepudin, kader PKK, warga masyarakat Desa Gunung Bunder 1, serta para mahasiswa peserta KKN DID Kelompok 6 Desa Gunung Bunder 1.
Ketua KKN DID Kelompok 6 Desa Gunung Bunder 1 Zulham El Raihan menyebutkan, produk nugget berbahan baku jamur tiram ini dibuat karena di desa ini banyak terdapat jamur tiram.
“Setelah kami melakukan survei, kami menemukan di desa ini ada budidaya jarum tiram. Biasanya jamur ini langsung dijual oleh produsen, tidak dibuat produk seperti makanan. Maka dari itu kami membuat produk jamur tiram yang diolah menjadi get-mur alias nugget jamur,” terang Zulham.
Sekretaris Desa Nurhayati mengapresiasi inovasi mahasiswa INAIS ini. Bukan saja karena bahan bakunya mudah didapatkan di Desa Gunung Bunder 1, namun produk ini dapat meningkatkan nilai tambah jamur tiram bagi masyarakat.
“Saya berharap masyarakat Gunung Bunder 1 dapat mengolahnya di rumah masing-masing sebagai cemilan,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kadus 2 Asep Saepudin. “Kami sangat senang dengan adanya inovasi ini. Inovasi produk jamur ini bisa memberikan manfaat bagi warga,” paparnya.
Emuy, wakil dari kader PKK Desa Gunung Bunder 1, sangat antusias dengan produk get-mur ini. “Kami akan mencoba untuk membuat nugget di rumah masing-masing dengan bahan dan cara pembuatan yang telah diajarkan oleh mahasiswa.” []


















