Banjar, Gontornews — Di bilangan Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan, terdapat sebuah masjid besar kokoh berdiri. Masjid Agung Al-Karomah namanya. Masjid bergaya unik ini adalah masjid terbesar di Kalimantan Selatan.
Sebagaimana dilansir wikipedia.org disebutkan bahwa Masjid Agung ini terletak tepat di Jalan Ahmad Yani. Cukup strategis, karena merupakan jalan utama (jalan nasional) antar kota. Terutama dari Kalimantan Timur (arah utara) hingga Kota Banjarmasin.
Masjid Agung diprediksi mampu menampung 21.000 jamaah sekaligus. Keberadaannya semakin memperkuat julukan Kota Martapura, sebagai kota santri, kota ulama, dan Serambi Mekah Kalimantan Selatan.
Selama ini Kota Martapura terkenal sebagai salah satu kota penghasil intan dan batuan permata saja. Kini, setelah Masjid Al-Karomah berdiri, daya tarik Martapura bertambah. Setiap pelancong hampir tidak pernah melewatkan berkunjung ke masjid megah tersebut.
“Masjid Al-Karomah merupakan salah satu simbol Kota Martapura yang Islami,” ujar Sultan Khairul Saleh, Bupati Banjar. Martapura pun disebut Kota Santri karena di daerah ini banyak terdapat pondok pesantren. Ia juga disebut Kota Ulama karena dari sini muncul sejumlah ulama besar berpengaruh baik di Kalimantan Selatan maupun nasional.
Masjid Al-Karomah dahulu bernama Masjid Jami Martapura. Masjid Jami mulai dibangun pada tahun 1280 Hijriyah atau 1863 Masehi. Pembangunan masjid didukung penuh oleh Raden Tumenggung Kesuma Yuda dan Mufti HM Noor.
Dulu, masjid ini juga kerap digunakan sebagai benteng pertahanan para pejuang melawan kolonial Belanda. Sayangnya, dahulu Kampung Pasayangan dan Masjid Martapura terbakar. Hingga munculah keinginan untuk membangun kembali masjid yang lebih besar.<Edithya Miranti>



















