Tultepec, Gontornews — Sebuah ledakan hebat menghancurkan pasar kembang api di luar ibukota Meksiko, Selasa (20/12) sore, waktu setempat. Sedikitnya 31 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
Ini ledakan ketiga yang terjadi di pasar San Pablito yang terkenal di Tultepec, sekitar 32 km utara Mexico City, dalam kurun waktu lebih dari satu dekade. Ledakan terjadi hanya beberapa hari sebelum warga di kota itu merayakan liburan Natal.
Saat liburan Natal, warga Meksiko biasanya merayakannya dengan kembang api. Karena itulah ledakan pasar San Pablito mengancam industri kembang api di negeri itu.
“Orang-orang menangis dan berlarian ke segala arah,” kata Cesar Carmona (20) yang menyaksikan peristiwa itu.
“Sebanyak 13 anak menderita luka bakar di sekujur tubuhnya, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit di kota AS, Galveston, Texas, untuk perawatan,” kata Gubernur Negara Bagian Mexico, di mana Tultepec berada, Eruviel Avila Villegas.
Sementara Kejaksaan Agung menyebutkan, korban tewas Selasa malam itu berjumlah 31 orang, kebanyakan meninggal di pasar.
Avila juga bersumpah untuk menemukan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab atas ledakan itu, serta memberikan bantuan ekonomi kepada mereka yang telah kehilangan mata pencariannya.
Isidro Sanchez, kepala layanan darurat Tultepec, mengatakan kurangnya langkah-langkah keamanan yang memadai sebagai kemungkinan penyebab ledakan itu.
Polisi federal mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim forensik untuk menyelidiki insiden itu. Dia menambahkan, setidaknya 70 orang telah terluka.
Video dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang lari karena panik, sementara asap hitam membubung tinggi dengan material logam dan kayu.
Lebih 80 persen dari 300 kios di pasar itu hancur, kata Jose Manzur, seorang pejabat negara. Media lokal melaporkan, ada 300 ton kembang api di pasar saat ledakan terjadi.
Federico Juarez yang menyaksikan ledakan pasar itu menyebutkan, “Semua orang mulai berlarian untuk menyelamatkan diri. Batubata dan potongan beton jatuh di mana-mana,” katanya. [Rusdiono Mukri]





















