Tangerang Selatan, Gontornews — Pondok Pesantren Madinatunnajah Jombang Tangerang Selatan menyelenggarakan Festival Nusantara ke-28 pada 13 September 2024. Meski sudah berlangsung beberapa bulan silam, santri Madinatunnajah memiliki memori tentang pagelaran seni tahunan tersebut.
Pimpinan Pondok Pesantren Madinatunnajah, KH Agus Abdul Ghofur, mengatakan kegiatan festival Nusantara dapat mendorong inovasi dan kreativitas para santri.
“Semoga dengan perantara acara ini, para santri dan santriah dapat terus berkarya dan menuangkan ide-idenya sehingga festival nusantara akan terus memunculkan inovasi baru yang lebih mengesankan,” kata Kiai Agus saat membuka acara Festival Nusantara.
Instagram Madinatunnajah menampilkan sejumlah pentas seni di Festival Nusantara seperti penampilan drama berjudul Demokrasi dalam Senyap, Drama Puisi, Flashmob Dance, Drama Free Palestine, Hand Dance, Drama Kabaret LoL, Nusantara Performance, Ribbon Song, World Culture, RA Kartini, Bollywood Dance dan Drama Bahasa Inggris Coco.
Zahra Tussyifa, santriyah kelas X Madinatunnajah, mengungkapkan kekagumannya terhadap acara Festival Nusantara. Secara khusus, ia menyoroti penggunaan empat bahasa dalam opening ceremony, yaitu: Jepang, Arab, Inggris dan Indonesia.
“Fenus (Festival Nusantara) tahun ini sangat menarik karena MC dari acara ini menggunakan empat bahasa; Jepang, Arab, Inggris dan Indonesia,” ujar Zahra dalam keterangan tertulisnya kepada Gontornews.com.
Sebagai informasi, kegiatan Festival Nusatara XXVIII tahun 2024 mengambil tema Timur Tegah dengan dekorasi ala kearaban. Pun penampilan-penampilannya menggunakan konstum bertemakan Arab.
“Festival Nusantara adalah acara yang sangat kami tunggu-tunggu. Selain karena acara ini dilaksanakan satu tahun sekali, acara ini juga sangat seru dan menarik. Para santri dan santriyah bisa tampil dan berekspresi di atas panggung. Alhamdulillah, saya bisa tampil di Drama Puisi Free Palestine,” kata Khansa Kinanthi, santriyah asal Bintaro Jakarta Selatan. [Mohamad Deny Irawan]





















