10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 25 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Mencari Model Mesin Fotosintetis Buatan

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
12 April 2017
in Sains
0

Oleh Dedi Junaedi
Wartawan dan Dosen INAIS Bogor

Kelak, fotosintetis dapat dilakukan oleh organisme mana pun. Waktunya fleksibel, dapat berlangsung kapan pun sesuai kebutuhan. Tak harus ada sinar matahari. Tidak juga tergantung pada ada tidaknya zat hijau daun: khlorofil.

Sebuah desain model fotosintetis buatan sedang disiapkan para ahli di MIT. Belum lama, memasuki pecan ketiga Januari 2017, mereka telah merilis hasil inovasi rancang bangun kompleks pigmen tertentu untuk menduung berlangsungnya proses fotosintetis yang fleksibel.
Melalui material komleks pigmen buatan, Tim MIT telah membuat simulasi model memanen cahaya, mengubah CO2 dan air menjadi seyawaan karbohidrat plus paket energi. Mereka berhasil membuat antena fotosintesis yang terdiri dari beberapa pigmen, yang mampu mengumpulkan energi cahaya dan mengikat sumber protein tertentu, hingga berjalannya proses lazimnya fotosintetis alamiah.

Fotosintetis Alami
Beratus tahun, kita seakan terpaku pada setidaknya dua postulat. Pertama, fotosintetis hanya berlagsung alamiah pada tanaman hijau. Atau tanaman dan mikroflora yang memiliki pigmen alami khlorofil dan sejenisnya. Keduan, proses fisiologis ini berjalan pada siang hari, ketika matahari bersinar.
Secara alamiah, fotosintetis diakui punya peran vital dan krusial bagi kehidupan tanaman. Melalui proses inilah, unsur hara dan cahaya dapat diubah menjadi cadangan makanan dan sumber energi. Berkat proses ini tanaman bisa tumbuh dan berkembang, serta berbuah menghasilkan aneka bahan pakan dan pangan buat mendukung berlanjutnya sistem kehidupan.
Dalam fotosintetis, tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Pigmen ini pula yang memberi warna hijau tumbuhan. Klorofil terdapat dalam organel sel kloroplas. Meski seluruh bagian tumbuhan hijau mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi diproses dalam daun. Utamanya pada mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya.
Cahaya akan, melewati lapisan epidermis yang transparan tanpa warna, menuju mesofil, tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan.

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Fotosintesis alami terdiri dari dua tahap. Yaittu, reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida. Reaksi terang terjadi pada grana, sedangkan reaksi gelap terjadi dalam stroma. Saat reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Energi untuk reaksi gelap diperoleh dari reaksi terang.
Hingga kini, fotosintesis masih terus dipelajari mengingat masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan, kendati banyak pula yang sudah diketahui. Proses fotosintesis sangat kompleks dan melibatkan hampirt semua cabang sains utama, seperti fisika, kimia, maupun biologii.

Makhluk hidup yang berfotosintesis disebut autotrof. Artinya mereka menyimpan energi, mereka dapat menyintesis makanan langsung dari karbondioksida, air, dan menggunakan energi dari cahaya. Mereka menimbunnya sebagai energi potensial mereka. Akan tetapi, tidak semua organisme menggunakan cahaya sebagai sumber energi untuk melaksanakan fotosintesis. Organisme fotoheterotrof, misalnya, menggunakan senyawa organik, dan bukan karbondioksida, sebagai sumber energi.
Pada tumbuhan, alga, dan cyanobacteria, fotosintesis menghasilkan oksigen. Prosesnya disebut fotosintesis oksigen. Walaupun ada beberapa perbedaan antara fotosintesis oksigen pada tumbuhan, alga, dan cyanobacteria, secara umum proses keduanya mirip. Akan tetapi, ada beberapa bakteri yang melakukan fotosintesis anoksigen, yang menyerap karbondioksida, namun tidak menghasilkan oksigen.
Karbondioksida diubah menjadi gula dalam suatu proses yang disebut fiksasi karbon. Fiksasi karbon adalah reaksi redoks, jadi fotosintesis memerlukan sumber energi dan elektron yang diperlukan untuk mengubah karbondioksida menjadi karbohidrat, yang merupaan reaksi reduksi. Secara umum, fotosintesis adalah kebalikan dari respirasi sel, dimana glukosa dan senyawa lainnya teroksidasi untuk menghasilkan karbondioksia, air, dan energi kimia. Namun, dua proses itu berlangsung melalui rangkaian reaksi kimia yang berbeda dan pada kompartemen sel yang berbeda.

Persamaan umum fotosintesis:
2n CO2 + 2n H2 + foton β†’ 2(CH2O)n + 2n O2
Karbondioksida + donor elektron + energi cahaya β†’ karbohidrat + donor elektron teroksidasi

Model Fotosintetis
Para peneliti dari MIT telah mengembangkan sebuah model baru yang bisa membantu para ilmuwan material baru dapat mendesain fotosintesis buatan. Mereka membuat analodi dengan tanaman dan organisme fotosintetik lain yang biasanya menggunakan berbagai pigmen untuk menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda.
Dalam konteks ini, peneliti MIT telah mengembangkan sebuah model teoritis untuk memprediksi spektrum cahaya diserap oleh struktur kompleks pigmen organik buatan. β€˜β€™Model ini bisa membantu para ilmuwan dalam merancang jenis baru dari sel surya yang terbuat dari bahan organik yang efisien menangkap cahaya dan menyalurkan eksitasi cahaya yang terinduksi untuk mendukung jalannya fotosintetis, kata Aurelia Chenu, peneliti utama MIT.
“Memahami interaksi sensitif antara bangunan pigmen rakitan dan elektronik, optik, dan sifat transportasi yang sangat diinginkan untuk sintesis material baru dan desain dan operasi dari perangkat berbasis organik-,” tulis Aurelia Chenu dalam Physical Review Letters (3/1) dan dirilis Scitech Daily (18/1).
Dia menjelaskan, fotosintesis memungkinkan organisme –tanaman, ganggang, dan beberapa bakteri– memanfaatkan energi dari sinar matahari untuk memproduksi gula dan pati. Kunci proses ini adalah penangkapan foton tunggal cahaya oleh pigmen fotosintesis, kemudian terjadi transfer energi yang mengeksitasi pusat reaksi dan memicu konversi kimia.
Tim mensintesa khlorofil, yang menyerap cahaya biru dan merah, dan karotenoid, yang menyerap cahaya biru dan hijau, serta pigmen lain yang khusus dapat menangkap cahaya langka di dalam laut.
Laksana blok bangunan dengan struktur khas sebagai kompleks pemanen cahaya (antena, pigmen-pigmen itu dapat menyerap panjang gelombang cahaya yang berbeda, tergantung pada komposisi kompleks pigmen dan bagaimana mereka berkumpul.
“Meniru pigmen alami, kami merancang aneka ragam blok bangunan model fotosintesis sebagai kompleks pemanen cahaya yang sangat fleksibel dan efisien,” tambah Chenu, yang juga tercatat sebagai ahli di Swiss National Science Foundation.

Mereka juga membuat antena yang dapat ditanam atau melekat pada membran dalam struktur khloroplas. Ketika pigmen menangkap foton cahaya, electron-elektron tereksitasi sampai tingkat energi yang cukup untuk menggerakkan reaksi mesin fotosintesis untuk akhirnya mendorong transformasi karbon dioksida menjadi gula melalui siklus reaksi kimia.
Lebih lanjut, Chenu dan Jianshu Cao, profesor kimia MIT beniat menjelajahi bagaimana organisasi pigmen berbeda menentukan sifat optik dan listrik setiap antena. β€˜β€™Ini bukan proses yang mudah karena setiap pigmen dikelilingi protein penyerap panjang gelombang tertentu dari foton yang dipancarkan. Protein ini juga mempengaruhi transfer eksitasi dan menyebabkan sebagian energi mengalir dari satu pigmen satu ke pigmen berikutnya.’’
“Tujuan jangka panjang riset ini adalah bagaimana kita dapa desain secara lengkap mesin fotosintetis dengan memanen cahaya buatan,” kata Cao. Dengan mengambil pelajaran dari model sistem fotosintesis pada beberapa mikroorganisme seperti phycobilisome dan cyanobacteria, dia yakin dapat membuat struktur fotosintetis nano seperti halnya polimer, film tipis, dan nanotube.

Dedi Junaedi

Tags: BuatanFotosintetis
Share12Tweet7Send
Previous Post

8 Warga Makasar Bersyahadat

Next Post

Penasihat Sains Donald Trump: Apollo Mendarat di Bulan itu Hoaks Terbesar!

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.βœ… Mengapa harus ikut?πŸ“ˆ Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
πŸ“– Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🀝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.πŸ‘‰ Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.πŸ“– Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.πŸ›’ Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.πŸ“– Edisi Juli βœ…
πŸ“– Edisi Agustus βœ…
πŸ“– Edisi September πŸ”œπŸ”₯ Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.πŸ“š Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.πŸ“² Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🀍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🀲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.πŸ’¬ Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!πŸ’° Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
πŸ‘‰ https://bit.ly/pesan-majalah

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result