Jakarta, Gontornews —Baru-baru ini warga Muslim di Negeri Sakura sangat berbahagia. Sebab, walaupun bukan mayoritas, umat Islam dan sarana pendukung ibadah umat Islam di sana mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski masih menjadi penganut agama minoritas, secara kuantitas jumlah umat Islam di Jepang semakin meningkat dibandingkan 50 tahun sebelumnya.
Saat ini umat Islam di Jepang berjumlah sekitar 160.000 orang.
“Sekitar 50 tahun lalu, umat Islam di Jepang berjumlah sekitar 3.000 orang. Jika dibandingkan dengan keadaan sekarang, ada kenaikan,” kata Amin K. Tokumasu, Ketua Organisasi Islam Jepang seperti dikutip Tempo (2/5/2018).
Namun demikian dari sekian banyak Muslim yang ada, jumlah warga negara asing Muslim yang tinggal di Jepang lebih mendominasi daripada Muslim asli pribumi.
Menurut Waseda University, pada tahun 2016 jumlah penduduk asli Jepang yang beragama Islam ada sekitar 10 ribu. Sedangkan Muslim dari luar negeri yang tinggal di Jepang berjumlah sekitar 120 ribu orang.
Sementara itu profesor teori sosial Asia di Fakultas Ilmu Pengetahuan Manusia Universitas Waseda, Hirofumi Tanada memperkirakan, ada sekitar 200 ribu Muslim tinggal di Jepang. Di mana 43 ribu di antaranya berkebangsaan Jepang.
Salah satunya adalah Ramzan Mirza. Pria asal Bangladesh ini telah lama menetap di Jepang dan berhasil membeli bangunan yang kemudian diubahnya menjadi Islamic Research Center (IRC).
Suara adzan shalat Jumat menggema di Islamic Research Center (IRC) itu beberapa waktu lalu. IRC yang juga berfungsi sebagai masjid itu, berlokasi di lantai empat bangunan di pinggiran Yawata, Prefektur Kyoto.
Di daerah itu, terdapat banyak perusahaan yang bergelut pada bisnis mobil bekas dan secara bertahap semakin banyak umat Muslim dari berbagai negara menempati daerah itu.
“Bisnis saya telah stabil, jadi saya ingin membuat ruang yang bisa membantu umat Islam di sini,” kata Ramzan seperti dilansir the Mainichi, Selasa (3/12).
Adalah umat Islam, walaupun bukan sebagai penganut agama ĺĺĺ
Dikutip The Mainichi (30/11/2019), Hirofumi Tanada juga menyebutkan, pada 2014 lalu masjid di Jepang berjumlah 80 masjid.
Angka tersebut kemudian melonjak naik menjadi 105 unit masjid di 36 dari 47 prefektur (setingkat kabupaten) pada akhir 2018.
Padahal jauh sebelum itu, menurut penelitian profesor Tanada, hanya ada tiga masjid di Jepang pada akhir 1980-an. [Muhammad Khaerul Muttaqien]






















