Depok, Gontornews — Mengapa pendidikan terhadap anak itu penting? Dalam sebuah seminar parenting bertajuk Wahai Ibu Didiklah Anakmu Sesuai Zamannya, kepada Gontornews.com Ustadzah cantik Syifa Nur Fadhilah menjelaskan, pertama karena anak amanah, sebagaimana anak titipan dari Allah. Maka jika Allah memintanya kembali, kembalikanlah dengan kondisi yang baik (lahir dan batin), seperti saat awal mula Allah pinjamkan kepada kedua orangtuanya.
Dua, anak ibarat pohon melati artinya perlu ada sosok yang meluruskan agar akhlaknya baik. “Dan pendidik utamanya orangtua,” terang Ustadzah Syifa.
Tiga, karena anak yang tidak dididik suatu saat bisa menjadi musuh bagi orangtuanya. Hal itu sebagaimana diterangkan dalam al-Qur’an Surat at-Thaghabun ayat 14-15. “Memanjakan anak boleh, tapi terlalu memanjakannya dengan memberikan semua yang diinginkan, hal ini bisa menjadi anak lalai dan musuh bagi orangtuanya,” ungkap Muslimah cantik tersebut.
Empat, sebagaimana diajarkan dalam QS. At-Tahrim ayat 6 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Maka, di sini ada keharusan menjaga diri dan keluarga dari api neraka. Dengan demikian, didiklah anak kita dengan sebaik-baik pendidikan, khususnya pendidikan tauhid dan ajaran agama Islam yang baik dan benar.
Lima, anak merupakan investasi akhirat dan salah satu amal yang tidak terputus ialah doa anak yang shalih. Karenanya, mendidik anak agar menjadi anak shalih merupakan tujuan utama dalam setiap pengasuhan keluarga. [Edithya Miranti]






















