pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 23 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Tafsir

Menggali Makna Ghirah Muharram Menuju Islah Al-Hayah

Oleh Prof Dr Sofyan Sauri, MPd, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
1 August 2022
in Tafsir
0
Foto: sindonews.com

Tahun Baru 1444 Hijriah merupakan momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki diri dengan cara melakukan hijrah. Hijrah menuju kondisi dan keadaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya agar Allah mencurahkan Rahmat-Nya. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 218:

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙ اُولٰۤىِٕكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Asbabun nuzul ayat ini dalam tafsir Ibnu Abbas dikatakan bahwa sebab turunnya ayat ini berhubungan dengan ‘Abdullah bin Jahsy dan teman-temannya. Abdullah ibnu Jahsy dan kawan-kawannya merasa lega dari apa yang selama itu mengungkungnya berkat adanya keterangan dari Al-Qur’an yang baru diturunkan, maka mereka merasa haus akan pahala, lalu mereka berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau menginginkan agar kami maju berperang lagi, karena kami menginginkan pahala orang-orang yang berjihad?”

BACA JUGA

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Landasan Etika Bertutur dalam Pergaulan

Transaksi Terbaik Orang Beriman dengan Allah

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Maka Allah menurunkan firman-Nya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Al-Baqarah: 218). Akhirnya Allah memenuhi keinginan mereka dengan pemenuhan yang memuaskan.

Dalam tafsir As-Sa’di disebutkan bahwa ayat ini turun mengenai Abdullah bin Jahsy dan rekan-rekannya. Allah menenangkan mereka dengan kabar bahwa mereka tidak menanggung dosa karena berperang di bulan haram, seperti anggapan buruk orang-orang kepada mereka.



Mereka sejatinya mengharapkan rahmat Allah yaitu surga, dan Allah mengampuni dosa-dosanya dan berkasih sayang kepada mereka. Hal itu berasal dari keimanan dan hijrahnya mereka serta jihadnya di jalan Allah. Ayat ini menjelaskan mengenai keutamaan beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah.

Interpretasi para mufasir

Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi dalam tafsir An-Nafahat Al-Makkiyah mengatakan bahwa Allah mengabarkan bahwasanya mereka yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan yang meninggalkan negeri mereka serta berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka merupakan orang-orang yang berharap rahmat Allah yaitu dengan dimasukkan ke dalam surga, dan Allah Mahabesar Ampunan-Nya.

Imam al-Qurtubi pada ayat di atas menjelaskan hijrah dan jihad. Hijrah secara etimologi adalah berpindah dari satu tempat ke tempat lain, maksud meninggalkan tempat pertama karena mengharap ada kebaikan pada tempat yang kedua. Sedangkan arti jihad adalah mengerahkan segala kemampuan dengan tekad yang kuat.

Pemaknaan jihad dalam tafsir al-Mishbah begitu luas, akan tetapi dapat disimpulkan menjadi dua pemaknaan, yaitu: Pertama, mencurahkan segala kemampuan atau menanggung pengorbanan. Kedua,  bersungguh-sungguh. Orang yang berjihad adalah orang yang mencurahkan segala apa yang dimilikinya sampai tercapai apa yang diharapkan.

Nilai-nilai pendidikan

Ayat di atas mengandung sejumlah nilai-nilai pendidikan. Di antaranya: Pertama, mendidik kita menjadi insan yang beriman kepada Allah SWT. Kedua, mendidik kita agar senantiasa berusaha hijrah dan berjihad karena Allah. Ketiga, mendidik kita menjadi hamba yang haus akan mengerjakan perbuatan yang baik dan berakhlak mulia. Keempat, mendidik kita menjadi hamba yang memperoleh rahmat dan ampunan Allah dalam setiap perbuatan.

Makna ghirah, islah dan al-hayah

Kata ghirah  (غِيْرَة)secara terminologis yakni semangat yang menggelora dalam setiap jiwa manusia. Ada pula yang memaknai ghirah sebagai unsur jiwa untuk menjaga kehidupan dan keshalihan jiwa. Namun secara umum, kata ghirah yang berasal dari Bahasa Arab memiliki makna semangat. Itu berarti sekaligus juga berarti semangat untuk membela agama.

Sedangkan Kata islah merupakan masdar yang berarti memperbaiki, memperbagus, dan mendamaikan. Dalam al-Mu’jam al-Wajiz disebutkan bahwa Islah mengandung dua makna: Pertama, bermanfaat. Kedua, terlindungi dari kerusakan.

Secara istilah, islah adalah upaya yang dilakukan untuk menghilangkan terjadinya kerusakan, dan perpecahan antara manusia dan melakukan perbaikan dalam kehidupan manusia sehingga tercipta kondisi yang aman, damai, dan sejahtera dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, dalam terminologi Islam, secara umum islah dapat diartikan sebagai suatu aktivitas yang ingin membawa perubahan dari keadaan yang buruk menjadi keadaan yang baik.

Adapun al-hayah (الحياة) biasa diterjemahkan dengan “kehidupan”. Namun apabila dilihat dalam kitab al-Mufradat fi Gharib al-Qur’an, di sana diuraikan bahwa makna al-hayah dapat menunjukkan potensi untuk tumbuh atau kemampuan untuk hidup. Hal ini berlaku untuk hewan maupun tumbuhan.

Al-hayah menunjukkan kehidupan yang abadi di akhirat, yang demikian itu dapat dicapai dengan kehidupan duniawi yang disertai dengan ilmu dan amal (takwa). Seperti bentuk lafaz al-hayah pada ayat berikut: يَقُولُ يَٰلَيْتَنِى قَدَّمْتُ لِحَيَاتِى

Artinya: “Alangkah baiknya sekiranya diriku dahulu mengerjakan amal shalih untuk kehidupanku.” (QS Al-Fajr: 24).

Secara umum, islah al-hayah dapat dibagi menjadi empat aspek: Pertama, Islah al-Aqidah (Perbaikan Aqidah). Kedua, Islaḥ al-Ibadah (Perbaikan Ibadah). Ketiga, Islaḥ al-Akhlak (Perbaikan Akhlak). Keempat, Islah al-Muamalah (Perbaikan Muamalah).

Ghirah Muharram artinya semangat yang menggelora menghidupkan Muharram yang lebih baik sebagai momentum Tahun Baru Hijriah mengandung semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa optimisme yang tinggi dengan semangat berhijrah dari hal yang baik ke yang lebih baik lagi sebagai bekal mengarungi Tahun Baru Islam dan menjadi bekal di bulan-bulan berikutnya.

Tahun Baru Hijriah menjadi momen yang baik untuk bermuhasabah dan mempersiapkan diri hijrah ke arah yang lebih baik untuk mencapai target dunia maupun akhirat. Kita harus senantiasa meningkatkan ketakwaan. Perintah takwa termaktub dalam QS Al Maidah ayat 35 sebagai berikut:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱبْتَغُوٓا۟ إِلَيْهِ ٱلْوَسِيلَةَ وَجَٰهِدُوا۟ فِى سَبِيلِهِۦ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS Al Maidah: 35)

Bagi umat Islam, Tahun Baru Islam bermakna momentum menuju kebaikan, momentum untuk bertafakur dan tadzakkur, momentum untuk perdamaian, momentum untuk meningkatkan semangat perjuangan, dan momentum untuk mendulang pahala.

Cara menyiapkan islah al-hayah

Ada banyak cara untuk menyiapkan islah al-hayah. Paling tidak ada sepuluh cara. Pertama, mencintai Allah dan mengikuti jejak perjuangan Nabi Muhammad SAW. Allah berfirman:

قُلْ إِنْ كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: “Katakanlah (wahai Muhammad): Jika kalian mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi/mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali-Imran: 31).

Kedua, menjadi orang yang pemaaf dan mengerjakan yang ma’ruf. Allah berfirman:

خُذِ ٱلعَفوَ وَأمُرْ بِٱلعُرْفِ وَأَعرِضْ عَنِ ٱلجَٰهِلِينَ

Artinya: “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma´ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf: 199).

Ketiga, bertakwa. Allah SWT berfirman:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَٰرِى سَوْءَٰتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ ٱلتَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

Artinya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (QS Al-A’raf: 26)Foto: Rusdiono Mukri/Gontornews.com

Keempat, bersegera mencari ampunan Allah. Allah SWT berfirman:

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya: “Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. (QS Ali-Imran: 133)

Kelima, bertobat. Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: “Setiap anak keturunan Adam itu berbuat dosa. Dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa yaitu orang-orang yang mau bertobat.” (HR Ibnu Majah)

Keenam, berbuat kebaikan. Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ

Artinya: “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan mereka yang muhsin (berbuat kebaikan).” (QS An-Nahl: 128)

Ketujuh, menjaga lisan. Rasulullah SAW bersabda:

سَلَامَةُ اْلإِنْسَانِ فِي حِفْظِ اللِّسَانِ

Artinya: “Keselamatan manusia tergantung pada kemampuannya menjaga lisan.” (HR Bukhari)

Kedelapan, banyak bersyukur. Allah SWT berfirman:

ثُمَّ سَوَّىٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

Artinya: “Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.” (QS As-Sajdah: 9)

Kesembilan, meninggalkan hawa nafsu. Allah SWT berfirman:

فَلِذَلِكَ فَادْعُ وَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ

Artinya: “Maka karena itu serulah (mereka kepada agama ini) dan istiqamahlah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka.”  (QS Asy-Syura: 15)

Kesepuluh, senantiasa berakhlak mulia. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

Artinya: “Orang Mukmin yang paling sempurna imannya yaitu yang paling baik akhlaknya.” (HR Abu Daud No. 4682 dan Ibnu Majah No. 1162).

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيْئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي؛ وَخَطَئِي وَعَمْدِي؛ وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya: “Ya Allah, ampunilah kesalahan dan kebodohanku, kelewatbatasanku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaanku. Apapun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau Maha Terdahulu. Kau Maha Terkemudian. Kau Mahakuasa atas segala sesuatu.” (HR Bukhari dan Muslim). []

Tags: HijrahProf Sofyan SauriTahun Baru Islam
Share119Tweet75Send
Previous Post

Munas Emas Bahas Pemberdayaan Ekonomi Masjid

Next Post

Bangkitkan Seni Budaya Islam, LSBPI MUI Gelar Multaqa Perdana di Jakarta

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

0
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

0
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

0
Pengurus IKPM Trenggalek dan Tulungagung Resmi Dikukuhkan

Pengurus IKPM Trenggalek dan Tulungagung Resmi Dikukuhkan

0
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

0
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

22 October 2026
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

22 October 2026
Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

22 October 2026
Perjuangan Warga Dirikan Sekolah Gratis di Yaman

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

22 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menjadi Alumni Gontor Menjadi Santri Sepanjang Hayat

22 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result