pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 19 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Menjaga Kredibilitas Pesantren di Era Digital: Antara Kiai, Dukun Cabul, dan Amanah Pendidikan Umat

Oleh Assoc Prof Dr KH Ikhwan Hadiyyin, Khadimul Ma'had Darel Azhar Rangkasbitung, Banten

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
10 May 2026
in Kolom
0
Menjaga Kredibilitas Pesantren di Era Digital: Antara Kiai, Dukun Cabul, dan Amanah Pendidikan Umat

Mukadimah

Di zaman media digital hari ini, berita buruk jauh lebih cepat menyebar daripada berita baik. Bahkan muncul ungkapan populer: “Bad news is good news.”

Setiap memasuki musim penerimaan santri baru, hampir selalu muncul berita yang mengaitkan dunia pendidikan agama dengan kasus penyimpangan moral. Kadang masyarakat tidak lagi membedakan antara pesantren yang memiliki sanad keilmuan dengan padepokan berkedok spiritualitas.

Allah SWT telah mengingatkan:

BACA JUGA

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Menjadikan Bogor sebagai Kota Pelajar

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka telitilah kebenarannya.” (QS Al-Hujurat: 6)

Karena itu umat harus adil dan tabayyun. Tidak semua orang yang berjubah, bersorban, atau dipanggil “abah” otomatis merupakan kiai pesantren.

Kasus yang terjadi di Pati menjadi pelajaran penting. Bahkan Ketua PWNU Jawa Tengah menegaskan bahwa pelaku bukanlah kiai pesantren, melainkan lebih dekat kepada praktik perdukunan dan penyimpangan spiritual.

Kajian Kasus

  1. Tidak Semua yang Bersorban Itu Kiai

Dalam tradisi pesantren, kiai bukan sekadar simbol pakaian atau penampilan lahiriah. Kiai memiliki: sanad ilmu, guru yang jelas, akhlak, pendidikan, serta pengabdian kepada umat.

Sedangkan dalam beberapa kasus, yang muncul justru pola: padepokan, ritual mistik, klenik, sinkretisme kejawen, dan kultus individu.

Padahal Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا

“Barangsiapa menipu kami, maka ia bukan golongan kami.” (HR Muslim)

Islam melarang manipulasi agama untuk kepentingan syahwat dan kekuasaan.

Allah SWT juga berfirman:

وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ

“Janganlah kamu campuradukkan yang haq dengan yang batil.” (QS Al-Baqarah: 42)

  1. Pesantren Harus Menjaga Marwah dan Amanah

Akibat satu kasus, kadang ribuan pesantren ikut terkena stigma. Padahal pesantren selama ratusan tahun menjadi benteng moral bangsa. Karena itu para: kiai, ustadz, musyrif, pembina asrama, hingga stake holder pondok, harus semakin berhati-hati menjaga amanah.

Allah SWT berfirman:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ

“Katakanlah kepada laki-laki beriman agar mereka menundukkan pandangannya.” (QS An-Nur: 30)

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ

“Katakanlah kepada perempuan beriman agar mereka menundukkan pandangannya.” (QS An-Nur: 31)

Prinsip ghadhul bashar bukan hanya untuk santri, tetapi juga untuk para pendidik.

Karena fitnah sering bermula dari: pandangan, kedekatan emosional, candaan, lalu berlanjut kepada penyimpangan.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ النَّظْرَةَ سَهْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ

“Pandangan itu salah satu panah beracun dari panah-panah iblis.” (HR Al-Hakim)

  1. Waspada Penyimpangan dan LGBT

Lingkungan pendidikan Islam harus waspada terhadap segala bentuk penyimpangan seksual, baik heteroseksual maupun sesama jenis.

Allah SWT mengabadikan kisah kaum Nabi Luth AS:

أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ ۝ وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ

“Mengapa kamu mendatangi lelaki di antara manusia, dan kamu tinggalkan istri-istri yang diciptakan Tuhanmu untukmu?” (QS Asy-Syu’ara: 165–166)

Islam mengajarkan penjagaan: pandangan, aurat, khalwat, sentuhan, dan adab pergaulan. Karena kerusakan besar sering dimulai dari kelalaian kecil yang dianggap biasa.

  1. Menjaga Adab Interaksi dan Sentuhan

Di beberapa tempat masih ada budaya: bersalaman sambil menggenggam lama, bersentuhan kulit dengan lawan jenis, bahkan mencium tangan berulang-ulang secara berlebihan. Padahal Rasulullah SAW sangat menjaga batas syariat.

Sayyidah Aisyah RA berkata:

وَاللَّهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ

“Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan perempuan yang bukan mahram.” (HR Bukhari dan Muslim)

Bahkan Nabi SAW bersabda:

لَأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لَا تَحِلُّ لَهُ

“Ditusuk kepala seseorang dengan jarum besi lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR Thabrani)

Karena itu penghormatan kepada guru tetap bisa dilakukan dengan penuh takzim tanpa melanggar batas syariat.

Ihtitam

Kasus-kasus seperti ini hendaknya menjadi: bahan muhasabah, peringatan, dan momentum perbaikan. Bukan sekadar sensasi media.

Jangan sampai masyarakat: menyamakan pesantren dengan padepokan, menyamakan kiai dengan dukun, serta menyamakan tarbiyah Islam dengan praktik klenik dan penyimpangan syahwat.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا

“Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menunaikan amanah kepada yang berhak.” (QS An-Nisa: 58)

Pesantren sejati berdiri di atas: ilmu, adab, sanad, akhlak, dan pengabdian. Bukan kultus individu. Bukan manipulasi spiritual. Bukan penyimpangan berkedok agama.

Semoga Allah menjaga: para kiai, para ustadz, guru, pembina pondok, dan seluruh lembaga pendidikan Islam agar tetap istiqamah menjaga pandangan, kehormatan, dan amanah umat.

Karena menjaga marwah pesantren pada hakikatnya menjaga marwah Islam itu sendiri.

Wallahu a’lam bish shawab.  []

 

El-Azhar: 9 Mei 2026

 

Tags: Dukun CabulEra digitalKiaiPesantren
Share64Tweet40Send
Previous Post

BPKH Bersama BAZNAS Salurkan Bantuan Kemaslahatan kepada 11 Pesantren di Jawa Timur

Next Post

Partisipasi Sakinah Finance Research Institute dalam Konferensi IEFB 2026 Pakistan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

15 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

15 August 2026
Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

0
Indonesia Siap Ladeni ‘Perang Dagang’ Amerika Serikat

JK: GIHES 2026 Bisa Jadi Roadmap Pendidikan Nasional

0
Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

0
GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

0
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

0
Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan GIHES 2026

18 August 2026
Indonesia Siap Ladeni ‘Perang Dagang’ Amerika Serikat

JK: GIHES 2026 Bisa Jadi Roadmap Pendidikan Nasional

17 August 2026
GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

GIHES 2026 Dorong Inisiatif Pendidikan Islam Holistik Lintas Negara

17 August 2026
Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

17 August 2026
Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

Bersyukur dan Cobaan (Bagian Ketiga)

17 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR 📣Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.✔️ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
✔️ Kontribusi Rp1.500.000.
✔️ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.📝 https://tinyurl.com/iklan-magon📞 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result