Ponorogo, Gontornews — Dr KH Ahmad Hidayatullah Zarkasyi MA pada Rabu (29/3/2023) hadir sebagai narasumber dalam acara, Kajian Ramadhan Mutiara Ilmu. Acara yang diselenggarakan oleh Forum Mubaligh Alumni (FMA) Gontor ini diadakan sekitar pukul 16.30 WIB dan dihadiri oleh puluhan alumni Gontor lintas marhalah.
Dalam pemaparannya, Kiai Hidayatullah menjelaskan bahwa hikmah adalah ilmu yang didapat dengan mempelajari sebab musabab tetapi berdasarkan wahyu atau agama (iman).
Hikmah secara umum adalah ilmu pengetahuan al-Qur’an dan al-Hadits, termasuk mengetahui hakikat puasa dalam keduanya yang melebihi batas syariah/rasional. βMenembus pada titik hakikat dan makrifat,β tekannya.
Sejak dahulu, lanjut kiai, banyak ulama yang telah menjalankan ibadah puasa secara hikmatis (tidak masuk akal). Dimana mereka hanya menjalankannya dan akhirnya ketagihan.
Sejak dulu banyak orang shalih yang mungkin tidak terlalu mencari tahu akan hakikat puasa, tapi terus saja menjalankannya. Bahkan sampai setingkat ingin menambah lagi dengan puasa sunah-sunah lainnya. βAtau bahkan ada lagi yang selama melaksanakan ibadah tersebut, masih menambah dengan amal shalih yang semuanya itu betul-betul tidak masuk akal,β tambah Wakil Pengasuh pertama Pondok Modern Darussalam Gontor Putri itu.
Tidak hanya itu, ada banyak hal-hal yang tidak masuk akal dalam keseharian Muslim yang tengah berpuasa. Dimana kala Muslimin yang berpuasa menahan lapar dan dahaga serta menjalankannya selama sehari penuh, itu pun yang mengherankan lagi mereka masih bekerja sesuai profesi masing-masing. βItu pun juga masih menjaga diri/anggota badan dari perihal yang tidak bermanfaat,β tekan Kiai Hidayatullah Zarkasyi.
Semua hal tersebut, sambung putra KH Imam Zarkasyi (Trimurti Gontor), berasal dari rasa percaya, setia, cinta, mendambakan, dan rasa kekhawatiran. Itulah yang membuat mereka menikmati puasa yang sebetulnya tidak masuk akal, baik yang sedang berlaga di lapangan, di kutub, dan di berbagai tempat.
Ini semua menyatu secara harmonis dalam Iman, Islam, dan Ihsan. βSehingga bisa menikmati pekerjaan yang tidak masuk akal tersebut, bahkan merasa bangga, bahagia, lega, itulah rahasia dari orang-orang shalih yang merasakan bahagia beribadah secara hikmatis,β pungkas Ketua Senat Universitas Darussalam Gontor tersebut kepada Gontornews.com. [Edithya Miranti]






















