10
Tonton Selengkapnya
Prof Syam
31 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 22 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Menyibak Materi dan Energi Gelap

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
27 September 2016
in Sains
0

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Telah puluhan tahun dikaji, alam semesta masih menyimpan banyak misteri. Serangkaian kemajuan sains mutakhir baru dapat menjelaskan sebagian kecil isi jagat raya. Sisanya, lebih dari 95%, masih berupa materi dan energi gelap.
Menjelang akhir Juli, masyarakat astronomi dunia berkumpul di Sheffield, Inggris. Mereka menggelar The 11th Identification of Dark Matter Conference 2016. Di arena ini, mereka bertukar informasi tentang kajian mutakhir tentang materi dan energi gelap, materi misterius yang muncul dan menyusun lebih dari empat perlima dari massa alam semesta.
Menurut Gray Rybka dan Leslie Rosenberg, fisikawan dari Universitas Washington, aebagian besar alam semesta terdiri dari materi dan energi gelap. Porsinya mencapai 95,1%. ‘’Yang terbanyak berupa energy gelap, mencapai 68,3% dan dipercaya mewakili kekuatan misterius yang mendorong percepatan ekspansi alam semesta,’’ ungkap Rybka.
Bahan terbesar berikutnya, tambahnya, adalah materi gelap. Jumlahnya mencapai 26,8%, yang hanya berinteraksi dengan seluruh alam semesta melalui gravitasi. Materi normal yang kita kenal, termasuk semua penyusun benda langit, planet, bintang, dan galaksi, hanya mencakup sekitar 4,9% persen dari total massa alam semesta.
Para astronom, jelas Rosenberg, tidak dapat melihat materi gelap langsung, tetapi dapat mempelajari dampaknya. Mereka dapat mendeteksinya dari fenomena lengkungan cahaya dari efek gravitasi benda tak tampak yang disebut lensa gravitasi. Mereka juga dapat mengukurnya melalui aktivitas bintang-bintang yang mengorbit di sekitar galaksi yang ternyata juga lebih cepat bergerak dari yang seharusnya.
Informasi itu semua mengarah pada kesimpulan bahwa ada sejumlah besar materi dan energi tak tampak yang mengisi setiap galaksi, dan bahkan berkontribusi menentukan masa total dan laju rotasinya, kata Rick Gaitskell, astrofisikawan Universitas Brown sekaligus juru bicara LUX [Large Underground Xenon], lembaga yang berupaya mendeteksi langsung fenomana materi gelap secara eksperimental dalam 20 bulan terakhir..
Materi Gelap
Pemikiran adanya materi gelap secara terori muncul tahun 1933. Kala itu, astronom Fritz Zwicky sedang mempelajari klaster galaksi Coma. Dia menengarai bahwa materi yang dibutuhkan untuk menghasilkan kecepatan orbital galaksi tidak mencerminkan jumlah materi yang secara visual terdeteksi. Ini mengisyaratkan adanya materi yang hilang. Pengamatan serupa diungkap banyak astronom lain melalui riset-riset astrofisika berikutnya sehigga muncul istilah dark matter atau materi gelap.
Menurut Gaitskell, untuk sementara, para astronom punya beberapa kesamaan pandangan. Pertama, bahwa materi gelap itu tdak memancarkan cahaya. Karenanya, tidak pula dapat dilihat secara langsung, sehingga tidak bisa menjadi bintang atau planet.
Kedua, materi gelap juga bukan awan materi normal. Materi normal tersusun atas partikel yang disebut baryon. Jika materi gelap yang terdiri dari baryon, kehadirannya akan terdeteksi melalui cahaya yang dipantulkan.
Ketiga, materi gelap bukan zat antimateri. Zat antimateri dapat meluruh saat kontak atau bertumbukan dan menghasilkan sinar gamma. Sejauh ini, para astronom tidak mendeteksi adanya pancaran sinar gama dari materi gelapa.
Keempat, materi gelap juga bukan lubang hitam. Lubang hitam adalah lensa gravitasi yang membelokan cahaya. Para astronom sejauh tidak melihat adanya fenomena lensa gravitasi saat memperhitungkan adanya materi gelap.
Para ahli percaya, struktur di alam semesta awalnya terbentuk dari skala terkecil. Konsentrasi materi gelap pertama diyakini membentuk semacam “perancah” bagi materi normal saat bentuk galaksi dan cluster bintang. Ukuran galaksi dan kuster bintang terbentuk seiring dengan tingkat kepekatan materi gelap. Materi gelap mengikat bintang-bintang dan planet-planet dalam satu galaksi melalui medan gravtasi.
Energi Gelap
Pada 1990, dua tim astronom dari Proyek Kosmologi Supernova dari Lawrence Berkeley National Laboratory) berupaya mengukur tingkat ekspansi alam semesta melalui fenomena Supernova. Mereka menduga ada supernova lebih terang sebagai indikasi ekspansi melambat. Hasilnya, ternyata terbalik. Mereka justru menemukan supernova yang lebh redup dari yang diharapkan. Ini membuktikan bahwa perluasan alam semesta mengalami percepatan! Fenomena ini berlawanan dengan akal sehat yang menduga ekspansi melambat karena pengaruh waktu dan gravitasi.
Selain itu, pengukuran gelombang mikro kosmik menunjukkan bahwa alam semesta memiliki geometri datar dalam skala besar. Karena tidak ada cukup materi di alam semesta – materi biasa atau gelap – untuk menghasilkan kerataan ini, maka perbedaan itu mengaharuskan adanya “energi gelap” (dark energy) yang menstimulai percepatan ekspansi alam semesta. Belakangan muncul teori bahwa alam semesta punya sejarah ekspansi yang berbeda. Pada separuh waktunya, sejak Big Bang terjadi, alam semesta ini berkembang melambat. Tetapi, sejak 7 milyar lalu, ekspansi semesta kemudian terjadi lebih cepat atau mengalami akselerasi karena hadirnya energi gelap..
Beberapa astronom mengidentifikasi energi gelap dengan konstanta Einstein melalui teori Relativitas Umums. Setelah penemuan Edwin Hubble yang membuktikn perluasan alam semesta, kontanta Einstein goyah dan tergeser oleh teori kuantum. Menurut teori ini, energi gelap terbentuk ketika partikel subatomik neutrino dan antineutrino bergabung. Belakangan, fisikawan Chandrasekhar (India) memperbaikinya dengan teori Konstanta Kosmologi.
Bukti Eksperimental
Untuk memburu materi dan energi gelap. para ilmuwan telah menggunakan berbagai upaya dan teknik yang melibatkan aneka disiplin ilmu. Antara lain perangkat penumbuk partikel seperti Large Hadron Collider; instrumen kosmologi seperti WMAP dan Planck; percobaan deteksi langsung termasuk CDMS, XENON, Large Underground Xenon (LUX), Zeplin, WARP, ArDM dan lain-lain; ekspermen deteksi tak langsung termasuk detektor sinar Gamma (Fermilab dan Teleskop Cherenkov); teleskop neutrino (IceCube, Antares); dan detektor antimateri (Pamela, AMS-02) X-ray.
“LUX telah menyajikan pencarian dengan sensitivitas terbaik di dunia sejak 2013,” kata Rick Gaitskell, astrofisikawan juru bicara LUX [Large Underground Xenon]. “Belakangan, para ilmuwan kolborator LUX telah berhasil meningkatkan sensitivitas instrumen hingga empat kali lebih tinggi dari rancangan awalnya,’’ tambah dia.
Menurutnya, LUX dirancang untuk mencari partikel dasar materi gelap yang disebut WIMPs (weakly interacting massive particles). Submateri ini berukuran 10-100 kali massa proton, tetapi hanya berinteraksi sangat lemah dengan materi biasa. Ini pula yang menjelaskan mengapa para ilmuwan tidak dapat dengan mudah mendeteksi eksistensi mereka. Kebanyakan partikel, seperti sinar kosmik yang terus-menerus mengalir ke Bumi, akan dihentikan oleh perisai air dan batuan sekitar detektor. Tetapi, WIMP mampu menembus perisai itu. Para peneliti dapat mengamatinya melalui fenomena tumbukan atom xenon melalui sinyal cahaya yang dilepaskan dan tertangkap oleh xenon cair yang transparan.
Selama 20 bulan, para peneliti bereksperimen dengan detektor LUX. Sejumlah besar data dianalisis untuk mengetahui jejak WIMP. Sayang, hasilnya ternyata masih masih negatif. Ada dugaan ini akibat detektor yang kurang sensitif. Maka, ke depan, para kolabolator akan terus memutakhirkan detektor tersebut hingga ratusan kali lebih teliti.
Meski peluangnya hanya beberapa sinyal per abad per kilogram xenon, para peneliti optimis akan menemukan partikel materi gekap itu pada waktunya. “Alam belum bersahabat, tapi kelak sinyal positif pasti akan kita dapatkan,” ungkap Cham Ghag, fisikawan University College London dan kolaborator LUX, penuh harap. [Dedi Junaedi]

Tags: 95%Energi GelapMateri Gelap
Share26Tweet16Send
Previous Post

Topan Lumpuhkan Taiwan

Next Post

Film Cahaya Cinta Pesantren Berhasil Hibur Penonton

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result