Jakarta, Gontornews — Saat ini marak terjadi tindak kekerasan yang diterima kaum pria dari pasangan wanitanya. “Salah satu faktor penyebabnya karena posisi (karir) wanita saat ini bukan hanya sejajar, melainkan sudah melebihi posisi pasangannya,” ungkap Tika, pakar Psikolog Indonesia.
Program kesetaraan gender yang kerap diusung kaum feminis, diakui banyak pihak kerap memunculkan permasalahan baru bagi wanita. Meski begitu, wanita seharusnya tetap bisa istiqomah dan tidak gampang terpengaruh pada rayuan emansipasi tersebut.
Rasulullah SAW bersabda, “Diperlihatkan neraka kepadaku. Ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau, ‘Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?’ Beliau menjawab, ‘(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami).’” HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907.
Dr Erma Pawitasari, dosen terbang pengajar mata kuliah Pendidikan Karakter di Universitas Ibn Khaldun, Bogor, menambahkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga terbagi menjadi dua. Ada yang bersifat fisik dan mental. Kekerasan yang bersifat fisik yakni seperti pemukulan pada pasangan. Sedangkan mental yakni seperti ucapan kasar, merendahkan harga diri pasangan, dan penghinaan.
“Pada kasus KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga) pada suami, yang tampak adalah kedudukan istri jauh lebih dominan dalam keluarga,” terang wanita asal Sragen tersebut kepada Gontornews.com. Beberapa penyebabnya seperti, kedudukan atau pangkat istri yang lebih tinggi, penghasilan suami yang jauh lebih rendah dari istri, sifat suami yang ‘nerimo’ atau takut istri, dan lainnya.
Dalam Islam derajat manusia hanya dilihat dari ketaqwaannya. Bukan dilihat dari pangkat, derajat, dan kekayaan semata. Islam pun telah mengajarkan adab mulia memperlakukan pasangan.
Sedangkan kekerasan atau ‘pukulan’ dalam rumah tangga hanya diperbolehkan Islam jika ada udzur syar’i. Itu pun ada batasannya. Karena tujuannya sekadar untuk menanamkan nilai pendidikan dan efek jera semata pada pasangan.<Edithya Miranti>





















