15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 9 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Menyoal BPJS Kesehatan!

Al Hafidh by Al Hafidh
1 November 2019
in Kolom, Uncategorised
0
Prima Mari Kristanto. (Dok/PWMU.CO)

Lamongan, Gontornews — Kado perdana Presiden Jokowi untuk rakyat telah resmi tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019. Dalam Perpres mengenai jaminan kesehatan itu, pada pasal 34 memuat kenaikan iuran mencapai seratus persen. Dalam ketentuan kenaikan iuran tersebut juga tersedia “bonus” denda untuk para penunggak iuran.

Pemerintah berdalih kenaikan tersebut semata-mata demi meningkatkan layanan kesehatan untuk masyarakat. Sebagai penerima manfaat terakhir (end user), keberadaan masyarakat selalu dijadikan dalih dalam hampir semua kebijakan pemerintah.

Selain janji layanan lebih untuk masyarakat, pemerintah selayaknya memberikan janji yang sama untuk instalasi-instalasi kesehatan yang berhadapan langsung memberikan layanan kepada masyarakat.

Sudah sering diulas banyak media tentang tunggakan piutang BPJS Kesehatan kepada rumah sakit-rumah sakit dan klinik-klinik mitra. Tunggakan pembayaran piutang yang rata-rata mencapai tiga sampai empat bulan sejauh ini sangat mengganggu cash flow (arus kas) penyelenggara jasa kesehatan.

BACA JUGA

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Struktur dan Kultur

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Sebagian rumah sakit dan klinik mengatasi kesulitan cash flow dengan pinjaman ke bank dan lembaga keuangan lain. Pinjaman ke lembaga keuangan secara otomatis memunculkan beban tambahan berupa bunga atau bagi hasil yang menekan target surplus hingga berdampak defisit atau rugi jika terus berlangsung dalam jangka panjang.

Tekanan arus kas operasional dalam banyak kejadian membuat beberapa layanan kesehatan swasta kecil hampir-hampir dibuat pingsan. Rumah sakit-rumah sakit dan klinik-klinik sebagai ujung tombak layanan kepada masyarakat lebih penting untuk diprioritaskan kebutuhannya dalam skema kebijakan tarif yang baru dan berlaku mulai 1 Januari 2020.

Rumah sakit dan klinik selayaknya diposisikan sebagai mitra sejajar untuk bersama-sama mewujudkan gotong-royong dalam menyediakan jaminan kesehatan untuk masyarakat sebagaimana yang selama ini menjadi jargon pemerintah melalui BPJS Kesehatan.

Harapan masyarakat kepada BPJS Kesehatan demikian besar, mengingat BPJS Kesehatan tanpa disadari telah menjadi badan negara yang powerful. Selain BPJS Kesehatan, badan-badan milik negara yang lain seperti Bulog, BNPB, BNN, BPK, BPKP, BPJS Ketenagakerjaan dan sebagainya, hanya BPJS Kesehatan satu-satunya badan negara yang menarik iuran ke seluruh warga negara, bahkan sejak usia 0 tahun.

Golongan masyarakat miskin pun “diwajibkan” membayar iuran melalui mekanisme PBI (penerima bantuan iuran) dari APBD Kabupaten/Kota. BPJS Kesehatan juga diberi daya paksa berupa kewenangan memberi sanksi denda untuk para penunggak iuran.

Demikian powerful-nya BPJS Kesehatan, adalah “wajar” jika tuntutan masyarakat sangat besar. Bukan berarti masyarakat manja jika sakit sedikit kemudian mengajukan klaim dengan berobat di rumah sakit atau klinik mitra BPJS Kesehatan.

Tidak ada manusia “sehat” yang ingn sakit, karena untuk berkunjung ke fasilitas layanan kesehatan pasti mengeluarkan biaya transportasi dan harus meluangkan waktu. Biaya dan waktu bagi sebagian masyarakat usia produktif sangatlah berharga. Maka bukan sebuah sikap manja atau perubahan gaya hidup “melow” jika sejak era BPJS Kesehatan, masyarakat menjadi “rajin” mengunjungi rumah sakit atau klinik.

Sifat iuran yang “wajib” itulah hakekatnya yang mendorong masyarakat “bersemangat” menuntut haknya. Sebuah layanan sosial jamaknya tidak diikuti iuran yang bersifat “memaksa”. Mekanisme layanan sosial untuk kelompok masyarakat kurang mampu selayaknya sebagai kewajiban negara yang diambil dari APBN dan sumber lainnya tanpa harus memungut iuran tambahan selain pajak.

Pajak yang dibayarkan oleh kelompok masyarakat kategori wajib pajak dengan tingkat penghasilan yang layak salah satu fungsinya dalam teori perpajakan yaitu sebagai alat distribusi kekayaan.

Dalam kenyataannya, golongan masyarakat dengan penghasilan layak tidak terlalu butuh BPJS Kesehatan. Kelompok masyarakat ini seringkali merelakan iurannya dengan memilih layanan kesehatan non-BPJS demi mendapatkan layanan berkualitas. Lantas di mana masalahnya hingga BPJS Kesehatan selalu defisit? Tugas pemerintah bersama elemen masyarakat peduli layanan kesehatan untuk melakukan invstigasi masalah.

Muhammadiyah yang telah berpengalaman sejak tahun 1920 menyelenggarakan Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) perlu dilibatkan dalam mengurai benang kusut BPJS Kesehatan.

Sejak era PKO tahun 1920 Persyarikatan Muhammadiyah mengelola amal usaha dengan semangat Alma’un, gotong-royong dan menumbuhkan kesadaran swadaya masyarakat. Sejak tahun 1920 hingga sebelum era BPJS Kesehatan amal usaha kesehatan Muhammadiyah senantiasa menjadi rujukan layanan kesehatan swasta yang berorientasi nonprofit namun mampu eksis.

Persyarikatan Muhammadiyah/Aisyiyah dengan amal usaha kesehatannya sebagai salah satu pihak yang sempat di untungkan tapi sekaligus ikut tertekan dengan hadirnya era BPJS Kesehatan.

Namun demikian sebagai insan beriman harus mengimani salah satu Firman Allah SWT dalam surah Asy Syarh ayat 6 yang artinya: “Bersama kesulitan ada kemudahan (innama’al usyriyusran)” selayaknya menjadi pedoman hidup manusia khususnya umat Islam dalam menghadapi masalah.

BPJS Kesehatan yang niat awalnya baik selayaknya dikelola lebih baik dan serius melalui serangkaian kajian mendalam. Wallahu’alam bishawab.

Tags: BPJSMasalahSolusi
Share9Tweet6Send
Previous Post

Trans Jakarta Integrasikan Layanan Transportasi Umum

Next Post

BMKG: Yogyakarta Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Al Hafidh

Al Hafidh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

8 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

0
Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

IDAQU dan DMI Kota Tangerang Siap Galakkan Program 800 Masjid Cetak 800 Sarjana

9 June 2026
Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

Islamic Talent Show 2026 IDAQU Kumpulkan Para Juara Pecinta Al-Qur’an

9 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result