London, Gontornews — Bel Trew, wartawan Times of London Inggris, ditangkap dan dideportasi dari Mesir akhir bulan lalu. Surat kabar itu mengecam “lingkungan yang menindas” bagi para wartawan yang diciptakan oleh pihak berwenang Mesir sebelum pemilihan presiden.
Bel Trew ditahan pada 20 Februari di ibukota Mesir, Kairo, setelah mewawancarai seorang kerabat pria yang tewas di kapal migran ke Eropa, kata Times dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (24/3).
Surat kabar yang berbasis di London itu menyebutkan, Trew tidak diberi penjelasan resmi soal alasan penahanannya dan tidak ada dakwaan yang diajukan terhadapnya.
Dalam sebuah akun yang diterbitkan Times, Trew mengatakan dia dibawa ke pesawat kurang dari 24 jam setelah penangkapannya “dengan tidak ada apa pun kecuali pakaian yang saya pakai”.
Selama penahanannya, dia diancam dengan pengadilan militer, tulisnya. Polisi Mesir mengejeknya karena takut dan memfilmkan ketakutan Trew di telepon seluler.
“Saya diberi pilihan, tinggal di pengadilan militer atau pergi dari Mesir,” katanya seperti dirilis Aljazeera.
Trew (33), telah tinggal di Kairo selama tujuh tahun dan bekerja untuk Times dari Mesir sejak 2013.
Surat kabar itu mengatakan, pihaknya menahan diri untuk memberitakan deportasi itu sampai Sabtu (24/3) ketika surat kabar itu berusaha mengirim kembali Trew ke Kairo untuk meliput pemilihan presiden yang dimulai pada hari Senin. [Rusdiono Mukri]





















