Jakarta, Gontornews — Dalam rangka memperingati miladnya yang ke-16, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendapat kado istimewa berupa sertifikat ISO 9001:2015 dari Worldwide Quality Assurance (WQA). Tak hanya itu, lembaga pemerintah nonstruktural ini juga meluncurkan sejumlah program. Seperti ATM beras, bantuan sepeda untuk pedagang kaki lima (PKL) kopi keliling, pameran info program pendayagunaan BAZNAS bertajuk “Kuat Karena Zakat”.
Demikian kata Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo di sela-sela peringatan Milad ke-16 BAZNAS di Kantor BAZNAS, Gedung Arthaloka, Jakarta Pusat, Selasa (17/1).
Selain itu, tanggal 18 Januari pelayanan dan penyuluhan kesehatan digelar di lima Rumah Sehat BAZNAS (RSB) yang ada di Pangkalpinang (Bangka Belitung), Jakarta, Yogyakarta, Sidoarjo (Jawa Timur), dan Makassar (Sulawesi Selatan).
“Pada 19 Januari, kita launching beasiswa nasional BAZNAS melalui teleconference dengan beberapa BAZNAS provinsi untuk menyeleksi dan menyalurkan beasiswa tersebut,” ucapnya.
Pada 20 Januari, BAZNAS meluncurkan SMP Cendekia yang terletak di Kabupaten Bogor. Dilanjutkan21 Januari, dengan pelatihan BAZNAS Tanggap Bencana, 25 Januari outdoor training untuk mualaf di Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, dengan peserta 150 orang.
Pada 26 Januari, BAZNAS menyelenggarakan Philantrophy Learning Forum Jakarta dengan tema “Kontribusi Zakat dalam Pencapaian SDGs di Indonesia”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ketua BAZNAS Bambang Sudibyo; Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam, Gellwyn Daniel Hamzah Jusuf; dan Co Chair Badan Pengarah Filantrofi Indonesia, Erna Witoelar.
BAZNAS mengundang peserta dari lembaga amil zakat (LAZ), pegiat filantrofi, akademisi, instansi pemerintah, dan media massa. [M Khaerul Muttaqien/Rus]





















