Jakarta, Gontornews -– Menanggapi rencana pemberian grasi oleh Presiden Jokowi kepada Ustadz Abu Bakar Ba’asyir (ABB), Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’tie menyatakan bahwa secara manusawi, pemberian grasi tersebut sudah tepat.
Pasalnya, faktor kesehatan yang memburuk serta usia Ustadz ABB yang sudah semakin tua membuat pimpinan Pesantren Al-Mukmin Ngruki Solo itu membutuhkan penanganan khusus.
“Selain semakin tua, sarana dan prasarana kesehatan di Lapas itu tidak ada,” ungkap Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’tie sebagaimana dilansir laman Muhammadiyah.or.id.
“Sudah tepat jika presiden mengambil kebijakan dengan pertimbangan kemanusiaan. Jika mempertimbangkan keadaan beliau dan kesehatan beliau sudah sewajarnya mendapatkan grasi,” tambahnya.
Mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2005-2006 tersebut meminta kepada Pemerintah agar memberikan status tahanan rumah kepada ABB. “Ini sekali lagi pertimbangan rasa keadilan dan kemanusiaan,” tegasnya.
“Ingat negara Republik Indonesia ini adalah negara hukum. Saya tidak mengatakan ini terlambat, tapi belih baik melakukan dari pada tidak sama sekali,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]



















