Karachi, Gontornews — Pemerintah Pakistan menetapkan 1 Ramadhan 1440 H jatuh pada hari Selasa (7/5). Keputusan ini ditetapkan setelah Komite Sentral Ruet-e-Hilal dibawah kepemimpinan Mufti Munibur Rehman tidak melihat bulan baru di seluruh negeri pada hari Ahad (5/5) waktu setempat.
“Bulan baru (hilal) tidak akan muncul sampai usia 19 jam dan perbedaan antara matahari terbenam dan bulan terbit adalah 40 menit. Oleh karena itu, jarak antara bulan dari bumi harus berada pada sudut enam derajat dan jarak bulan ke matahari harus 10 derajat,” ungkap Sekretaris Jenderal Dewan Penelitian Ruet-e-Hilal Pakistan, Aijaz Khalid Mufti.
“Saat matahari terbenam di semua wilayah di Pakistan pada hari Ahad (5/5), usia bulan kurang dari 16 jam serta perbedaan antara matahari terbenam dan bulan terbit di Pakistan tidak lebih dari 29 menit,” tambah Aijaz sebagaimana dilansir Daily Times.
Melalui keputusan ini, pihak Ruet-E-Hilal Pakistan memperkirakan bahwa orang Pakistan akan berpuasa dengan total 29 hari. Sementara Idul Fitri akan jatuh pada 5 Juni 2019 mendatang.
Berbeda dengan sejumlah negara bermayoritas muslim lainnya, Pakistan menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Selasa 7 Mei 2019. Sedangkan Arab Saudi dan beberapa negara teluk lainnya telah menetapkan 1 Ramadhan 1440 H jatuh pada hari Senin 6 Mei 2019.
Sementara itu, Menteri Sains dan Teknologi, Fawad Chawdry mengatakan bahwa selain menetapkan awal Ramadhan, komite yang beranggotakan lima orang tersebut juga dibentuk untuk menetapkan kalender untuk 10 tahun mendatang. Langkah ini diambil agar tidak ada perbedaan pendapat yang terjadi di masyarakat perihal penetapan 1 Muharram, 1 Ramadhan ataupun 1 Syawwal (Idul Fitri). [Mohamad Deny Irawan]





















