Southampton, Gontornews — Para ilmuwan mengungkap temuan baru, ada kehidupan setelah kematian. Mereka juga mengungkapkan, mereka yang sudah mati masih memiliki kesadaran sampai tiga menit setelah kematiannya. Penemuan ini diungkap dalam sebuah penelitian University of Southampton.
Kepala peneliti Dr Sam Parnia dari University of Southampton, Inggris, mengatakan, kematian bukanlah momen tertentu tetapi sebuah proses yang berpotensi reversibel yang terjadi setelah penyakit parah atau kecelakaan menyebabkan jantung, paru-paru dan otak berhenti berfungsi.
Jika upaya yang dilakukan untuk memulihkan proses ini berhasil, disebut sebagai ‘terkena serangan jantung’. Namun, jika upaya ini tidak berhasil disebut ‘kematian’,” tandasnya seperti dilansir newscom, Kamis (25/8).
Dari 2.060 pasien di Austria, Amerika dan Inggris, setelah mewawancarai pasian yang selamat dari serangan jantung, 40 persen mengatakan mereka mampu mengingat beberapa bentuk kesadaran setelah dinyatakan meninggal secara klinis.
“Ini menunjukkan orang-orang memiliki aktivitas mental saat meninggal tapi kemudian kehilangan kenangan mereka setelah proses pemulihan, baik karena efek dari cedera otak atau obat penenang,” jelas Dr Parnia.
Hanya dua persen pasien bisa menggambarkan pengalaman mereka setelah mati suri. Sekitar setengah dari responden mengatakan pengalaman mereka saat ‘kematian’ menimbulkan rasa takut.
Mungkin temuan paling signifikan dari studi ini adalah bahwa seorang pria 57tahun yang diyakini menjadi yang pertama dikonfirmasi mati suri. Pasien tersebut mengungkapkan, ia mampu mengingat apa yang terjadi di sekelilingnya dengan akurasi.
Parnia menjelaskan, hal ini penting karena sering diasumsikan bahwa pengalaman kaitannya dengan kematian adalah halusinasi kemungkinan atau ilusi yang terjadi baik sebelum jantung berhenti atau setelah jantung bekerja lagi.
Dalam hal ini, kesadaran dan pengalaman tampaknya terjadi selama periode tiga menit ketika tidak ada detak jantung.
Menurut Parnia, ini adalah misteri, karena otak biasanya tidak berfungsi dalam waktu 20-30 detik setelah jantung berhenti dan tidak aktif lagi sampai jantung kembali berdetak.
“Selain itu, ingatan rinci tentang kesadaran visual konsisten dengan peristiwa yang telah diverifikasi,” tutur Parnia.
Bagi umat Islam, adanya kehidupan setelah kematian merupakan sesuatu yang harus diyakini. Sebagaimana dijelaskan dalam Surat ad-Dhuha ayat 4 yang artinya, “Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).”
Artinya, kehidupan setelah kematian menurut ayat ini adalah sebuah keniscayaan. [Ahmad Muhajir/Rus]




















