pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 10 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Peneliti Siapkan Nyamuk Antizika

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
31 October 2016
in Sains
0

Washington, Gontornews – Setelah penyemprotan insektisida untuk memberantas nyamuk zika di Amerika Serikat beberapa waktu lalu, kini sejumlah peneliti yang berasal dari Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) merilis ‘nyamuk antizika’ untuk melawan penyebaran zika yang makin meluas.

Para peneliti BMGF mengatakan, pendekatan ini merupakan pendekatan revolusioner untuk memberantas dan membatasi penyebaran virus zika dan cikhungunya.

Nyamuk yang telah terinfeksi dengan bakteri bernama Wolbachia disebut mampu mengurangi kemampuan nyamuk untuk menginfeksi virus ke manusia.

Proyek yang kabarnya menelan biaya hingga 18 miliar dolar AS itu akan diujicoba di Brazil dan Kolombia, dua negara dengan kasus zika tertinggi

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Selain BMGF, pemerintah daerah di Amerika Latin, Amerika Serikat dan Inggris, sebagaimana dilansir BBC, juga ikut mendanai proyek tersebut.

Dalam prosesnya, nyamuk disuntik dengan bakteri Wolbachia. Bakteri Wolbachia sendiri merupakan bakteri alami yang menginfeksi 60 persen spesies serangga di seluruh dunia. Menurut peneliti, bakteri tersebut tidak berdampak negatif sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

Meski demikian, ujicoba vaksinasi bakteri Wolbachia kepada nyamuk Aedes aegypti belum pernah dilakukan sebelumnya. Nyamuk Aedes aegypti sendiri kabarnya menjadi ‘pendonor’ tunggal tersebarnya virus zika yang menyebabkan mikrosepalus pada bayi yang baru lahir.

Kini, para peneliti sedang berusaha menemukan cara untuk menyuntikkan bakteri tersebut ke nyamuk penyebab demam beradarah tersebut. Ujicoba dalam skala kecil sudah dilakukan di Brasil, Kolombia, Indonesia dan Vietnam, dan laporan tentang ‘modifikasi’ nyamuk tersebut telah dirilis.

Dr Trevor Mundel dari BMGF menyebutkan, Wolbachia merupakan perlindungan revolusioner untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap penyakit zika, demam berdarah dan virus lainnya yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti itu.

“Ini terjangkau, berkelanjutan dan tampaknya dapat memberikan perlindungan terhadap zika, demam berdarah dan sejumlah virus lainnya,” ungkap Mundel sebagaimana dilansir BBC.

“Kami sangat ingin mempelajari dampak dan bagaimana dapat membantu negara-negara yang terinfeksi virus akibat nyamuk tersebut,” tambahnya.

Para peneliti kini sedang memperluas area ujicoba ke daerah-daerah perkotaan di Bello, Antiquia di Kolombia dan Rio de Janiero di Brazil dan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat.

Lebih lanjut, para peneliti  berharap di masa mendatang, nyamuk yang terinfeksi bakteri Wolbachia akan berkembang biak bersama nyamuk pembawa virus zika dan semacamnya.

Untuk memastikan perkembangan lanjutan, penelitian ini dipantau dengan ketat setidaknya untuk tiga tahun mendatang dengan memeriksa apakah ada penurunan korban yang terjangkit kasus demam berdarah, zika maupun chikungunya.

Prof Scott O’Neill dari The Eliminate Dengue Program mengatakan munculnya keterlibatan masyarakat dalam menyikapi masalah ini karena masyarakat mulai menyadari masalah apa yang disebabkan oleh nyamuk dan berusaha untuk mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Ini merupakan bukti keterlibatan dan kerjasama masyarakat untuk menjawab pertanyaan tersebut,” kata O’Neill.

“Kami menjelaskan bahwa bakteri Wolbachia hadir dalam bentuk serangga di seluruh dunia dan persentuhan di antara keduanya sehari-hari tidak menimbulkan masalah apa-apa,” tambahnya.

“Selama enam tahun ke belakang, kami telah melakukan ujicoba ini dan tidak menimbulkan masalah.”

Setidaknya ada dua pendekatan yang digunakan untuk menyuntikkan bakteri Wolbachia ini. Pertama, bakteri Wolbachia digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh nyamuk sehingga tahan terhadap virus seperti demam berdarah.

Kedua, membiarkan bakteri Wolbachia bersaing dengan virus demam berdarah dan zika untuk berkembang dalam tubuh nyamuk tersebut. Virus yang kalah tidak akan berkembang biak dan memperbanyak diri. Dengan cara ini, ada kemungkinan nyamuk tersebut tidak akan meneruskan virus yang ada saat menggigit manusia. [Mohamad Deny Irawan/Rus]

 

Tags: NyamukWolbachiaZika
Share7Tweet5Send
Previous Post

UNICEF: Polusi Berdampak Negatif Pada Anak

Next Post

Menpora Imam Nahrawi Resmi Tutup Liga Santri Nusantara

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

9 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result