Jakarta, Gontornews – Ahad (7/1) pagi di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta berlangsung peluncuran (launching) Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia, yang disingkat P2I.
Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) merupakan organisasi massa nirlaba yang mewadahi para praktisi dunia pendidikan pesantren dari berbagai penjuru Tanah Air, bersifat nonpartisan, berazaskan Islam, berdasarkan Pancasila dan UUD RI 45.
P2I didirikan dengan tujuan untuk membangun kapasitas dan kualitas pendidikan pesantren agar memiliki daya saing kuat dan setara dengan satuan pendidikan lainnya di tingkat nasional, regional dan internasional serta berperan sebagai penyedia sumber daya manusia (SDM) yang unggul, terampil, berakhlak mulia dan berkhidmat untuk kesejahteraan bangsa.
P2I adalah organisasi yang didirikan oleh para praktisi pesantren yang terlibat langsung sebagai pengasuh pondok pesantren. Dalam pertemuan beberapa pimpinan/pengasuh pesantren pada 24 Oktober 2015 di Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Utara, mulai bergulir perlunya wadah yang menyatukan para pengasuh pondok pesantren.
Ide pembentukan perhimpunan ini muncul dalam diskusi beberapa pimpinan pesantren di Indonesia. Sebagai tindak lanjut ide tersebut, pada pertemuan beberapa pengasuh pesantren tanggal 28 November 2015 di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dan ditindaklanjuti dengan rapat pada tanggal 4 Maret 2016 di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash didirikanlah Organisasi Pengasuh Pesantren Indonesia dengan nama Pengasuh Pesantren Indonesia disingkat P2I.
Setelah berjalan masa persiapan sekitar 1 tahun maka pada tanggal 28 Februari 2017, P2I telah resmi tercatat di Notaris: Fitriana Hidayati Arief SH. M.Kn Aktta pendirian No 4. SK MENKUMHAM RI NOMOR AHU-0007088.AH.01.07.TAHUN 2017.
Untuk periode awal kepengurusan P2I sebagai berikut:
Majelis Musytasyar: KH Maimun Zubair, Prof Dr KH Ma’ruf Amin, Dr Ir KH Salahuddin Wahid, Prof Dr Din Syamsuddin.
Dewan Pembina: Dr KH Sofwan Manaf, MSi, Buya H Syahid Markum MM, TGH Abdul Karim Lc, KH Mohammad Halim SH, Drs KH Ma’mun Adung.
Dewan Pakar: Prof Dr H Syaripudin Basyar M.Ag, Prof Dr H Ris’an Rusli MAg, Yusuf Rahman, MA, PhD, Dr. H. Hasbi Hasan RA MH, Dr HM Yunus Abu Bakar MAg, Abdul Ghaffar Rozin MEd, KH Luqman Harits Dimyati.
Dewan Pengurus: Ketua Dr KHM Tata Taufik MAg, Wakil Ketua H Abdul Kholiq MA, Sekretaris Jenderal Irfanul Islam, Wakil Sekretaris Jenderal Drs KH Busthomi Ibrohim MAg, Bendahara Umum H Hadi Mujiono, Wakil Bendahara Umum Drs H Nurdin Ambari.
Kepengurusan P2I dilengkapi beberapa bidang dan korordinator wilayah.[]





















