Mosul, Gontornews — Pasukan khusus Irak meningkatkan serangan terhadap ISIS di Mosul, Jumat (4/11). Mereka berusaha untuk memperluas penguasaan wilayah di timur kota setelah pemimpin kelompok bersenjata ISIS mengatakan kepada anak buahnya tidak akan mundur dari Mosul.
Dalam sebuah pernyataan militer, pasukan Counter Terrorism Service mengatakan bahwa mereka telah mengambil alih enam lingkungan (wilayah) yang sebelumnya dikuasai ISIS. Keenam lingkungan itu adalah: Malayeen, Samah, Khadra, Karkukli, Quds dan Karama.
Mereka mengibarkan bendera Irak di atas bangunan di lingkungan yang berhasil direbut. “Para pejuang ISIS menderita kerugian besar,” kata pernyataan itu sebagaimana dirilis Al Jazeera, Jumat (4/11).
Rekaman televisi Irak dari timur kota menunjukkan gumpalan tebal asap abu-abu membumbung ke angkasa.
Pasukan reguler Irak dan pasukan khusus, milisi Syiah, pejuang Peshmerga Kurdi dan kelompok lain yang didukung oleh serangan udara yang dipimpin AS meluncurkan serangan sejak dua minggu lalu untuk merebut kembali Mosul yang dikuasai ISIS.
Merebut kembali Mosul akan menghancurkan ISIS yang dideklarasikan oleh pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dari mimbar masjid Mosul dua tahun lalu. ISIS juga menguasai sebagian besar wilayah Suriah.
Namun dalam pesan audio yang dirilis pada hari Kamis, Baghdadi yang keberadaannya tidak diketahui, mengatakan tidak akan mundur dari pertempuran Mosul. Dia mengatakan, para pejuang ISIS harus tetap setia kepada komandan mereka. [Rusdiono Mukri]






















