Cirebon, Gontornews β Pimpinan Pesantren Global Bina Insani Mulia Cirebon, KH Imam Jazuli, meminta seluruh santrinya untuk menonton film Ayat-Ayat Cinta 2 untuk mengisi waktu liburan. Sebagai penekanan, para santri diwajibkan untuk menunjukkan tiket masuk bioskop ketika hendak kembali masuk ke pesantren setelah liburan.
Penyampaian maklumat oleh KH Imam Jazuli ini bertujuan untuk menyiapkan santri-santrinya dalam menghadapi tuntutan strategi dakwah di era digital. Kiai lulusan Al-Azhar Kairo ini menambahkan bahwa peran walisongo yang berdakwah melalui pintu seni juga perlu ditiru para santrinya.
βDulu, walisongo menggunakan wayang dan berbagai pertunjukan tradisional untuk berdakwah. Sekarang ini, santri perlu menyadari betapa film punya pengaruh luar biasa bagi perubahanΒ masyarakat sehingga perlu dilihat sebagai instrumen dakwah juga. Dengan menonton, semoga memotivasi mereka untuk membuat film-film yang bisa digunakan sebagai wasilah dakwah,β paparnya kepada Gontornews.
βBukankah Al-Qurβan sendiri menggunakan kisah-kisah sebagai cara mendidik manusia? Tentu ini tantangan bagi industri film bagaimana memproduksi film-film yang berbobot bagi generasi muda sekaligus juga menghibur mereka,β tambahnya.
Bagi Pesantren Global Bina Insan Mulia, arahan untuk menonton film layar lebar bukan hanya berlaku pada film Ayat-Ayat Cinta saja. Bahkan, sebelumnya, pesantren menginstruksikan kepada santrinya untuk menonton film 99 Cahaya di Langit Eropa.
βKalau bukan kita yang memberi dukungan, lalu siapa yang mau memajukan film nasional?β pungkas Kiai Jazuli. [Mohamad Deny Irawan]





















