10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 24 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pesantren Kilat Internasional: Menjawab Tantangan Zaman dengan Tradisi yang Hidup

Oleh Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
31 December 2025
in Kolom
0
Pesantren Kilat Internasional: Menjawab Tantangan Zaman dengan Tradisi yang Hidup

Pukul tiga dini hari, Jakarta masih terlelap. Udara dingin menyusup lewat celah jendela asrama. Tapi di Pesantren Darunnajah delapan belas pemuda dari Australia sudah bergegas menuju kamar mandi, bersiap menunaikan shalat tahajud.

Bagi mereka yang tumbuh di Melbourne dan Sydney, bangun sebelum Shubuh merupakan sesuatu yang sama sekali asing. Sebagian mengaku belum pernah melakukannya seumur hidup. Namun di sini, di kompleks pesantren bilangan Ulujami Jakarta Selatan, mereka menjalaninya setiap hari selama dua pekan penuh.

Pemandangan ini tersaji pada Januari 2025 lalu, ketika Universitas Darunnajah menyelenggarakan Program Pesantren Kilat Internasional untuk pertama kalinya. Sebuah ikhtiar yang mengingatkan kita pada semangat para pendiri pondok modern, bahwa pesantren bukan sekadar lembaga lokal, melainkan aset peradaban yang layak diperkenalkan kepada dunia.

—

BACA JUGA

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Almarhum KH Imam Zarkasyi pernah merumuskan motto yang hingga kini menjadi panduan ribuan santri pondok modern di seluruh Indonesia. Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas. Empat frasa sederhana yang menyimpan visi besar tentang manusia seperti apa yang hendak dilahirkan oleh pesantren.

Visi itu tidak pernah dimaksudkan untuk konsumsi domestik semata. Sejak awal, para pendiri pondok modern sudah membayangkan santri-santri yang mampu berkiprah di panggung internasional. Penguasaan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa hidup, bukan sekadar bahasa kitab, merupakan bukti nyata dari visi tersebut.

Program Pesantren Kilat Internasional yang digelar Darunnajah merupakan kelanjutan dari semangat itu. Jika selama ini pesantren mengirim putra-putrinya ke berbagai negara untuk menimba ilmu, kini giliran dunia yang datang untuk belajar dari pesantren. Sebuah pergeseran yang patut disyukuri.

—

Delapan belas pemuda Australia itu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada 27 Desember 2024. Mereka langsung dibawa ke pesantren dan disambut santri Darunnajah yang ditugaskan sebagai pendamping. Malam itu mereka makan bersama, menunaikan shalat Isya berjamaah, lalu beristirahat. Besok pagi, sebelum adzan Shubuh berkumandang, mereka harus sudah siap.

Bagi yang terbiasa dengan kehidupan pondok, rutinitas semacam ini hal biasa. Tapi bagi mereka yang baru pertama kali merasakannya, ini pengalaman yang mengubah cara pandang.

Momen paling menghibur terjadi ketika para peserta belajar memakai sarung. Ada yang melilitnya terlalu longgar hingga melorot saat berjalan. Ada yang terlalu kencang hingga kesulitan bergerak. Para santri pendamping dengan sabar membimbing, sesekali tertawa bersama. Ukhuwah terbentuk bukan dari ceramah, melainkan dari pengalaman-pengalaman kecil yang sederhana namun berkesan.

—

Selama dua pekan, para peserta menjalani kehidupan santri seutuhnya. Bangun sebelum Shubuh. Shalat berjamaah lima waktu. Mengaji Al-Qur’an. Mengikuti kajian fikih dan tafsir. Berlatih muhadharah dalam bahasa Arab dan Indonesia. Makan bersama di ruang makan. Tidur di asrama sederhana.

Dr Much Hasan Darojat, Rektor Universitas Darunnajah, menegaskan bahwa program ini memang sengaja dirancang untuk menantang. “Kami mengajarkan peserta untuk bangun sebelum pukul empat pagi dan terlibat dalam berbagai aktivitas pesantren. Ini tidak mudah, tetapi sangat berharga,” ujarnya.

Tidak ada satu pun peserta yang menyerah di tengah jalan. Mereka bertahan hingga hari terakhir. Pada upacara penutupan tanggal 15 Januari 2025, salah seorang peserta bahkan tampil sebagai master of ceremony dengan percaya diri. Sesuatu yang mustahil dibayangkan dua pekan sebelumnya.

Inilah bukti bahwa sistem pendidikan pesantren, dengan segala kedisiplinan dan kesederhanaannya, mampu membentuk karakter dalam waktu yang relatif singkat.

—

Kesuksesan program perdana ini menarik perhatian negara serumpun.

Sebelas bulan kemudian, pada penghujung Desember 2025, giliran 25 santri dari SABP Maahad Ahmadi Negeri Sembilan, Malaysia, yang berkunjung. Mereka datang bersama tujuh guru pendamping untuk mengikuti program serupa selama satu pekan.

KH Busthomi Ibrahim PhD, Ketua Yayasan Darunnajah, menyambut hangat dan menjelaskan sejarah serta sistem pendidikan pesantren. MD Nasir Bin Othman, pimpinan rombongan dari Malaysia, berharap program ini bisa menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara lembaga pendidikan Islam di kedua negara.

Harapan itu sangat beralasan. Indonesia dan Malaysia memiliki akar tradisi pesantren yang sama. Kerjasama semacam ini merupakan wujud nyata dari ukhuwah Islamiyah yang melampaui batas-batas negara.

—

Fenomena ini mengandung pelajaran penting bagi dunia pesantren secara keseluruhan.

Selama ini ada anggapan bahwa pesantren merupakan lembaga yang tertutup dan sulit beradaptasi dengan perkembangan zaman. Anggapan itu tidak sepenuhnya keliru karena memang ada pesantren yang demikian. Tapi anggapan itu juga tidak sepenuhnya benar karena banyak pesantren yang justru sangat terbuka dan progresif.

Pondok-pondok modern yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan bukti bahwa pesantren mampu berdialog dengan modernitas tanpa kehilangan jati diri. Mereka mengajarkan ilmu-ilmu agama sekaligus ilmu-ilmu umum. Mereka mewajibkan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa pergaulan sehari-hari. Mereka membangun sistem yang kuat, tidak bergantung pada figur semata.

Program Pesantren Kilat Internasional merupakan kelanjutan dari tradisi keterbukaan itu. Pesantren tidak takut dilihat dari dekat oleh orang luar. Justru sebaliknya, pesantren dengan percaya diri mempersilakan siapa saja untuk datang, melihat, dan merasakan langsung.

—

Dr KH Sofwan Manaf, Presiden Universitas Darunnajah, memiliki filosofi yang sejalan dengan semangat pondok modern. Beliau selalu menekankan bahwa pondok harus lebih dikenal dari pimpinannya. Lembaga yang kuat merupakan lembaga yang dibangun di atas sistem, bukan di atas figur perorangan.

Prinsip ini sudah lama diajarkan oleh para pendahulu kita. Trimurti Gontor membangun sistem yang memungkinkan pesantren terus berkembang meski mereka sudah tiada. KH Zainuddin Fananie wafat tahun 1967. KH Ahmad Sahal wafat tahun 1977. KH Imam Zarkasyi wafat tahun 1985. Tapi Gontor tetap berdiri kokoh dan terus berkembang hingga hari ini.

Darunnajah, sebagai salah satu pesantren yang lahir dari tradisi pondok modern, menerapkan prinsip yang sama. Program Pesantren Kilat Internasional bukan kegiatan dadakan yang bergantung pada satu orang. Ia bagian dari sistem yang dibangun secara kolektif untuk memastikan pesantren tetap relevan di tengah perubahan zaman.

—

Ada pertanyaan yang sering diajukan oleh mereka yang belum memahami dunia pesantren. Apa sebenarnya yang membuat pesantren menarik bagi orang dari luar Indonesia?

Jawabannya terletak pada sesuatu yang semakin langka di dunia modern. Komunitas yang hidup. Ikatan persaudaraan yang tulus. Pendidikan yang menyentuh hati, bukan sekadar mengisi kepala.

Di pesantren, santri tidak belajar sendirian di depan layar komputer. Mereka belajar bersama, makan bersama, shalat bersama, bahkan tidur di kamar yang sama. Mereka membentuk ikatan yang tidak bisa direplikasi oleh platform digital mana pun. Inilah yang oleh para pendiri pondok modern disebut sebagai jiwa ukhuwah Islamiyah, salah satu dari Panca Jiwa yang menjadi fondasi kehidupan pesantren.

Pesantren juga mengajarkan kesederhanaan. Bukan kesederhanaan yang berarti keterbelakangan, melainkan kesederhanaan yang membentuk kekuatan batin. Santri belajar bahwa kebahagiaan tidak bergantung pada kemewahan. Bahwa disiplin merupakan jalan menuju kebebasan sejati. Nilai-nilai ini universal dan berbicara kepada siapa saja yang mencari makna di tengah kehidupan modern yang semakin hampa.

—

Program Pesantren Kilat Internasional juga mengingatkan kita pada tanggung jawab yang lebih besar.

Pesantren bukan hanya milik Indonesia. Ia warisan peradaban Islam yang harus dijaga dan dikembangkan untuk kemaslahatan umat secara keseluruhan. Ketika pemuda-pemuda dari Australia dan Malaysia datang untuk belajar, mereka sesungguhnya sedang mencari sesuatu yang tidak bisa mereka temukan di tempat lain.

Tanggung jawab kita memastikan bahwa pesantren tetap mampu memberikan apa yang mereka cari. Kedalaman spiritual. Pembentukan karakter. Ilmu yang bermanfaat. Dan tentu saja, suasana kekeluargaan yang hangat.

“Kegiatan ini bukan yang terakhir,” tegas Rektor Much Hasan Darojat. “Universitas Darunnajah akan terus menghadirkan program-program berbasis pesantren yang dapat dinikmati oleh peserta dari seluruh dunia.”

Komitmen ini patut diapresiasi dan didukung. Semakin banyak pesantren yang membuka diri untuk program-program semacam ini, semakin besar pula kontribusi pesantren bagi peradaban dunia.

—

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kekhawatiran tentang masa depan pesantren merupakan hal yang wajar. Akankah pesantren mampu bertahan? Akankah generasi baru masih tertarik dengan model pendidikan yang menuntut kedisiplinan tinggi ini?

Program Pesantren Kilat Internasional memberikan jawaban yang menggembirakan. Ternyata, di era serba digital dan instan, masih ada kerinduan terhadap pendidikan yang otentik. Terhadap komunitas yang hangat. Terhadap nilai-nilai yang telah teruji selama berabad-abad.

Ketika 18 pemuda Australia dan 25 santri Malaysia memilih meninggalkan kenyamanan rumah untuk merasakan kehidupan pesantren, mereka sedang menyampaikan pesan yang jelas.

Pesantren masih relevan. Pesantren masih dibutuhkan. Dan pesantren memiliki sesuatu yang tidak bisa ditawarkan oleh sistem pendidikan mana pun di dunia.

Tugas kita menjaga warisan ini, mengembangkannya dengan bijak, dan memperkenalkannya kepada dunia dengan penuh percaya diri.

Sebagaimana pesan yang selalu disampaikan para pendahulu kita. Pesantren berdiri di atas dan untuk semua golongan. []

Tags: AustraliaDarunnajahMalaysiapesantren kilat
Share16Tweet10Send
Previous Post

Menggapai Ampunan Allah di Bulan Rajab dengan Bertobat

Next Post

Sambut 2026 dengan Keberkahan: Laviola 2000 Sukses Kelola Setengah Miliar Dana Abadi Marhalah

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result