Kuala Lumpur, Gontornews — Perusahaan energi milik Malaysia, Petronas, menargetkan ‘zero emision’ pada tahun 2050. Petronas juga berencana untuk meningkatkan invstasi mereka pada sektor energi yang terbaharukan.
Sebagai informasi, pembakaran minyak dan gas menyumbang sebagian besar emisi karbon dunia. Sejumlah investor pun telah mendorong perusahaan minyak global untuk berbuat lebih banyak dalam menanggulangi perubahan iklim.
Petronas, kepada Reuters, mengatakan akan meningkatkan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca Scope 1 dan Scope 2. Tidak hanya itu, Petronas juga akan mengejar sumber pendapatan baru melalui jalur investasi berbasis alam serta menyiapkan aksesibilitas ke energi bersih.
Selama ini, Petronas juga terlibat dalam kegiatan eksplorasi dan produksi energi di luar negeri termasuk menghasilkan petrokimia.
Target Petronas sejalan dengan target perusahaan energi dunia lainnya semisal Shell atau BP energy dengan menerapkan nol emisi pada 2050. Beberapa perusahaan energi tersebut bahkan telah berkomitmen untuk mengurangi emisi Scope 3 yang berasal dari konsumsi akhir produk mereka.
Sebagai langkah awal, Petronas telah menggandeng sejumlah perusahaan energi terbaharukan dalam beberapa tahun terakhir. Terbaru, Petronas telah mengakuisisi perusahaan energi tenaga surya yang berbasis di Singapura pada 2019.
Petronas pun berencana untuk memperluas portofolio energi terbaharukannya awal 2020 lalu. Upaya ini dilakukan setelah Petronas mencatatkan kerugian pertama dalam lima tahun terakhir menyusul penurunan harga minyak akibat pandemi. [Mohamad Deny Irawan]




















