Beirut, Gontornews — Perdana Menteri Lebanon, Said Hariri, kabarnya telah mengajukan pengunduruan dirinya sebagai Perdana Menteri kepada Presiden Lebanon, Michel Aoun, Selasa (29/10).
Hariri mengakui bahwa kegagalan dirinya memenuhi salah satu tuntutan para demonstran sebagai alasan pengunduran dirinya dari kursi Perdana Menteri Lebanon.
Dalam 13 hari belakangan, demonstrasi antipemerintah yang menuntut pengusiran elit politik yang diduga korup, pelayanan publik yang buruk serta kesalahan pengelolaan ekonomi negeri terus meningkat.
“Kami telah mencapai jalan buntu dan kami perlu melakukan kejutan untuk berani melalui krisis,” kata Hariri sebagaimana dilansir Al Jazeera.
“Saya menuju ke istana kepresidenan untuk mengundurkan diri dari pemerintah. Ini sebagai tanggapan atas keinginan dan permintaan ribuan rakyat Lebanon yang menuntut perubahan,” tambah Hariri.
Pengunduran diri Hariri dari kursi Perdana Menteri Lebanon disebut-sebut sebagai bentuk penentangan terhadap kelompok Syiah Hizbullah pimpinan Hassan Nasrallah. Hizbullah sendiri merasa pengunduran diri Hariri berisiko kekosongan pemerintahan yang sangat berbahaya bagi Lebanon.
Presiden Lebanon, Michel Aoun, sendiri kabarnya akan terus mengikuti perkembangan yang terjadi di dalam negara sebelum memutuskan apakah akan menerima atau tidak pengunduran diri Hariri dari kursi Perdana Menteri. [Mohamad Deny Irawan]






















