pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 19 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Hadis

Politik Uang dan Gratifikasi dalam Tinjauan Hadis

Abdul Malik Ghozali, Dosen Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama & Pasca Sarjana UIN Raden Intan Lampung

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
12 March 2018
in Hadis
0
Politik Uang dan Gratifikasi dalam Tinjauan Hadis

Diriwayatkan dari Abis al-Ghifari RA: “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‘Bersegeralah kalian mati sebelum datang enam perkara; Kemimpinan orang bodoh, kebanyakan aparat keamanan (seperti polisi dll, pen.), jual beli hukum/jabatan, mudah menumpahkan darah, memutus tali silaturrahim, para pemuda (qari) yang menjadikan al-Qur’an hanya seperti suara seruling untuk didendangkan saja di hadapan khalayak padahal tidak memiliki pemahaman yang memadai (dari Al-Qur’an) (HR Ahmad dalam Musnad no hadis 16463).

Takhrij Hadis

Selain Ahmad hadis ini dikeluarkan Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf 7/52, Abdurrazaq dalam al-Mushannaf – 4186, al-Hakim an-Nisaburi dalam al-Mustadrak – 5905, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir – 3091, Abu Nu’aim al-Ashbahani dalam Ma’rifat Shahabah 16/15, Abu Ja’far Thahawi dalam Musykil al-Atsar – 1187 semuanya dari sahabat Abis al-Ghifari. Imam Thabrani dalam sanad lain menyebut perawi sahabat dengan nama Hakam al-Ghifari. Namun kebanyakan ulama hadis menguatkan nama perawi Abis al-Ghifari.

Menurut kajian Nuruddin al-Haitsami dalam Majma’ Zawaid (5/297), riwayat Ahmad ini dalam sanadnya ditemukan perawi dhaif yaitu Utsman bin Umair al-Bajli, namun dikuatkan dengan jalur periwayatan Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir yang perawi-perawinya

BACA JUGA

Adab terhadap Lingkungan

Hijrah dan Spirit Perubahan

Eksklusivitas Islam

Urgensi Lembaga Pendidikan Islam (Bagian 1)

Membangun Peradaban Ilmu Perspektif Hadits

adalah tsiqah. Diperkuat dengan mutaba’at dan syawahid dari periwayatan al-Hakim dalam al-Mustadrak dan mukharrij yang lain, maka status hadis ini adalah shahih.

Enam Perkara Tanda Kematian Umat

Dalam hadis di atas, terjadi perbedaan redaksi di awal matan, pertama, sebagian riwayat menggunakan ‘badiru bi al-maut’ sittan (segeralah kalian mati sebelum datang enam perkara); kedua, sebagian lain menggunakan ‘inni akhafu ‘ala ummati’ sitta khishal (aku khawatir atas umatku atas enam perkara).

Maka bila dilakukan ‘jalan tengah’ maksud dari enam perkara adalah hal-hal yang Nabi khawatirkan atas umatnya. Enam perkara ini sebagai tanda masa sulit sehingga Nabi menqiyaskan agar umatnya sebaiknya mati sebelum mengalami enam perkara ini terjadi. Dan enam perkara ini merupakan indikator kematian umat.

Pertama, kepemimpinan orang-orang bodoh. Dalam riwayat lain disebut ‘imrah shibyan’ (kepemimpinan anak-anak). Para ahli hadis menjelaskan, kepemimpinan orang-orang bodoh atau anak-anak sebenarnya adalah kepemimpinan yang tidak ideal. Kepemimpinan anak-anak adalah simbol pemimpin yang tidak memenuhi syarat kepemimpinan. Orang-orang yang tidak cakap dan tidak amanah adalah suatu musibah bagi umat.

Bahkan Imam Bukhari meriwayatkan Sabda Nabi SAW: “Halaku Ummati ‘ala yadi Ughailimah Sufaha” (kehancuran umatku di tangan pemimpin anak-anak).

Dalam Fath al-Bari, Ibnu Hajar Asqalani menjelaskan, kepemimpinan anak-anak itu adalah kepemimpinan orang-orang yang lemah akal, lemah agama, tidak cakap memimpin, bukan karena umurnya yang masih anak-anak (20/61).

Abdurrauf al-manawi dalam Faidh al-Qadir (6/361) menjelaskan bahwa kepemimpinan anak-anak ini adalah tanda dekatnya hari kiamat.

Kedua, kebanyakan aparat keamanan (Katsrat Syurat) yang menyalahgunakan kekuatannya. Hal ini dikuatkan riwayat Hadis Shahih Muslim (3971) bahwa Nabi SAW menyebutkan dua golongan dari ahli neraka yang ia belum pernah lihat keduanya; Sekelompok orang yang memiliki cambuk (senjata) seperti ekor sapi, yang suka memukul orang-orang; dan wanita-wanita yang berpakaian (kasiyat) dan telanjang (ariyat). Menurut imam Nawawi, orang yang membawa cambuk adalah para aparat keamanan dan wanita berpakaian dengan menampakkan aurat atau membuka sebagian auratnya.

Ketiga, jual beli hukum/jabatan (bay’u al-hukmi). Jual beli hukum dan jabatan merupakan perbuatan terlarang. Jabatan adalah amanah yang dimandatkan dan dipercayakan. Nabi SAW melarang sahabat untuk meminta jabatan, seperti dalam riwayat Bukhari (6248) dan Muslim (1652) dari Sahabat Abdurrahman bin Samurah bahwa Nabi berkata kepadanya: ”Wahai Abdurrahman janganlah engkau meminta jabatan, jika engkau diberinya karena memintanya engkau akan ditinggalkan tanpa pertolongan, bila kamu diberinya tanpa meminta kamu akan ditolong (Allah) atas jabatan itu….”.

Keempat, menganggap remeh nyawa manusia. Maksudnya adalah mudah membunuh sesama dalam hal-hal sepele. Padahal nyawa manusia sangat dihargai dalam Islam. Membunuh tanpa alasan syar’i adalah suatu perbuatan dosa besar. Dalam riwayat Bukhari (6484) Nabi SAW menegaskan: ”Tidak dihalalkan darah seorang Muslim yang telah bersyahadat kecuali dengan tiga perkara: pembunuhan nyawa dengan nyawa (qishash), orang muhsan berzina (rajam), dan orang yang meninggalkan agamanya dan keluar dari jamaah Muslimin” (riddah). Bahkan pembunuhan terhadap Muslim tanpa hak syar’i dianggap kekufuran. (HR Tirmidzi ,2846).

Kelima, memutus tali silaturrahim. Bila sering terjadi pemutusan tali silaturrahim di antara elemen kaum Muslimin dapat menimbulkan perpecahan di antara mereka. Dan perpecahan ini akan melemahkan kekuatan umat Islam. Orang-orang yang memutus tali silaturrahim diancam tidak akan masuk syurga (Bukhari 5638).

Keenam, anak-anak muda yang menjadikan bacaan al-Qur’an hanya sebatas lagu yang didendangkan. Maksudnya adalah al-Qur’an tidak dipelajari dan didalami, tapi hanya dilagukan tanpa aturan.

Kitab al-Mu’tashir min al-Mukhtasar min Musykilat al- Atsar menjelaskan, anak-anak muda yang melagukan al-Qur’an ini adalah mereka yang dijadikan imam shalat karena sekedar memiliki suara bagus padahal tidak memiliki ilmu yang memadai dalam bacaan al-Qur’an dan agama.

Perbuatan Risywah

Politik uang dan pemberian hadiah karena jabatan atau hukum (gratifikasi) termasuk dalam perbuatan risywah (sogok). Risywah sendiri adalah perbuatan dosa besar. Nabi SAW sendiri melaknat pelaku risywah, penerima dan perantaranya (al- Hakim 7608).

Politik uang maupun gratifikasi akan memunculkan pemimpin-pemimpin transaksional pragmatis dan ketidak adilan dalam penegakan hukum serta penghalang perwujudan pemerintahan bersih (clean government).

Mua’dz bin Jabal meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: ”Ambilah pemberian orang selama itu murni pemberian (tanpa syarat, pen.), bila berubah menjadi sogokan atas agama maka janganlah kalian ambil, karena kalian tidak boleh meninggalkan agama. (Fath Bari, no hadis 4468).

Sosiolog Barat, Jeremie Kubicek, mengatakan masalah kepemimpinan adalah masalah serius yang dihadapi dunia dan terus bergulir hingga saat ini. Dalam bukunya : Leadership is Dead: How Influence is Riviving it (2011). Kepemimpinan—saat ini— telah mati: Bagaimana pengaruh yang merupakan inti kepemimpinan bisa dihidupkan kembali.

Kubicek menilai krisis yang dihadapi dunia saat ini adalah akibat krisis kepemimpinan. Banyak problem dan konflik di dunia saat ini disebabkan dari kepemimpinan yang tidak ideal.

Dalam Shahih Bukhari (2457) dan Muslim (1832) dari Humaid Sa’idi bahwa Nabi SAW mempekerjakan seseorang dari suku Azd bernama Ibnu Lutbiya untuk menarik zakat. Ketika dia datang menyetorkan hasilnya, ia berkata: ini adalah (zakatnya) untuk kalian dan ini adalah hadiah untukku (dari mereka). Maka Nabi berdiri di mimbar dan berkata: ”Demi Allah janganlah kalian mengambil sesuatu yang bukan haknya, kecuali dia nanti menghadap Allah dengan memikul beban..”

Ibnu Sirin sangat membenci upah para penyumpah dan berkata: Para sahabat Nabi mengatakan bahwa menyogok (risywah) atas hukum adalah haram. (Tafsir dari Sunan Sa’id bin Mansur 701).

Imam al-Mawardi dalam al-Ahkam as-Sulthaniyah (hlm. 131) menjelaskan bahwa mengeluarkan harta untuk meminta jabatan atau keputusan hakim termasuk hal yang dilarang, karena masuk kategori risywah (sogok) yang diharamkan, orang yang mengeluarkan dan yang menerima menjadi cacat agama dan kepribadiannya (majruh), sesuai riwayat hadis bahwa Nabi SAW melaknat penyogok (rasyi), penerima sogokan (murtasyi) dan perantara antarkeduanya (rayisy). []

Tags: GratifikasiHadisPolitik Uang
Share234Tweet146Send
Previous Post

PBB Kecam Kekerasan Anti-Muslim di Sri Lanka

Next Post

Warga Sipil Rela Jadi ‘Perisai Manusia’ Untuk Lindungi Orang Kurdi di Afrin

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

SDIT Insantama Leuwiliang Ajarkan Siswa Berniaga ala Rasulullah Lewat Market Day

16 September 2026
K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

K3S Leuwiliang Apresiasi Insantama Market Day: Siswa Belajar Berniaga Sesuai Syariah

16 September 2026
Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

Gontor Persembahkan Kajian dan Pelatihan Seni Kaligrafi Khat Nasta’liq Irani 

11 September 2026
Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

Gontor Apresiasi Alumni Touring Motor hingga Mengayuh Sepeda Demi Hadiri 100 Tahun PMDG

15 September 2026
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

0
Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

Gontor Siap Sambut Puluhan Ribu Alumni Menuju 100 Tahun Gontor

0
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

0
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

0
Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

Presiden Prabowo Siap Hadir dan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor

0
100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

17 September 2026
Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

Gontor Terus Matangkan Kesiapan Jelang Puncak Acara 100 Tahun

17 September 2026
Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

Kunjungan Tujuh Presiden ke Gontor: Relasi antara Dunia Pesantren dan Negara

17 September 2026
Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

Reuni Akbar 100 Tahun Gontor: Momentum Evaluasi Langkah Alumni dengan Cita-Cita Pendiri

17 September 2026
Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

Gontor, Alumni, dan Jejak Satu Abad

17 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result