pesanan-majalah-edisi-khusus
28 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Wednesday, 9 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Hadis

Eksklusivitas Islam

Oleh Dr Zahrul Fata, Dosen Pascasarjana UNIDA Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
4 December 2022
in Hadis
0
Foto: Tazkiyah Tour

Dari Anas bin Malik RA, dia berkata: Ada seorang anak Yahudi yang berkhidmat kepada Nabi SAW (suatu hari) anak tersebut sakit, maka Nabi SAW datang menjenguknya. Nabi duduk di dekat kepala anak tersebut seraya berkata: “Masuklah Islam (bersyahadatlah)!” Anak tersebut menoleh ke ayahnya yang ada di sampingnya. Lalu sang ayah berkata kepadanya: “Ta’atilah Abu Qasim SAW.” Tidak lama setelah itu, Nabi SAW keluar seraya berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya (anak tersebut) dari neraka.” (HR Bukhari)

Takhrij Hadis

Selain Imam Bukhari, hadis di atas juga diriwayatkan oleh beberapa muhaddis yang lain, seperti Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya, Abu Dawud dalam Sunannya, al-Nasa`i dalam Sunannya, al-Baihaqy dalam Sunannya dengan sedikit perbedaan redaksi. Seperti riwayat Ahmad bin Hanbal, ada tambahan “bî” (dengan wasilahku) di antara lafadz “anqadzahû” (yang telah menyelamatkannya) dan lafadz “min al-nâr” (dari neraka). 

Syarah Hadis

BACA JUGA

Adab terhadap Lingkungan

Hijrah dan Spirit Perubahan

Urgensi Lembaga Pendidikan Islam (Bagian 1)

Membangun Peradaban Ilmu Perspektif Hadits

Ketika Ulama Wafat

Latar belakang masyarakat Madinah yang sangat majemuk, karena terdiri dari beberapa etnik Arab dan Yahudi, mendesak adanya peraturan umum yang mengatur kehidupan bersama dengan baik. Karena itulah, tidak lama setelah hijrah, Rasulullah SAW menetapkan Piagam Madinah yang mengatur kepentingan bersama masyarakat Muslim dan non-Muslim, tanpa harus menghilangkan karakter khas masing-masing, terutama agama. Riwayat di atas merupakan bagian dari potret hubungan harmonis antarpemeluk agama yang dicontohkan oleh Nabi SAW.

Setidaknya ada tiga pelajaran yang berharga dari interaksi Nabi SAW dengan anak Yahudi di atas: Pertama, perbedaan keyakinan tidak menghalangi seorang Muslim untuk membina hubungan baik dengan non-Muslim, saling membantu dan bekerjasama, selama tidak ada sangkut pautnya dengan akidah. Dalam riwayat Imam Ahmad dijelaskan bahwa anak Yahudi tersebut biasanya mempersiapkan air wudhu dan menata sandal untuk Nabi.

Pada prinsipnya Nabi SAW tidak memiliki masalah secara pribadi dengan Yahudi dan Nasrani di Kota Madinah. Bahkan di akhir hayatnya, sebagaimana yang diriwayatkan Bukhari dari Aisyah RA, Nabi SAW masih tercatat hutang gadai dengan salah seorang warga Yahudi di Madinah.

Perilaku Nabi di atas dilandasi firman Allah SWT yang berbunyi: “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS al-Mumtahanah: 8)

Kedua, Baginda Nabi menunjukkan teladannya sebagai Nabi penyayang dengan menjenguk anak Yahudi tersebut sesaat setelah beliau mengetahui berita tentang sakitnya. Nabi SAW duduk mendekati kepala anak tersebut seraya mengajaknya untuk bersyahadat. Meski sudah baligh, anak tersebut sempat ragu dan menoleh ke ayahnya. Hidayah itu pun akhirnya turun setelah sang ayah menasihatinya agar mengikuti Ayah Qasim, sebutan bagi Nabi SAW.

Sang ayah tahu persis kebenaran risalah yang dibawa oleh Nabi SAW karena berita tentang diutusnya Nabi akhir zaman sudah termaktub dalam Tauratnya. Bahkan kaum Yahudi Madinah kerap mengorek-ngorek informasi dari kalangan penduduk asli Madinah, apakah Nabi yang dijanjikan tersebut sudah diutus atau belum? Namun sayangnya, ketika Nabi datang (hijrah) ke Madinah, mayoritas mereka mengingkarinya sebagaimana yang direkam dalam Alqur’an: “Dan setelah datang kepada mereka (Yahudi) al-Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu” (QS al-Baqarah: 89)

Ketiga, dan ini yang terpenting, yaitu ucapan Nabi setelah anak tersebut bersyahahat “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka”. Ucapan ini menunjukkan jika anak tersebut tetap dalam keyahudiyannya—setelah sampai kepadanya dakwah Nabi (Islam)—hingga kematiannya, maka dia akan masuk neraka.

Hal ini menegaskan eksklusivitas Islam. Artinya, seorang Muslim harus meyakini kebenaran agamanya dan hanya mereka yang memeluknya yang dijamin keselamatannya di akhirat kelak.

Eksklusivitas Islam ini sejalan dengan sabda Nabi SAW yang lain: “Demi Dzat (Allah) yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, tidak seorang pun di kalangan umat (manusia) ini yang sudah mendengarku (dakwahku), baik Yahudi maupun Nasrani, kemudian dia mati dalam keadaan tidak beriman dengan (dakwah) yang aku diutus untuknya, maka dia termasuk penghuni neraka” (HR Muslim).

Ketika menjelaskan hadis di atas, Imam al-Nawawy mengatakan bahwa: “Hadis ini menunjukkan bahwa (syariat) agama-agama sebelum Islam terhapus dengan datangnya risalah (syariat) yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Artinya tidak ada keselamatan bagi mereka yang tetap dengan agamanya ketika sampai kepadanya dakwah agama Islam.

Kendati bersifat eksklusif, Islam tidak pernah dan tidak akan pernah memaksa siapa pun untuk bernaung di bawah cahayanya (memeluknya). Karena beragama dalam Islam merupakan masalah pilihan, ketulusan dan keikhlasan, bukan paksaan. Namun bukan berarti tugas dakwah (menyampaikan agama Islam) berhenti, melainkan harus terus berjalan sampai kapan pun dengan cara damai –sebagaimana tuntunan al-Qur’an- yang sarat dengan hikmah, nasihat yang baik (mauidhah hasanah) dan pengutaraan argumentasi yang logis, sebagaimana yang telah digariskan dalam al-Qur’an:“Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang terbaik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS al-Nahl: 125).

Berangkat dari prinsip al-Qur’an bahwa“Tidak ada paksaan dalam (memeluk) agama, karena sudah jela yang benar dari yang sesat” (QS al-Baqarah: 256), maka timbullah makna toleransi dalam Islam yang berarti mengakui keberadaan agama lain, bukan kebenarannya.

Jadi, Islam mengakui adanya pluralitas (kemajemukan) dalam agama, tapi tidak mengakui pluralisme agama yakni paham yang menganggap semua agama benar.

Islam juga menolak inklusivisme agama yakni paham yang meyakini adanya kesalamatan bagi agama lain selain agama Islam, karena agama yang benar di sisi Allah adalah Islam, Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW yang menyempurnakan agama (Islam) nabi-nabi sebelumnya, sebagaimana bunyi ayat 3 al-Mâ`idah yang turun di saat Rasulullah SAW haji Wada’. []

Tags: Islam
Share54Tweet34Send
Previous Post

Muhasabah (Bagian 2)

Next Post

IKPM Gelar Pelatihan Ilmu Falak bagi Takmir Masjid Se-Ponorogo

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

Gontor Gelar GIHES 2026 di Jakarta

30 August 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result