15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Tuesday, 9 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Tausiah

Muhasabah (Bagian 2)

Oleh Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, MA, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
4 December 2022
in Tausiah
0
Muhasabah (Bagian 2)

Ada lagi pengalaman beberapa alumni di grup WA Kiai-kiai Pondok Alumni.  Di situ kita baca, “Ana supirnya Pak Syukri”, “Ana supirnya Ustadz Soiman”. Semuanya jadi pimpinan pondok pesantren. Sampai supirnya Rektor di sini, juga menjadi pimpinan pondok pesantren. Ini pengalaman dan fakta. Apakah dalam menyetir itu dia diajari menjadi pimpinan pondok pesantren? Tidak! Tetapi mushahabah, mutaba’ah, dengan Kiai, dengan Rektor, dengan pemimpin, itu telah mendidik diri. Karena jelas omongan kita bukan sekedar omongan biasa, tapi omongan pendidikan. Itulah yang dirasakan alumni yang telah menjadi pimpinan pondok pesantren, dan jumlahnya bukan satu, tetapi puluhan.

Ada pengalaman yang lain, di sini dijadikan ketua DEMA setelah keluar (pondok) dia juga dijadikan ketua DEMA. Ketika di Gontor itu menjadi Ketua Koordinator Pramuka, karena dia memang potongannya pemimpin, akhirnya dijadikan ketua DEMA satu perguruan tinggi. Setelah saya tanya, bagaimana kok bisa? “Ya Ustadz, pengalaman menjadi Ketua Koordinator yanfa jiddan.”

Lain lagi pengalaman seorang sekretaris yang sudah terbiasa bergelut dengan komputer dan mesin ketik. Suatu ketika mau kuliah di Madinah, tapi karena dia ‘terjun bebas’ bertemulah teman lalu diajak kerja. Di negara Arab tidak banyak orang yang pintar mengetik. Karena kepandaiannya itu, dia langsung diterima di suatu perusahaan besar, tapi akhirnya tidak jadi kuliah. Tapi dia anfa di bidangnya itu.

Demikian juga sekretaris yang lain pernah bekerja di KBRI Kairo. Di sana dicari yang pandai komputer. Anak ini sedang menempuh S2 lalu kekurangan biaya, terpaksalah dia kerja sambil menulis tesis. Dia diperlukan sekali karena mengetiknya pakai jari 10 bukan 11 sehingga cepat sekali kerjanya. Di samping itu, bahasa Arab dan bahasa Inggrisnya oke. Kalau sekedar tukang ngetik saja banyak. Tapi ini sekaligus menerjemahkan dari surat kabar, menerjemahkan surat-surat ke orang Arab dalam bahasa Arab, atau pesan dalam bahasa Inggris.

BACA JUGA

Kriteria Alumni Gontor

Kristalisasi di Zaman Kolobendu*

Akhlak Mulia Sebagai Fondasi*

Sejarah Berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor* (Bagian 2 – Selesai)

Sejarah Berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor* (Bagian 1)

Di samping itu, biasanya anak Gontor itu, ya sekretaris, ya menjadi supir. Dia yang berhubungan dengan orang-orang luar. Dan itu bukan hanya di satu negara, hampir berbagai negara seperti itu, multitugas. Di Pakistan, Qatar, dan negara lain. Jadi bagian apa dia sebetulnya? “Di KBRI ya bagian sekretaris Ustadz.” Tapi Dubes ke mana saja dia ikut. Bahkan Pak Dubes ngomong, selama dia menjadi Dubes, anak ini tidak boleh pulang. Ya karena menerjemahkan ke bahasa Inggris oke, ke bahasa Arab oke, ke bahasa Urdu oke. Jadi  all in semuanya. Itu menjadi Anfa Linnas, ditambah lagi dia juga pintar olahraga (badminton), pintar musik lagi. Lah, itu lebih luas lagi talentanya. Ini sebagai contoh saja, bentuk daripada Anfa Linnas itu berbagai bidang, bukan satu bidang saja.

Ada lagi contoh, ada ustadz kita, dosen kita, di dalam seminar internasional itu pakai bahasa Arab, bahasa Inggris. Pesertanya orang Arab dan orang Inggris. Ada orang Arab paham Inggris tapi ada orang Inggris tidak paham bahasa Arab. Akhirnya dia muncul menjadi penerjemah. Kalau orang Arab ngomong bahasa Arab diterjemahkan ke bahasa Inggris, orang Inggris ngomong diterjemahkan ke bahasa Arab. Kalau di negara Arab, Rabithah atau ittihadul alamin min ulamail muslimin itu biasa begitu. Ini karena tidak ada penerjemah, akhirnya dosen kita itulah yang menerjemahkan, dan ini mungkin langka di Indonesia. Nah, di situlah Anfa Linnas. Dia berbuat sesuatu yang mana orang lain tidak mampu berbuat seperti dia. Jadi masing-masing orang punya kelebihan, dan Anfa-nya inilah yang kita ingin canangkan kepada semuanya. Oleh karena itu kalau “bahasa Inggris saya kurang, bahasa Arab saya kurang, keterampilan saya kurang” tidak apa-apa. In syaa Allah ada faktor lain yang membuat kita anfa.

Ada seorang teman yang keilmuannya biasa-biasa saja, kemudian dia pindah jurusan dari Syariah ke HI. Jurusannya cocok HI. Akhirnya dia melamar di Deplu dan diterima karena punya talenta. Musik oke, olahraga oke, bahasa Inggris oke, keilmuan oke. Dia pernah mendapat medali dari Menteri Luar Negeri karena keahliannya. Kalau di sini ya biasa katsirul kalam, tapi katsirul kalam yanfa. Selama (bertugas) di Saudi dia membebaskan TKI yang mau dipancung, itu lebih dari 5 atau 6 orang. Jadi dia membebaskan dari hukuman macam itu. Karena itu di Kementerian Luar Negeri mendapat medali. Kemampuannya kalau di sini katsirul kalam sekedar katsirul kalam begitu saja, tapi di luar yanfa. Nah, di situlah kelebihannya.

Ada lagi satu teman, kalau akademis jangan ditanya, umumnya di bawah kita. Tapi bahasa Inggrisnya bagus. Karena bahasa Inggrisnya bagus dan rekan-rekannya satu kantor itu tidak ada yang bisa bahasa Inggris, akhirnya dia dikirim ke Amerika. Ya, kalau pendidikan di Amerika jelas meningkat sampai S2 di sana. Kemudian pulang lebih bermanfaat. Ada urusan kantornya menghadiri acara ke Australia, dia yang terpilih. Ini Anfa dibanding yang lain. Dia kebetulan di BKKBN, di sana tidak ada yang pintar bahasa Inggris. Karena dia pintar bahasa Inggris dan tahu dunia BKKBN, maka akhirnya wawasannya bertambah luas. []

Tags: AlumniGontorUNIDA
Share10Tweet7Send
Previous Post

Selandia Baru Sayangkan Twitter Tampilkan Lagi Serangan di Masjid Christchurch

Next Post

Eksklusivitas Islam

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

8 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result